Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Korban Kebakaran Kotanopan Butuh Tempat Tinggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2015
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) –  Keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal sangat membutuhkan tempat tinggal.

Mereka berharap kepada pemerintah dan masyarakat luas turut membantu menyumbangkan bahan bangunan bagi pembangunan kembali rumah yang sudah rata dengan tanah.

Saat ini keluarga korban hanya tinggal di bawah tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina paska kebakaran yang menghanguskan 8 unit rumah penduduk, Rabu (3/6) lalu.

Hasan Basri (30) salah seorang korban mengatakan, Senin (8/6) kebakaran itu telah mengahabiskan semua surat-surat berharga dan barang-barang keluarga.

Korban kebakaran saat ini tak memiliki daya bagi pembangunan rumah meski ukuran kecil. Bantuan dan solidaritas masyakat umum sangat diharapkan, termasuk pakaian dan bahan makanan.

Hal yang sama juga disampaikan Alinafiah alias Koling (50) bahwa duka masih menyelimuti keluarga mereka dan hanya bisa berharap agar secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak, apalagi sebentar lagi memasuki Ramadan.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan, Iskandar Hasibuan yang mengunjungi keluarga korban, Sabtu meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk secepatnya membangun kembali rumah yang ditempati delapan kepala keluarga itu walau sederhana.

“Saya berharap pembangunan rumah korban kebakaran ini dapat dilakukan dengan secepatnya, sebab kondisi sudah mendesak dan tak mungkin lagi warga yang menjadi korban kebakaran terus  tidur di tenda darurat maupun menumpang di tempat keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Iskandar didampingi para jajaran pengurus teras organisasi seperti M. Rahim Nasution, H. Amran Nasution, Khoirul Amri menjelaskan, disamping bantuan pemerintah daerah, sumbangan dermawan maupun putra-putra dearah sudah berhasil diperantauan juga diharapkan.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri, selain makanan dan pakaian,  yang paling penting dibutuhkan warga saat ini adalah bantuan bahan bangunan supaya mereka bisa  kembali mendirikan rumah yang sudah hancur terbakar tersebut ,” tuturnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak selamanya Pulau Sumatra bernama Sumatra. Nama ‘Sumatra’ sejatinya tidak diketahui oleh penduduk di pulau itu. Berbagai nama dibubuhkan untuk pulau terbesar keenam di dunia ini oleh para penjelajah asing. Nama yang dikenal justru adalah Pulau Perca (atau Pritcho dalam dialek Melayu selatan) dan Indalas berdasarkan karya sastra Melayu yang merujuk pada pulau-pulau sekitar semenanjung […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 1)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Di Mandailing, berbagai macam bentuk ornamen (hiasan) tradisional dapat kita temukan pada bagian Tutup Ari dari Sopo Godang (Balai Sidang Adat) dan Bagas Godang (Rumah Besar Raja). Dalam bahasa Mandailing, ornamen-ornamen tersebut disebut bolang yang juga berfungsi sebagai simbol atau lambang memiliki makna-makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Mandailing. Di dalamnya terkandung […]

  • Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Selama ini publik Indonesia mengatahui Mochtar Lubis lahir di Padang, Sumatera Barat. Tak banyak yang tahu bahwa sastrawan dan jurnalis pejuang ini berdarah bangsawan Mandailing. Pun, sangat sedikit yang tahu rumah orangtua Mochtar Lubis. Ternyata rumah itu berada di Kotanopan, Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. “Kaget ketika akhirnya saya berada di rumah […]

  • Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ta m SIABU (Mandiling Online) – Kredibilitas Camat Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Edi Sahlan goyah. Pasalnya sang camat diterpa tuduhan dugaan korupsi dan pungli. Dugaan korupsi itu dicuatkan puluhan  anggota Serikat Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang melakukan unjukrasa ke kantor Kecamatan Siabu, Senin (19/12). Unjukrasa serupa juga dilakukan di DPRD Madina, Selasa (20/12). […]

  • Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akibatnya Tak Enak Karena Rasa Mandailing-nya Hilang PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu-lagu Mandailing diminta untuk menerapkan bahasa Mandailing yang asli, bukan bahasa campuran. Sebab, saat ini album lagu-lagu Mandailing yang beredar sudah jauh dari bahasa dan ejaan Mandailing itu sendiri. Demikian diungkapkan sejumlah warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Kamis (28/7/2016) terkait kekecewaan mereka  […]

  • PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    PNS harus Tahu Diri dengan Tupoksinya

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Untuk meningkatkan citra dan kinerja Pemkab Madina serta menjawab isu-isu miring terkait bobroknya kinerja aparaturnya, salah satu caranya, pegawainya harus tahu tugas pokok dan fugsi (tupoksi) nya. Dengan adanya persepesi bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus tahu diri dan menghargai tupoksi masing-masing, jelas akan mudah menjalan visi dan misi kepala daerah. Jika PNS tidak tahu […]

expand_less