Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Korban Kebakaran Kotanopan Butuh Tempat Tinggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2015
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) –  Keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal sangat membutuhkan tempat tinggal.

Mereka berharap kepada pemerintah dan masyarakat luas turut membantu menyumbangkan bahan bangunan bagi pembangunan kembali rumah yang sudah rata dengan tanah.

Saat ini keluarga korban hanya tinggal di bawah tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina paska kebakaran yang menghanguskan 8 unit rumah penduduk, Rabu (3/6) lalu.

Hasan Basri (30) salah seorang korban mengatakan, Senin (8/6) kebakaran itu telah mengahabiskan semua surat-surat berharga dan barang-barang keluarga.

Korban kebakaran saat ini tak memiliki daya bagi pembangunan rumah meski ukuran kecil. Bantuan dan solidaritas masyakat umum sangat diharapkan, termasuk pakaian dan bahan makanan.

Hal yang sama juga disampaikan Alinafiah alias Koling (50) bahwa duka masih menyelimuti keluarga mereka dan hanya bisa berharap agar secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak, apalagi sebentar lagi memasuki Ramadan.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan, Iskandar Hasibuan yang mengunjungi keluarga korban, Sabtu meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk secepatnya membangun kembali rumah yang ditempati delapan kepala keluarga itu walau sederhana.

“Saya berharap pembangunan rumah korban kebakaran ini dapat dilakukan dengan secepatnya, sebab kondisi sudah mendesak dan tak mungkin lagi warga yang menjadi korban kebakaran terus  tidur di tenda darurat maupun menumpang di tempat keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Iskandar didampingi para jajaran pengurus teras organisasi seperti M. Rahim Nasution, H. Amran Nasution, Khoirul Amri menjelaskan, disamping bantuan pemerintah daerah, sumbangan dermawan maupun putra-putra dearah sudah berhasil diperantauan juga diharapkan.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri, selain makanan dan pakaian,  yang paling penting dibutuhkan warga saat ini adalah bantuan bahan bangunan supaya mereka bisa  kembali mendirikan rumah yang sudah hancur terbakar tersebut ,” tuturnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : AGUSTIAR HARIRI LUBIS Mantum Himpunan Mahaiswa Mandailing Natal Jakarta Periode 2017-2018   Karl Marx, tanpa perlu dipertanyakan lagi pemikiran canggihnya yang masih dipergunakan sampai sekarang, pastinya, Aktivis mahasiswa mengetahui apa dan bagaimana pemikiran Karl Marx yang tertuang dalam DAS KAPITAL sehingga mampu mempengaruhi kehidupan sosial disetiap sudut bumi, termasuk kehidupan sosial di pojok […]

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • Polres Madina Tangkap Suami Pembunuh Istri

    Polres Madina Tangkap Suami Pembunuh Istri

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhasil menangkap D. Sitompul terduga pembunuh istrinya dan membuangnya ke dalam sumur. Pria berusia 45 tahun, warga Desa Janjimatogu Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal itu ditangap bersama anaknya DS Sitompul (19) di terminal bus Antar Kota Antar Provinsi Pekan Baru, Provinsi Riau, Rabu (9/8/2017). Kapolres Madina, AKBP […]

  • Astaga… Sertifikasi Masih Di-Pungli, Setiap Guru Kena Rp 150 Ribu

    Astaga… Sertifikasi Masih Di-Pungli, Setiap Guru Kena Rp 150 Ribu

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    DUGAAN pungutan liar (pungli) di lingkup Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar, tampaknya, telah menjalar ke mana-mana. Ddiduga kuat, bukan hanya dana bantuan operasional pendidikan (BOP) yang dipungli, melainkan juga dana sertifikasi guru.  Yang miris, pungli itu tidak hanya terjadi di Kecamatan Wonodadi, tetapi hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Blitar. Uang sertifikasi yang dipotong dispendik mencapai […]

  • Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Harun Mustafa Nasution atau akrab disebut bang Harun mengatakan dorongan untuk maju di Pilkada Madina 2024 itu bukan datang mendadak begitu saja, banyak sahabat dan rekan – rekan wartawan juga yang datang meminta nya maju sebagai Calon Bupati Madina 2024. Hal ini dikatakan Minggu (14/7) sore menyempatkan diri bertemu dengan jurnalis […]

expand_less