Minggu, 26 Jul 2026
light_mode

Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • print Cetak

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok.

Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal.

Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya.

Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan dari sebelah barat.  Sebelah timur berbatas dengan Bandar Panjang Tuo, Muarasipongi. Sebelah selatan berbatas dengan Kecamatan Ulu Pungkut. Sebelah utara berbatas dengan kecamatan Kotanopan.

Aek Botung memiliki sekitar 210 kepala keluarga. Mata pencaharian penduduknya 50% para petani, dan sebagian lainnya beraktivitas sebagai penambang.

Akses menuju Aek Botung bisa ditempuh melalui Desa Muara Botung berjarak tempuh lebih kurang 5 kilo meter dengan kondisi jalan sangat memprihatinkan.

Lebar badan jalan menuju desa ini hanya sekitar 2 meter jenis tanah. Hanya dapat dilalui kenderaan roda dua.

Selama di perjalanan, kanan kiri hanya hutan dan kebun. Parahnya, banyak titik jurang di kiri maupun di kanan di sepanjang jalan yang sangat berbahaya.

Rohana, salah satu warga Aek Botung kepada Mandailing Online mengungkapkan bahwa pada tanggal 20 Oktober 2015 bupati Madina Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan pejabat Pemkab Madina mendatangi desa itu yang disambut rasa haru oleh warga.

“Kunjungan bupati tersebut memberikan janji kepada kami warga Desa Aek Botung, jalan ke Desa Aek Botung akan dibangun sampai tuntas, dan termasuk juga Poskesdes untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan terkait dengan mutu pendidikan,” ujarnya.

Foto-foto kunjungan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Desa Aek Botung 20 Oktober 2015.

“Kami selaku warga Desa Aek Botung sangatlah kekecewaan yang kami dapat, janji tinggal janji,” imbuhnya.

Dia menyatakan anak-anak kesusahan belajar, harga minyak tanah mahal dan sulit dapat,” lanjutnya.

Rustam, salah satu warga Desa Aek Botung kepada Mandailing Online mengeluarkan rasa kekecewaannya.

“Kami disini butuh bukti nyata, bertahun-tahun kami dalam kegelapan, kami butuh aliran listrik, anak dan cucu kami perlu penerangan pada malam hari untuk belajar,” katanya nada kesal.

Dia menyimpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Madina hanya meninggalkan janji-janji dan harapan kepada warga Desa Aek Botung.

Peliput : Panusunan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    Kemelut DPRD, Kepentingan Daerah Dan Harapan Kepada Bupati

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemelut di DPRD Madina bisa dikatakan sudah membahayakan daerah. Sebab, kemelut tersebut sudah pada stadium menghambat agenda-agenda persidangan dewan, agenda yang sangat penting bagi kelanjutan perjalanan Kabupaten Madina. Beberapa kali Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal bersidang akibat dua kutup kekuatan kelompok di gedung dewan saling menyerang, saling mengganjal. Selesai maslah Bamus, muncul lagi persoalan […]

  • Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN (Mandailing Online) – Sidang lanjutan penganiayaan Kapolsek Dolok Pardamean, Kompol Anumerta Andar Siahaan kembali dilaksanakan di PN Simalungun, Senin (11/11). Pengacara terdakwa Wariyanto dan Jasarmen Sinaga, Gredo Tarigan mengatakan keterangan tiga anggota Polsek Dolok Pardamean yang dijadikan sebagai saksi, diragukan dan tidak faktual. Dalam tanggapan (duplik) penasihat hukum atas tanggapan (replik) Jaksa Penuntut Umum […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • PUPR Terus Kebut Perbaikan Tanggul Jebol di Sungai Badang

    PUPR Terus Kebut Perbaikan Tanggul Jebol di Sungai Badang

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Alat berat milik Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) hari ini Jum’at 24/5/2024, kebut pekerjaan perbaikan tanggung yang jebol di sungai aek badang, Panyabungan Utara. Diketahui sungai itu merupakan sumber air untuk persawahan warga di saba holbung, dan tangga bosi III. ada sekitar 300 san hektar areal sawah di […]

  • Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Permintan katering jenis kue-kuean dan nasi meningkat dalam sebulan terakhir di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Peningkatan permintaan umumnya berasal dari organisasi masyarakat, organisasi partai politik dan sekolah-sekolah yang melakukan kegiatan maupun acara internal. Kondisi ini menggambarkan meningkatnya tren katering serta sebagai gambaran makin menggeliatnya sektor sosial politik dan sosial kemasyarakatan […]

  • Puteri Indonesia ikuti Miss Universe 2013 di Moskow

    Puteri Indonesia ikuti Miss Universe 2013 di Moskow

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London (Mandailing Online) – Puteri Indonesia 2013 asal Sumatera Barat, Whulandary Herman menuju panggung Miss Universe 2013 di Moskow dengan melangkah mantap tiba di Bandara Internasional Domodedovo, Moskow, Minggu siang. Disambut udara dingin dan angin musim gugur yang cukup menggigilkan, Whulandary Herman nampak terlihat segar meskipun melalui perjalanan cukup panjang dari Jakarta menuju Moskow, demikian […]

expand_less