Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”.

Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu.

Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari.

Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang bersifat pertunjukan, pagelaran hingga lomba ragam budaya dalam berbagai media untuk merangsang penguatan entitas kebudayaan di Mandailing Natal.

Dia merujuk pada Pekan Budaya Mandailing Natal 2019 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Madina pada Senin (18/11/2019) di gedung Serbaguna, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) lalu.

“Konsep ‘Pekan Budaya Madina’ yang saya usulkan dulu di Dinas Pendidikan Madina, sekurang-kurangnya dilaksanakan tiga hari di tahun 2019,” katanya melalui akun facebook pribadinya Askolani II pada Selasa (19/11).

“Tujuannya, selain untuk memperdalam wawasan dan apresiasi terhadap budaya daerah, juga untuk membuka ruang kreativitas seni,” tulis Askolani.

Bentuk kegiatan yang diusulkannya meliputi : a) Pertunjukan musik tradisi seperti Gordang Sambilan, Onang-Onang, Sitogol, Ungut-Ungut, dan bentuk-bentuk musik tradisi lain dari empat wilayah adat;

b) Pertunjukan musik kolaborasi tradisi dengan modern;

c) Pementasan drama/teater, monolog, dan drama musikal;

d) Baca puisi atau musikalisasi puisi berbahasa daerah;

e) Pertunjukan tari tradisi dan tari kreasi yang berakar budaya empat wilayah adat;

f) Pemutaran film berakar budaya daerah, film pendidikan, atau film dokumenter.

“Semua kegiatan itu melibat para pelaku seni budaya yang ada di daerah, para seniman, dan melibatkan sekolah-sekolah,” ungkap Askolani.

“Dengan cara itu sekurang-kurangnya semua para pelaku seni-budaya diberi ruang dan mereka memperoleh insentif dari karya mereka. Karena saya tahu, para seniman-budayawan di daerah ini tidak pernah digubris sebagaimana layaknya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Askolani menyatakan heran mengapa Pekan Kebudayaan itu hanya sehari dan miskin kegiatan.

“Mengapa jadinya hanya sebatas seremonial sehari?,” tulis Askolani heran.

Sejauh ini belum diperoleh penjelasan dari Dinas Pendidikan Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

  • Kades Selok Awar-Awar Tersangka Pembunuhan Salim Kancil

    Kades Selok Awar-Awar Tersangka Pembunuhan Salim Kancil

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kepolisian Daerah Jawa Timur tak hanya menjerat Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jatim, Hariyono sebagai tersangka penambang pasir illegal. Namun, Haryono kini dijerat pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Haryono diduga terlibat pembunuhan terencana terhadap aktivis penolak tambang pasir, Salim Kancil. “Tadi habis gelar perkara dan kami putuskan dia […]

  • Mantan Kasatpol PP Mulai Diadili

    Mantan Kasatpol PP Mulai Diadili

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang perdana kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun Anggaran 2009 dengan terdakwa mantan Kasatpol PP Ali Atas Nasution, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Panyabungan, Selasa (14/12/2010), dengan agenda penyampaian tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muttaqin Harahap SH. Persidangan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan selesai sekitar 13.30 WIB, dipimpin […]

  • Pepesan Kosong Kebebasan Berpendapat Ala Demokrasi?

    Pepesan Kosong Kebebasan Berpendapat Ala Demokrasi?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamatan Politik Ruslan Buton yang ditangkap polisi karena meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur tidak sendirian karena banyak yang memberikan dukungan terhadap Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara itu. Kolonel (Purn) Sugeng Waras mengatakan, tim kuasa hukum Mayjen (Purn) Mayjen Kivlan Zen akan membantu Ruslan Buton. Sugeng Waras memberikan […]

  • Gempa melanda Gunung Sitoli

    Gempa melanda Gunung Sitoli

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bandarlampung, (MO) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter, di tenggara Gunung Sitoli, Sumatera Utara, Senin, pukul 09.22 WIB. Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi Lampung, Chrismanto, merincikan pusat gempa 5,6 SR itu berada pada lokasi dengan koordinat 0.86 derajat Lintang Utara (LU), dan 98.32 derajat Bujur […]

  • Proyek Jalan Simpang Gambir – Lobung Terbengkalai

    Proyek Jalan Simpang Gambir – Lobung Terbengkalai

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terbengkalai Kondisi jalan Simpang Gambir – Lobung yang masih terbengkalai dengan anggaran proyek Rp 1,2 (MB/MO)

expand_less