Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Sumatera Tenggara Dibahas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Rencana pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara sepertinya akan memulai babak baru. Sejumlah tokoh nasional dari Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) direncanakan akan menggelar pertemuan besok, Sabtu (22/01/2011) di Hotel JW Marriot, Medan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi seluruh masyarakat Tabagsel terkait strategi untuk mempercepat pembangunan di kawasan tersebut.

Ketua Panitia Pertemuan Chaidir Ritonga mengatakan, pertemuan yang menurut rencana akan digelar selama dua hari tersebut akan dihadiri sedikitnya 60 tokoh masyarakat Tabagsel serta seluruh stakeholder yang ada di kawasan tersebut.

“Pertemuan ini akan membahas berbagai hal, khususnya soal percepatan pembangunan di Tabagsel dengan melibatkan seluruh unsur dan lapisan masyarakat Tabagsel. Tentunya akan ada penyamaan persepsi bahwa sarana percepatan pembangunan tersebut adalah melalui pemekaran,” ucap Chaidir Ritonga di Medan, Jumat (21/01/2011).

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut ini mengatakan, pertemuan ini akan sangat spesial. Pasalnya, selama ini belum pernah tokoh-tokoh masyarakat Tabagsel bertemu seperti ini. Sehingga dia berharap, hasil pertemuan ini akan sangat strategis khsususnya untuk mempercepat terwujudnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara.

Sejumlah tokoh nasional yang direncanakan akan hadir pada pertemuan tersebut antara lain adalah Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap dua pengacara kondang Adnan Buyung Nasution serta Todung Mulya Lubis, Sekjen Departemen Keuangan Mulia P Nasution, mantan Gubernur BI Arifin Siregar, mantan Dirjen Pajak Ansyari Ritonga, Letjen (Purn) Ahmad Rivai Harahap, politisi senior Golkar Boomer Pasaribu, Prof Panusunan P Lubis, serta Wakil Rektor IPB Prof Dr Hermanto Siregar.

“Selain tokoh-tokoh tersebut, pertemuan ini juga akan dihadiri oleh bupati/walikota dan Ketua DPRD se Tabagsel, anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Tabagsel, serta kalangan akademisi asal Tabagsel,” ujar politisi Golkar Sumut tersebut.

Untuk diketahui, wilayah Tabagsel meliputi 5 kabupaten/kota yang terdiri dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara serta Kota Padang Sidempuan.

Dihubingi secara terpisah, Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap mengatakan, pertemuan ini sangat penting khususnya dalam rangka menyatukan persepsi seluruh masyarakat Tabagsel terkait rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara.

Ketika disinggung soal kendala yang dihadapi untuk pembentukan provinsi baru tersebut, mantan Kajati Sumut ini optimis bahwa pemekaran Sumatera Tenggara sebenarnya hampir sudah tidak ada kendala sehingga tidak ada alasan untuk menunda pembentukan provinsi baru tersebut.

“Rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara sebenarnya sudah layak dan memenuhi persyaratan, mulai dari persyaratan teknis, kewilayahan, sumber daya alam, dan sumber daya manusia. Jika grand design pemekaran yang saat ini digodok di Depdagri selesai, Provinsi Sumatera Tenggara ini akan terus didorong untuk segera dimekarkan dari Sumatera Utara,” terang Chairuman.

Pria asal Gunungtua Padang Lawas Utara ini, berharap dengan pertemuan ini, seluruh tokoh dan masyarakat Tabagsel bisa menyatukan persepsi serta saling bahu-membahu untuk mempercepat pembangunan di Tabagsel. Dia menambahkan secara keseluruhan, pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara sangat-sangat layak, bahkan jauh lebih layak dibanding tiga provinsi baru yang sebelumnya telah dibentuk seperti Provinsi Gorontalo, Sulawesi Barat dan Provinsi Papua Barat.

“Pemekaran Sumatera Tenggara ini murni untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Tabagsel, sehingga jika kelak provinsi baru ini terwujud seluruh masyarakat Tabagsel harus dapat merasakan manfaatnya,” tandas Chairuman.

Sebagai catatan, DPRD Sumut pada November tahun lalu telah memutuskan untuk menunda sidang paripurna dengan agenda rekomendasi pemekaran provinsi, yakni rekomendasi pembentukan Propinsi Tapanuli dan Provinsi Sumatera Tenggara yang sebelumnya telah mendapat dukungan dari DPRD Sumatera Utara.

Wakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap mengatakan, penundaan tersebut diputuskan setelah Komisi A DPRD Sumut berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Agar pemekaran kedua wilayah tersebut tidak ditolak oleh Kementerian Dalam Negeri maka, DPRD Sumut telah memutuskan untuk membentuk Pansus yang akan bekerja untuk mengkaji kembali persyaratan pemekaran sesuai hasil konsultasi dengan Kemendagri,” ujar poitisi PAN ini.

Dia menjelaskan, sesuai hasil konsultasi DPRD Sumut dengan Kemendagri, moratorium pemekaran masih tetap berlaku hingga desain besar pemekaran daerah secara nasional selesai dibahas pemerintah pusat.

Saat konsultasi itu, Kemendagri juga menegaskan bahwa pembentukan daerah baru harus didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No 78/2007 tentang Tata Cara Pembentukan Penghapusan dan Penggabungan Daerah.

Aturan baru ini membuat sejumlah usulan pemekaran, seperti Provinsi Tapanuli (Protap) dan Sumatera Tenggara harus dimulai dari awal lagi, karena usulan pembentukannya semula hanya didasarkan pada PP No 129/2000 yang kemudian direvisi menjadi PP No 78/2007.

Salah satu persyaratan yang belum dipenuhi oleh kedua usulan pemekaran tersebut sesuai revisi PP No 78/2007 itu adalah, usulan pembentukan daerah baru berasal dari Badan Permusyawaratan Desa.

Setelah penundaaan itu, Kamaluddin mengatakan, DPRD Sumut akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang bertugas membahas pembentukan Protap dan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra). Kemudian Pansus akan bekerja sesuai dengan arahan yang disampaikan Kemendagri dan kemudian menyampaikan hasil kajiannnya di sidang paripurna DPRD Sumut.

“Pansus yang dibentuk hanya satu, dan langsung membahas kedua usulan pembentukan provinsi itu,” tandas Kamaluddin. (BS-002)
Sumber :

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Pastikan Bandara Mandailing Natal Rampung Akhir Tahun 2023

    Wakil Bupati Pastikan Bandara Mandailing Natal Rampung Akhir Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Atika Azmi Utami Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) menyebutkan, bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang ini akan rampung pada ahir tahun 2023. Hal ini dikatakannya saat meninjau progres pembangunan bandara Bukit Malintang, Selasa (20/6/2023). “Saat ini progres pembangunannya sudah 34 persen, dan insyaallah ahir tahun ini selesai, dan untuk beroperasinya di […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Kampung kami di belah oleh sungai Batanggadis, airnya deras berbatu dan berkerikil. Masa itu kami bebas mencari ikan di sungai  dengan berbagai cara. Untuk mendapatkan ikan aporas dan sulum, kami cukup membawa jala dengan jaring kecil. Untuk mendapatkan ikan […]

  • Merdeka, akan tetapi…

    Merdeka, akan tetapi…

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang amat istimewa dan bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia dengan suka cita memeriahkan peringatan HUT RI yang kini memasuki usia 66 tahun itu. Keistimewaan tanggal 17 Agustus tidak hanya karena menyimpan sejarah yang tinggi, namun juga amat sakral bagi seluruh bangsa Indonesia. Karena pada tanggal itulah Bung Karno […]

  • Besi Pagar TPU Kotasiantar Pun Dimaling

    Besi Pagar TPU Kotasiantar Pun Dimaling

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) kali ke dua, besi pagar tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Kotasiantar Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di gasak maling. Wakil Ketua PNNB Kotasiantar Irfansyah Nasution mengatakan besi pagar TPU itu dicopot maling sudah kali kedua. “Ini akan kita cari sampai tuntas. Pagar kuburan saja dimaling. Mau dibuat di mana […]

  • KPK Menunggu, Poldasu dan Kejatisu Mempersilakan

    KPK Menunggu, Poldasu dan Kejatisu Mempersilakan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ambil Alih Kasus Korupsi Besar yang Mandeg JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memberikan sinyal kesiapannya untuk mengambil alih perkara-perkara dugaan korupsi yang mandeg di kejaksaan dan kepolisian di Sumatera Utara. Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, pengambilalihan akan dilakukan jika prosedurnya terpenuhi. Dijelaskan Johan, kasus dugaan korupsi yang bisa diambil alih KPK adalah kasus yang […]

  • MMI Kembali Desak Hulman Sitorus Dilengserkan

    MMI Kembali Desak Hulman Sitorus Dilengserkan

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Majelis Muslimin Indonesia (MMI) kembali mendesak Hulman Sitorus dilengserkan dari jabatannya sebagai Wali Kota Pematangsiantar periode 2010-2015, karena diduga memilik ijazah palsu. Desakan ini disampaikan ratusan massa MMI saat melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Pematangsiantar Jalan H Adam Malik, Senin 14 Februari 2011. Kedatangan massa ini dengan membawa spanduk dan […]

expand_less