Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
  • print Cetak

Menjemur kopi di lokasi KSU Kopi Mandailing, Ulupungkut. foto : Antara/Holik Nasution

ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal.

Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu.

“Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di dunia telah menjadi incaran penikmat dan para eksportir kopi di seluruh dunia,” ujar Andi Hakim Matondang pengurus KSU Kopi Mandailing, Senin (12/8) yang dikutip Antara.

Jatuhnya harga jual ini disebabkan karena para petani masih menjual hasil panennya kepada pengumpul (toke) yang ada.

Akibatnya, selain terjadinya harga jual yang tidak stabil juga berimbas terhadap keluarnya beberapa produk kopi di luar daerah yang mengatasnamakan Kopi Mandailing.

“Harga tidak ada standard dari pengumpul sehingga harga jual kopi para petani menjadi jatuh,” ujarnya.

Untuk mengatasi tidak stabilnya harga itu para tokoh beberapa kelompok tani
yang ada di kecamatan tersebut menginisiasi dibentuknya sebuah Koperasi yang bernama KSU Kopi Mandailing Jaya.

Pembentukan KSU yang beralamat di Desa Alahan Kae Kecamatan Ulu Pungkut ini untuk menjamin harga jual kopi dari para petani yang ada di kawasan itu.

Di daerah tersebut saat ini terdapat enam desa daerah potensial penghasil kopi yakni Desa Ulu Pungkut, Simpang Banyak, Huta Padang, Habincaran, Huta Godang dan Desa Alahan Kae.

Daerah tersebut saat ini telah mampu menghasilkan kopi sebanyak tujuh ton setiap bulannya. Jumlah ini belum dihitung dari hasil para beberapa pengusaha kopi yang ada di kecamatan itu.

Untuk meningkatkan penghasilan petani ini Koperasi telah menaikkan harga beli gabah dari petani mulai dari Rp 18.000  hingga mencapai Rp 35.000/ Kg.

“Ternyata harga yang kita buat tersebut hingga sekarang diikuti para pembeli (toke/pengumpul) dan harganya terus bertahan hingga sekarang,” ujarnya.

Hingga saat operasi yang dibina Non Governmnet Organization (NGO) Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Dinas Perkebunan Sumut ini hasilnya sudah menggembirakan.

Saat ini Koperasi tersebut telah mampu menyerap satu ton gabah kopi dari para petani setiap bulannya. Ini setara dengan 400 Kg bubuk kopi yang dijual kepasaran selain permintaan Gren Been dan Roastbean.

Tingginya permintaan pangsa pasar terhadap kopi Mandailing  Banamon membuat KSU tersebut tidak bisa  menyerap semua gabah yang ada.

Hal ini dikarenakan kurangnya peralatan yang dimiliki. Selain kecilnya tempat penjemburan dan peralatan pascapanen juga dikarenakan kapasitas mesin roasting yang masih kecil.

“Mesin roasting kita hanya berkapasitas satu Kilogram. Itu artinya kita hanya bisa proses Roasting 20 Kg setiap harinya,” sebut Andi.

Untuk itu dirinya berharap kepada Pemerintah agar dapat membantu kendala yang dihadapi oleh Koperasi yang saat ini sudah beranggotakan 42 orang itu.

Sumber : Antara / Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

    Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah kuatnya goyangan dan gangguan, geliat pergerakan konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal terus menguat. Fungsionaris yang abu-abu atau setengah hati, silahkan mengundurkan diri. Jangan menjadi duri di dalam tubuh partai. Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengutarakan sejak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan amanah […]

  • SI OLO-OLO

    SI OLO-OLO

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Adong sada carito. Ninna najolo ni najolo, dompak sihim dope panganon ni kudo, adong mada sada bayo ama na lobi malo marcarito. Ning ia, i sada maso kehe mada sada bayo tu sabania get mamuro. Bo, ngadiambang-ambang boto, pasuo mada ia dohot sada bayo alak na ro sian Padang Mandepo. Alakna boto na ringgasan mangomo […]

  • Jalan lingkungan yang dirusak desa tanpa ada pelepasan aset daerah ( ist )

    Belum Lepas Aset, Jalan Setapak Milik Pemda Madina Dirusak Pihak Desa Jambur Baru Batang Natal

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu. Bangunan itu berupa jalan setapak. Hal itu terungkap saat Desa melakukan pembukaan jalan Unte Albung yang sumber dananya dari APBDes tahun 2024-2025. ” itu dulu ada bangunan […]

  • Sumut Dipecah Jadi 4 Provinsi, Ini Dia Wilayahnya

    Sumut Dipecah Jadi 4 Provinsi, Ini Dia Wilayahnya

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Rapat paripurna DPRD Sumut dalam agenda penyampaian pandangan fraksi soal pemekaran tiga Provinsi di Sumatera Utara memang sempat diwarnai perbedaan pendapat. Tujuh dari 10 fraksi menyatakan mendukung pembentukan Protap, Sumtra dan Kepni, Dua fraksi menyatakan menolak memberikan pendapat dan satu fraksi menyatakan tidak keberatan. Tujuh fraksi yang mendukung adalah Fraksi Partai Demokrat, PDI […]

  • Pemkab Madina Bangun 11 Ruas Jalan Tahun 2022

    Pemkab Madina Bangun 11 Ruas Jalan Tahun 2022

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membangun 11 ruas jalan Kabupaten tahun dengan total anggaran Rp44 milliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. Saat ini delapan titik ruas jalan sedang dalam tahap pengerjaan, sedangkan tiga lagi masih dalam tahap proses tender ulang. “Ada 11 […]

  • Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Portibi DNP) : Dugaan aktifitas praktik perambahan hutan secara liar di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, diminta jangan dibiarkan. Oleh karena itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapoldasu), Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro diminta turun tangan terhadap praktik ilegal tersebut. Apalagi, menurut informasi diterima, perambahan hutan secara liar […]

expand_less