Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Teror Beruang di Ulu Pungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
  • print Cetak

Beruang Sumatera, ilustrasi

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Warga di Desa Simpang Duhu Dolok, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal merasa terancam oleh kehadiran beruang dalam dua pekan terakhir.

Beruang yang diperkirakan berusia dewasa ini kerap muncul berkeliaran di perkebunan warga sehingga membuat warga resah dan takut.

Pihak Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Resort 4 Alahan Kae telah memasang perangkap untuk menangkap satwa tersebut.

Tim TNBG juga sebelumnya juga telah melakukan penghalauan dan pemantauan kelokasi, termasuk mengecek area-area yang sering dikunjungi satwa tersebut.

Pemasangan perangkap dimaksudkan untuk  memberikan rasa ketenangan dan keamanan bagi masyarakat sekitar.

Tim TNBG usai memasang perangkap beruang di perkebunan warga Desa Simpang Duhu Dolok Kecamatan Ulu Pungkut.

Kepala Resort 4 Alahan Kae TNBG, Haeruyadi yang dikutip Antara, Jumat (4/10/2019) menyatakan, untuk menangani konflik satwa tersebut tim dari TNBG selain telah melakukan penghalauan satwa juga telah memasang perangkap pada beberapa titik di lokasi perkebunan warga yang ada di desa itu.

“Dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa tim telah memasang dua buah perangkap untuk menangkap Beruang tersebut,” katanya.

Perangkap yang dipasang ini nantinya juga bisa dipindahkan sendiri oleh masyarakat ke lokasi yang di duga lebih berpotensi menangkap beruang dimaksud, tetapi dalam pengawasan Pemerintah Desa sehingga tidak dapat disalahgunakan.

Beruang tersebut dalam beberapa hari terakhir ini sering muncul di perkebunan warga dengan mencakar-cakar pohon disekitar perumahan penduduk.

Ia menjelaskan, apabila nanti Beruang tersebut nantinya masuk kedalam perangkap yang sudah dibuat, tim akan langsung mengkoordinasikannya dengan BKDSA Sumut yang dalam hal ini badan yang menangani masalah satwa.

“Setelah satwa nantinya diamankan, BKSDA Sumut bersama Balai TNBG melakukan evakuasi dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian satwa tersebut dikarantina di BKSDA Sumut untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai TNBG melalui Kasubbag Tata Usaha Balai TNBG, Ir. Sahdin Zunaidi, M.Si melalui Kasubbag Tata Usaha Balai TNBG, Boby Nopandri menghimbau kepada warga agar mengurangi aktifitasnya diluar rumah disekitaran desa untuk mengurangi konflik dengat Beruang tersebut.

 

Sumber : Antara / Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN-Mandailing Online:  Dengan rentang waktu bulan Desember 2024 hingga Juli 2025, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum memberikan kejelasan tentang status pihak-pihak yang telah mereka periksa terkait kasus dugaan korupsi stunting Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023. Lambannya pergerakan dari Kejati Sumut ini menyisakan banyak pertanyaan di publik bahkan pertanyaan tersebut menjurus kearah curiga. […]

  • Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah harus jeli menempatkan orang dengan kapasitas yang baik pada posisi strategis dalam pemerintahan. Terlebih yang berurusan langsung dengan hajat masyarakat banyak. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis usai memimpin rapat Bamusy di ruang paripurna DPRD Madina, Kamis (9/9). Statemen itu untuk menanggapi adanya kesalahan input […]

  • Rakyat Sumbang Koin untuk Presiden

    Rakyat Sumbang Koin untuk Presiden

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah SBY Mengeluh Gaji Kurang JAKARTA-Keluhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sudah 7 tahun tak naik gaji, berkembang cepat. Dukungan, simpati, sindiran dan kritikan terhadap pernyataan yang dilontarkannya dalam pidato pada Rapim TNI dan Polri Jumat (21/1) terus mengalir. Seperti halnya di situs microblogging Twitter, beberapa tweeps (pemilik akun twitter) memberikan komentar yang beragam. […]

  • Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Sofwat Nasution mendaftar ke Partai Gerindra dan PKS di Panyabungan, Jum’at (08/11/2019). Brigadir Jenderal TNI (Purn) M.Sofwat Nasution lebih dulu ke Gerindra baru menyusul ke Partai keadilan Sejahtera (PKS). Sofwat Nasution beserta rombongan tiba ke kantor DPC Partai Gerindra Madina sekitar pukul 10.30 Wib, dan disambut […]

  • Tabagsel Memiliki Ratusan Desa Sangat Tertinggal

    Tabagsel Memiliki Ratusan Desa Sangat Tertinggal

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Empat kabupaten di kawasa Tabagsel, Sumtatera Utara masih memiliki ratusan desa berkategori Sangat Tertinggal. Data ini menjadi bahasan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) dengan Wakil Ketua I DPRD Sumut, H. Harun Mustafa Nasution dalam satu audiensi di ruang Wakil Ketua I DPRD Sumut, Selasa (13/11/2019). Di Kabupaten Padang Lawas Utara […]

  • Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Dalam Negeri telah memahami data covid-19 di Madina sebagai akibat kelalaian input data. Meski begitu, menganulir Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terlanjur terbit tidak dapat serta merta dilakukan di tengah jalan mengingat siklus terbit Inmendagri hanya dapat dilakukan sekali dalam dua minggu. “Perkembangannya, saya tadi bertelefon dengan Dirjen Bina […]

expand_less