Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • print Cetak

Tan Gozali

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tragedi Sibanggor menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, khususnya warga Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi. 

Tragedi keracunan zat H2S itu menewaskan 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit pada 25 Januari 2021 ketika pihak PT SMGP melakukan pembukaan sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II.

Hingga kini pun, para petani takut ke sawah pada hamparan yang berada di wilayah kerja PT SMGP.

Demikian disampaikan oleh jajaran pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal pada konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Panyabungan, Kamis (4/2/2021). 

Ketua KNPI Mandailing Natal, Tan Gozali mengatakan bahwa investigasi yang dilakukan Direktorat Jenderal EBTKE telah menyimpulkan bahwa insiden yang merengut korban jiwa itu suatu mal operasional oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).

Untuk itu KNPI dengan tegas menyatakan bahwa air mata masyarakat harus dibayar dengan penutupan PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi) dan mencabut izin PT SMGP di Mandailing Natal.

Pernyataan KNPI Mandailing Natal ini kata Tan Gozali, dengan melihat dampak aktivitas perusahaan selama ini.

Sebab, bukan kali ini saja perusahaan menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya juga sudah menimbulkan korban, yakni dua tewas di kolam milik perusahaan di Sibanggor Jae. 

“Belum lagi terkait soal sejumlah pipa yang terpasang di dekat pemukiman warga, yang sudah beberapa kali mengalami kebocoran yang membuat warga di sekitar mengalami pingsan,” katanya.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, penutupan perusahaan dirasa lebih sebanding untuk membayar air mata masyarakat. Sebab, insiden itu merupakan kelalaian yang berasal dari perusahaan sendiri.

Dan, pemerintah daerah harusnya hadir di tengah-tengah masyarakat dan ikut memperjuangkan kepentingan masyarakat. 

“Banyak hal yang seharusnya dikaji dulu dan dipertimbangkan sebelum perusahaan kembali memulai aktivitasnya. Bagaimana soal warga di sekitar lokasi sumur, berapa jarak radiusnya, apakah harus direlokasi? Apakah warga tetap bisa berladang saat perusahaan kembali beraktivitas? Ini kan harus dikaji dan menjadi pertimbangan. Peran pemerintah daerah harus hadir untuk kepentingan masyarakat. Dan keselamatan masyarakat harus dijamin karena itu yang paling utamanya,” jelasnya. 

KNPI Madina juga turut menyesalkan kebijakan Kementerian ESDM yang menerbitkan kembali izin operasional PT SMGP di tengah proses penyelidikan kepolisian dan persoalan tuntutan warga yang belum selesai. 

“Ijin yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM, (KNPI) menilai telah menciderai hati nurani masyarakat Kabupaten Mandailing Natal. Saat ini proses penyelidikan kepolisian dan tuntutan warga belum selesai, tapi malah perusahaan kembali beraktivitas,” pungkasnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Pelajar SMK Negeri 1 Siabu Terjaring Operasi Sayang

    Lima Pelajar SMK Negeri 1 Siabu Terjaring Operasi Sayang

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Sebanyak 5 pelajar terjaring dalam Operasi Sayang terhadap pelajar di wilayah Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Kamis  (30/7). Kelima pelajar itu adalah laki-laki yang berkeliaran di luar sekolah pada waktu belajar berlangsung. mereka diciduk dari salah satu warung. Kelimanya siswa SMK Negeri 1 Siabu. Operasi ini dilakukan Satpol PP Madina […]

  • Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bersama Ketua Tim Investigasi atas dugaan kasus suap di MK, Refly Harun (tengah) dan Anggota Tim Investigasi Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, sidang sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang melibatkan pasangan dari “incumbent” terbukti curang. “Dari 190 kasus lebih yang ditangani […]

  • FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris […]

  • Pramono Anung: PP No 99 Tahun 2012 tak perlu direvisi

    Pramono Anung: PP No 99 Tahun 2012 tak perlu direvisi

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – Napi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, menuntut agar PP Nomor 99 Tahun 2012 ditinjau ulang. Sebab, PP tersebut dinilai telah mengebiri hak mereka. Dalam PP tersebut, napi narkoba, terorisme dan korupsi tidak akan mendapat remisi. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai, PP tersebut tidak perlu dilakukan revisi. Sebab, […]

  • Atika: Pendidikan Islam Benteng Utama Generasi Penerus

    Atika: Pendidikan Islam Benteng Utama Generasi Penerus

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut Atika Azmi Utammi Nasution menekankan yayasan pendidikan islam benar benar menjadika benteng pertahanan sekaligus tempat pembinaan karakter ahklak mulia. Selain itu, dia menyebutkan pendidikan merupakan sektor utama yang harus diprioritaskan dan menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa dalam pembangunan kedepan. “Perlu kita tekankan agar […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

expand_less