Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
  • print Cetak

Menjemur kopi di lokasi KSU Kopi Mandailing, Ulupungkut. foto : Antara/Holik Nasution

ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal.

Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu.

“Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di dunia telah menjadi incaran penikmat dan para eksportir kopi di seluruh dunia,” ujar Andi Hakim Matondang pengurus KSU Kopi Mandailing, Senin (12/8) yang dikutip Antara.

Jatuhnya harga jual ini disebabkan karena para petani masih menjual hasil panennya kepada pengumpul (toke) yang ada.

Akibatnya, selain terjadinya harga jual yang tidak stabil juga berimbas terhadap keluarnya beberapa produk kopi di luar daerah yang mengatasnamakan Kopi Mandailing.

“Harga tidak ada standard dari pengumpul sehingga harga jual kopi para petani menjadi jatuh,” ujarnya.

Untuk mengatasi tidak stabilnya harga itu para tokoh beberapa kelompok tani
yang ada di kecamatan tersebut menginisiasi dibentuknya sebuah Koperasi yang bernama KSU Kopi Mandailing Jaya.

Pembentukan KSU yang beralamat di Desa Alahan Kae Kecamatan Ulu Pungkut ini untuk menjamin harga jual kopi dari para petani yang ada di kawasan itu.

Di daerah tersebut saat ini terdapat enam desa daerah potensial penghasil kopi yakni Desa Ulu Pungkut, Simpang Banyak, Huta Padang, Habincaran, Huta Godang dan Desa Alahan Kae.

Daerah tersebut saat ini telah mampu menghasilkan kopi sebanyak tujuh ton setiap bulannya. Jumlah ini belum dihitung dari hasil para beberapa pengusaha kopi yang ada di kecamatan itu.

Untuk meningkatkan penghasilan petani ini Koperasi telah menaikkan harga beli gabah dari petani mulai dari Rp 18.000  hingga mencapai Rp 35.000/ Kg.

“Ternyata harga yang kita buat tersebut hingga sekarang diikuti para pembeli (toke/pengumpul) dan harganya terus bertahan hingga sekarang,” ujarnya.

Hingga saat operasi yang dibina Non Governmnet Organization (NGO) Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Dinas Perkebunan Sumut ini hasilnya sudah menggembirakan.

Saat ini Koperasi tersebut telah mampu menyerap satu ton gabah kopi dari para petani setiap bulannya. Ini setara dengan 400 Kg bubuk kopi yang dijual kepasaran selain permintaan Gren Been dan Roastbean.

Tingginya permintaan pangsa pasar terhadap kopi Mandailing  Banamon membuat KSU tersebut tidak bisa  menyerap semua gabah yang ada.

Hal ini dikarenakan kurangnya peralatan yang dimiliki. Selain kecilnya tempat penjemburan dan peralatan pascapanen juga dikarenakan kapasitas mesin roasting yang masih kecil.

“Mesin roasting kita hanya berkapasitas satu Kilogram. Itu artinya kita hanya bisa proses Roasting 20 Kg setiap harinya,” sebut Andi.

Untuk itu dirinya berharap kepada Pemerintah agar dapat membantu kendala yang dihadapi oleh Koperasi yang saat ini sudah beranggotakan 42 orang itu.

Sumber : Antara / Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sewa Ruko Dinilai Mahal di Panyabungan

    Sewa Ruko Dinilai Mahal di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski nilai sewa rumah took (ruko) di Kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dinilai mahal, namun perkembangan bangunan ruko di kota ini terus menggeliat. Pembangunan ruko disepanjang jalan Willem Iskandar terus bertambah. Ruko yang dibangun warga pada umumnya untuk disewakan. Namun banyak dipakai secara pribadi untuk tempat usaha sekaligus tempat tinggal. “Kita […]

  • DPR RI Mulai Godok Pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    DPR RI Mulai Godok Pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPR RI mulai menggodok pembahasan pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing, pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kepastian itu diketahui setelah Badan Legislasi DPR RI mengeluarkan surat perihal permintaan kepada fraksi-fraksi DPR RI untuk menjadi anggota Panja RUU tentang pembentukan Daerah Otonom Baru yang agendanya termasuk pemekaran Kabupaten Madina. “Ini merupakan perkembangan […]

  • Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 […]

  • Ilmuwan Mesir: Kemajuan Iptek Ungkap Berbagai Keajaiban Alquran

    Ilmuwan Mesir: Kemajuan Iptek Ungkap Berbagai Keajaiban Alquran

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ilmuwan Mesir, Prof Dr Zagloul Mohamed El-Naggar, mengatakan semakin maju ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), semakin terungkap pula keajaiban kitab suci Alquran. “Alquran bukan buku ilmu pengetahuan. Tapi ayat-ayatnya mengenai alam semesta (kauniyah) kini terbukti dalam penemuan-penemuan ilmiah di abad modern ini,” kata Prof Naggar dalam ceramahkanya di Aula Harun Nasution, Universitas Islam Negeri (UIN) […]

  • Cukup Bukti, Polres Madina Tahan Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal

    Cukup Bukti, Polres Madina Tahan Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Kepala Desa dan Sekdes Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal akhirnyan resmi dilakukan penahanan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina). Penahanan ini dilakukan sejak selasa pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan anak dibawah umur yang video nya viral “Kedua tersangka ditahan sejak Selasa kemarin pasca […]

  • Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lulus UN, Siswa Sujud Syukur Berjamaah Pengumuman lulus Ujian Nasional kemarin sore diwarnai isak tangis. Selain itu, sejumlah siswa juga melakukan sujud syukur berjamaah sebagai bentuk terimakasih kepada Tuhan atas kelulusan yang diraih. Namun, di balik haru kegembiraan itu tersimpan sedih bagi 16 siswa di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang dinyatakan tidak lulus UN. Rincian […]

expand_less