Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pilkada Madina, Kuasa Hukum Ungkap Pelibatan Kadis Pendidikan, Kadis PMD dan Camat Morsip

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
  • print Cetak

Adi Mansar

JAKARTA (Mandailing Online) – Pasangan calon nomor urut 01 Pilkada Serentak 2020 Mandailing Natal menggugat dan meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan hasil pilkada yang memenangkan bupati petahana Dahlan Hasan Nasution, karena curang secara masif dan mengerahkan aparatur sipil negara tersistematis dalam memenangkan pilkada.

Kuasa hukum pasangan calon nomor urut 01 Sukhairi-Atika, Adi Mansar dalam keterangan persnya yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (12/1/2021), mengatakan berdasarkan kecurangan dan pelanggaran yang terjadi sehingga proses yang tidak lazim ini sangat mempengaruhi hasil dan merugikan Paslon 01 dan 03 dan menguntungkan Paslon 02.

“Maka tepat apabila Mahkamah membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal Nomor 2332/PL.02.6-Kpt/1213/KPUKab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Mandailing Natal 2020,” kata Adi Mansar dikutip Antara.

Pemilihan kepala daerah wakil kepala daerah secara serentak memang telah selesai, tetapi menurut dia ada beberapa daerah kabupaten kota yang pilkadanya serentak tetapi akhir masa jabatan kepala daerahnya tidak serta merta berakhir serentak pula.

Bupati Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal yang ikut Pilkada 2020 secara yuridis jabatannya berakhir Juni 2021, atau 6 bulan setelah pemungutan suara.

Jabatan yang masih panjang setelah pemungutan suara diduga menjadi senjata dan modal tersendiri bagi bupati petahana untuk melibatkan ASN, kepala desa, dan honorer untuk terlibat aktif mendukung paslon bupati yang petahana.

Bupati petahana Dahlan Hasan Nasution (Paslon 02) berpasangan dengan Aswin memanfaatkan ASN untuk aktif kampanye dan mendulang suara.

Misalnya menurut dia Pelaksana tugas Kadis Pendidikan Ahmad Gong Matua yang sengaja diangkat tanggal 21Juli 2020, ketika Kadis definitif masih bekerja hingga dimutasi 29 Juli 2020.

Diangkatnya Ahmad Gong Matua sebagai Plt Kadis Pendidikan katanya selain cacat hukum, juga diduga terbukti di masyarakat aktif ikut kampanye dan penyandang dana bupati petahana.

Kemudian diduga memerintahkan dan meminta seluruh camat di Kabupaten Mandailing Natal untuk mengamankan suara pada kecamatan masing-masing.

Misalnya, Camat Muara Sipongi bernama Aspa yang mengumpulkan kepala desa se Kecamatan Muara Sipongi dan diduga meminta uang kepada seluruh kades sebesar Rp3,5 juta untuk tambahan biaya yang disinyalir akan dibagikan kepada pemilih agar mendukung Dahlan-Aswin.

Dana desa itu disulap untuk modal bagi paslon 02 Dahlan-Aswin yang sengaja dicairkan menjelang pemungutan suara, proses tersebut ditengarai dikomandoi oleh Syahnan Batubara (Plt. Kadis PMD) Kabupaten Mandailing Natal.

BLT dana desa dicairkan pada 7-8 Desember 2020 untuk 158 Desa yang tersebar di Kabupaten Mandailing Natal dengan cara diantar ke rumah penduduk pada malam hari oleh perangkat desa.

Nilainya dana desa yang diantarkan ke rumah penduduk itu yakni sebesar Rp600.000. Kemudian, total uang BLT dana desa yang dibagikan mencapai Rp57 miliar.

Masifnya keterlibatan kades dan ASN untuk mendukung Paslon 02 kata dia terbukti ada satu perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dan beberapa laporan yang masih dalam tahap pemeriksaan.

Sejauh ini bantahan atau sanggahan belum diperoleh dari Kadis Pendidikan Madina, Kadis PMD Madina dan Camat Muarasipongi.

Sumber dicopy dari : Antara ( https://m.antaranews.com/berita/1941124/petahana-mandailing-natal-curang-tersistematis-dan-masif-digugat-ke-mk )

Editor untuk Mandailing Online : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengadilan Pidana Kairo pada Senin, 30 Mei 2016 memvonis Mohammed Badie dan 35 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman penjara seumur hidup terkait dengan kasus yang dikenal sebagai “Peristiwa Ismailia” di pertengahan 2013. “Peristiwa Ismailia” mengacu pada dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota-anggota Ikhwanul Muslimin di kota Ismailia menyusul kudeta militer tahun 2013 yang menggulingkan […]

  • 11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh Badan Legislasi DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak melulu berfaktor dana sekretariat DPRD Madina. Beberapa ranperda dari 11 Ranperda itu ada yang sangat krusial sehingga membutuhkan koordinasi mutlak dengan lembaga terkait di Jakarta. Sejatinya perencanaan pengajuan 11 harus dimatangkan sebelum pengesahan APBD 2013 agar tak terbentur anggaran […]

  • Bupati dan Perwakilan CPNS Berangkat ke Jakarta 22 Juni

    Bupati dan Perwakilan CPNS Berangkat ke Jakarta 22 Juni

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Pelamar CPNS Umum Madina Formasi 2013, Parlin Parlindungan menyatakan, Jum’at (13/6/2014) pihaknya dan bupati Madina akan berangkat ke Jakarta pada 22 Juni mendatang. Keberangkatan ke Jakarta dalam rangka bertemu langsung dengan KemenPAN untuk melakukan dialog persoalan pengumuman hasil ujian CPNS Umum Madina tahun 2013 yang belum di umumkan. Kesepakatan […]

  • Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diharapkan jangan ragu-ragu menerbitkan kebijakan tentang membunuh harimau yang telah meneror dan membunuh manusia di Kecamatan Muara Batang Gadis. Baik bupati maupun wakil bupati tidak akan tersandung hukum ketika menerbitkan surat keputusan tentang memburu harimau yang telah menelan korban jiwa manusia. Sudah hampir 7 tahun teror harimau […]

  • Kenaikan Harga Cabe, Di Duga Ulah Si Tengkulak

    Kenaikan Harga Cabe, Di Duga Ulah Si Tengkulak

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan: Minggu – minggu terakhir ini beralatan dapur bernama cabe menjadi perhatian. Benda unik berwarna merah ini, sejak awal tahun 2011 menjadi perbincangan masyarakat Kabupaten mandailing Natal ini. Cabe pun jadi ulasan media massa . Pasalnya, rasa pedas yang menyertai rasanya, ternyata berimbas pada harganya yang kian naik di awaltahum 2011 ini. Benda unik yang […]

  • Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pj Bupati Mandailing Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan akan memanggil PT Gruti Lestari Pratama (GLP) terkait belum jelasnya kebun plasma terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Taufik Lubis kepada MedanBisnis, Rabu (27/10), di Panyabungan. Menurut Taufik, persoalan plasma merupakan hal yang wajib bagi setiap perusaan perkebunan yang diperuntukkan untuk mesyarakat sekitar. Apalagi, perusahaan itu […]

expand_less