Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Rela Antri Belasan Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir.

Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya berlaku awal Tahun 2011 di Madina.

Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak tanah, Pemkab Madina dan agen minyak tanah melakukan operasi pasar minyak tanah di daerah-daerah yang banyak penduduknya. Walapun operasi pasar minyak tanah dilakukan tetap saja minyak di Madina sulit karena jatah minyak tanah di Madina sangat minim sekali. Untuk sekitar 500 ribu jiwa penduduk Madina, jatah operasi pasar hanya 20 kilo liter.

Akibat kurangnya jatah minyak tanah di Madina warga terpaksa mengejar operasi pasar minyak tanah yang dilakukan pemerintah. Seperti pantuan wartwan di operasi pasar minyak tanah di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, warga nekad antri belasan jam dari pagi hingga sore untuk mendapat jatah lima liter minyak tanah dengan harga Rp 3.100 per liter.

Salah satu warga yang bernama Masnun (35) yang ikut antri di Kelurahan Dalan Lidang yang berhasil dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/12/2010) mengatakan bahwa beliau terpaksa ikut antri dengan membawa tiga anaknya yang masih kecil karena beliau telah terlalu lama mengantri untuk membeli minyak tanah di Lapangan Bola Dalan Lidang tersebut.

“Kalau kita tidak antri dari pagi di sini mungkin kita tidak akan dapat jatah, minyak sekarang sangat sulit didapat terpaksa kita ambil kesempatan di sini. Sangking payahnya minyak tanah warga mau membeli minyak tanah dengan harga tinggi,” jelas warga.

Pantauan wartawan, kelangkaan minyak tanah ini sangat dikeluhkan para ibu rumah tangga di Madina karena sulitnya mendapatkan salah satu kebutuhan pokok di dapur tersebut. Minyak tanah ini sangat dibutuhkan ibu-ibu, apalagi warung nasi.

Sampai saat ini harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah di pangkalan adalah Rp 3.400 per liter. Namun yang ditemukan di lapangan saat ini minyak tanah diecer dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu per liter.

warga berharap Pemkab Madina serius memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi warga di akhir Tahun 2010 ini. Terutama minyak tanah yang saat ini sudah sulit didapatkan.

Sementara itu Kabag Perekonomian Kabupaten Madina Ridi AP saat dikonfirmasi melalui seluler untuk mempertanyakan tentang kelangkaan dan tidak sesuainya harga eceran yang dijual oleh pangkalan dengan HET dari pemerintah, berkali-kali tidak dapat dihubungi. Menurut salah seorang stafnya, beliau sedang tugas luar yaitu ke Medan untuk menghadiri rapat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Nonaktif Madina dan Bawahannya Menangis

    Bupati Nonaktif Madina dan Bawahannya Menangis

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 3Komentar

    Medan – Bupati Nonaktif Mandailing Natal (Madina) Muhammad Hidayat Batubara dan bawahannya, mantan Plt Kadis PU Madina Khairul Anwar Daulay menangis dalam sidang perkara dugaan suap pembangunan RSUD Panyabungan di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (18/12). Kedua pesakitan atau terdakwa perkara dugaan suap pembangunan RSUD Panyabungan ini, seolah-olah mengikuti terdakwa lain dalam perkara yang sama, Surung […]

  • Pertanyakan Sumber Dana Saat Bagi Bagi Uang, Oknum BPD Desa Sirambas Mencak Mecak Pada Warga

    Pertanyakan Sumber Dana Saat Bagi Bagi Uang, Oknum BPD Desa Sirambas Mencak Mecak Pada Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Abdul Wahab Nasution mencak mencak pada warga disaat acara bagi bagi uang di gedung desa Sirambas Jum’at 13/9/2024. Perdebatan antara warga dan oknum BPD berawal saat warga bernama Ahmad Toyib mempertanyakan asal dana yang di […]

  • Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor. Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat. Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. […]

  • 14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Sejumlah 14 warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, ditetapkan menjadi tersangka pencurian dan perusakan kantor Komisi Pemilihan Umum setempat pada Selasa (8/10). “Sebanyak 14 orang dinyatakan tersangka, salah satu di antaranya adalah wanita,” kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, hari ini. Ia mengatakan […]

  • Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka penguatan dan pengembangan sastra Mandailing, para budayawan di Mandailing bersama para perantau menyatukan pendapat bahwa harus ada upaya ril saat ini. Salah satunya adalah rangsangan bagi penulisan sastra-sastra. Termasuk penulisan cerita berbahasa Mandailing, baik dalam bentuk cerita pendek maupun novel. Terkait dengan itu, Tympanum Novem Films mendapat tawaran kerja […]

  • Atika Buka Expo Ekonomi Kreatif

    Atika Buka Expo Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Madailing Online) – Pergerakan di kalangan pelaku usaha menjadi salah satu variabel pergerakan ekonomi daerah. Termasuk ekonomi kreatif di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran untuk meluaskan ruang dan peluang bagi pelaku usaha. Expo Ekonomi Kreatif mulai berlangsung hari ini hingga 17 Agustus 2023 di lapangan Masjid Nur Ala […]

expand_less