Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • print Cetak

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok.

Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal.

Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya.

Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan dari sebelah barat.  Sebelah timur berbatas dengan Bandar Panjang Tuo, Muarasipongi. Sebelah selatan berbatas dengan Kecamatan Ulu Pungkut. Sebelah utara berbatas dengan kecamatan Kotanopan.

Aek Botung memiliki sekitar 210 kepala keluarga. Mata pencaharian penduduknya 50% para petani, dan sebagian lainnya beraktivitas sebagai penambang.

Akses menuju Aek Botung bisa ditempuh melalui Desa Muara Botung berjarak tempuh lebih kurang 5 kilo meter dengan kondisi jalan sangat memprihatinkan.

Lebar badan jalan menuju desa ini hanya sekitar 2 meter jenis tanah. Hanya dapat dilalui kenderaan roda dua.

Selama di perjalanan, kanan kiri hanya hutan dan kebun. Parahnya, banyak titik jurang di kiri maupun di kanan di sepanjang jalan yang sangat berbahaya.

Rohana, salah satu warga Aek Botung kepada Mandailing Online mengungkapkan bahwa pada tanggal 20 Oktober 2015 bupati Madina Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan pejabat Pemkab Madina mendatangi desa itu yang disambut rasa haru oleh warga.

“Kunjungan bupati tersebut memberikan janji kepada kami warga Desa Aek Botung, jalan ke Desa Aek Botung akan dibangun sampai tuntas, dan termasuk juga Poskesdes untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan terkait dengan mutu pendidikan,” ujarnya.

Foto-foto kunjungan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Desa Aek Botung 20 Oktober 2015.

“Kami selaku warga Desa Aek Botung sangatlah kekecewaan yang kami dapat, janji tinggal janji,” imbuhnya.

Dia menyatakan anak-anak kesusahan belajar, harga minyak tanah mahal dan sulit dapat,” lanjutnya.

Rustam, salah satu warga Desa Aek Botung kepada Mandailing Online mengeluarkan rasa kekecewaannya.

“Kami disini butuh bukti nyata, bertahun-tahun kami dalam kegelapan, kami butuh aliran listrik, anak dan cucu kami perlu penerangan pada malam hari untuk belajar,” katanya nada kesal.

Dia menyimpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Madina hanya meninggalkan janji-janji dan harapan kepada warga Desa Aek Botung.

Peliput : Panusunan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Sumut Klarifikasi Pengaduan Seleksi Komisioner Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengklarifikasi pengaduan terkait dugaan kecurangan proses seleksi calon komisioner di kabupaten/kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Yulhasni di Medan, Rabu (16/10) mengatakan, berdasarkan pengaduan yang disampaikan, pihaknya meminta klarifikasi tersebut terhadap enam tim seleksi calon anggota KPU kabupaten/kota. Keenam tim seleksi yang dipanggil untuk […]

  • Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Minggu lalu tersiar satu kabar yang diinformasikan oleh Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional Merah Johansyah. Ia menuliskan dalam akun twitter pribadinya bahwa 1 ruas jalan nama Presiden Joko Widodo Street di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ditukar dengan 256 ribu Ha di Kaltim. Ia […]

  • Vaksinasi di Panyabungan Barat Sampai Malam Hari

    Vaksinasi di Panyabungan Barat Sampai Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Dalam upaya mencapai target vaksinasi, Pemerintahan Kecamatan Panyabungan Barat menggelar vaksinasi sampai malam hari. Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Longat Melvariani Siregar ketika dimintai keterangan di kantor FP2L Longat, Panyabungan Barat pada Jumat (19/11). “Target vaksinasi harus dikejar. Kita tetap melakukan sosialisasi baik secara individu maupun kelompok. Bahkan kita melakukan vaksinasi […]

  • Penjarakan Dahlan Hasan Jika Korupsi

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Meski dengan nada berkelakar, Wakil Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution meminta agar dirinya diawasi bahkan dipenjarakan jika dia berbuat korupsi. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik Marapi, Kamis (6/6/ 2013). Bahkan wakil bupati juga dengan nada kelakar […]

  • Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Kelompok Tani Andalan Napa Kecamatan Angkola Selatan mendatangi DPRD Tapsel, di Padangsidimpuan, Selasa (7/2), untuk meminta dukungan moril penyelesaian sengketa lahan dengan PT Agri Nusatara Jaya (ANJ) Agri Siais. Meski sebelumnya kedua belah pihak yang bersengketa telah nelaukan upaya perdamaian yang dimediasi Polres, namun petani KTAN tetap mendatangi DPRD agar dilakukan mediasi lanjutan. Empat […]

  • Sulhan Nasution Soroti Pengadaan Benih Distan Madina, Dorong Penangkaran Bersertifikat

    Sulhan Nasution Soroti Pengadaan Benih Distan Madina, Dorong Penangkaran Bersertifikat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online –  Sulhan Nasution menyoroti pengadaan benih dan bibit pada Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang nilainya ratusan juta rupiah.Ia mendorong pemerintah daerah membangun penangkaran benih bersertifikat untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap bantuan tahunan. Gagasan itu, menurut Sulhan, berangkat dari pengamatan langsung terhadap kondisi di lapangan. Ia menilai, pengadaan benih tidak cukup diukur […]

expand_less