Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Batang Natal “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
  • print Cetak

Jeritan rakyat di Kecamatan Batang Natal sangat nyaring. Tetapi telinga pejabat Pemkab Madina seperti tuli.

Bahkan, Madina saat ini bagai kabupetan tak berhukum. Buktinya tambang tambang emas liar di sepanjang sungai Batang Natal terus menjarah tanpa menghiraukan jeritan rakyat.

Pemkab Madina bagai penguasa ompong. Tak bertaring menyetop para mafia tambang.

Para mafia tambang pun sepertinya sudah menganggap Pemkab Madina pemerintahan lemah yang tak mampu menghardik mereka.

Maka mafia mafia tambang emas itu pun dengan rakus menghajar bantaran Sungai Batang Natal menyebabkan arus sungai menjadi kotor keruh kelat yang kelak dikhawatirkan menyemai bibit bibit penyakit di tubuh warga.

Di sepanjang sungai itulah warga desa mandi, cuci piring, cuci baju hingga berwudu.

Air sungai itu telah menjadi sumber kehidupan bagi warga di desa desa sepajang alirannya di Kecamatan Batang Natal.

Tetapi airnya kini sudah tercemar oleh mafia tambang dan oleh ketidakmampuan bertindak pemerintah daerah.

Bukan saja bagi kehidupan manusia, juga merusak ekosistem hingga keanekaragaman hayati.

Lantas, apa fungsi pemerintah daerah jika tak mampu menjamin ekosistem bagi hajat hidup rakyatnya?

Rakyat itu tak punya kekuatan di hadapan mafia tambang. Kepada pemerintahlah mereka berharap menegakkan aturan.

Rakyat menjerit sejerit jeritnya. Berbulan bahkan sudah setahun lebih jeritan rakyat itu bagai tangisan tanah.

Tetapi jeritan mereka tak didengar. Jika didengar tentu sejatinya sudah ada tindakan konkrit menyetop kegiatan tanbang itu.

Bahkan bupati yang berasal dari Kecamatan Batang Natal itu pun terkesan belum mampu bertindak dengan tegas.

Berdasar data dari pihak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Madina yang diperoleh Mandailing Online, Rabu (24/6/2020) bahwa aktivitas tambang tambang emas sepanjang Sungai Batang Natal di Kecamatan Batang Natal belum memiliki izin.

Itu dibuktikan belum adanya rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup kepada KPPTSP Madina.

Sampai kini jumlah exapator alias beko sudah mencapai nyaris 100 unit dari puluhan pengusaha tambang itu tiap hari beroperasi menggali bantaran sungai.

Melenggang-kangkungnya para mafia tambang ini menimbulkan dugaan di benak rakyat, tentang apakah para pejabat telah ikut menikmati aliran dana hasil hasil tambang itu dalam betuk sogokan sehingga tak lagi bernyali di hadapan mafia tambang?

Sehingga pemkab pura pura tuli? Entahlah.

Yang pasti gambaran ini sudah seperti ungkapan populer : “anjing menggonggong kafilah berlalu”. (redaksi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perekaman e-KTP di Asahan Baru Capai 56%

    Perekaman e-KTP di Asahan Baru Capai 56%

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisaran. Sebelum Kementerian Dalam Negeri memperpanjang pelaksanaan pelayanan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di 197 kabupaten/kota di Indonesia, Kabupaten Asahan telah melakukan perekaman 56% e-KTP. Dengan demikian, masih akan dilakukan perekaan terhadap 44% wajib e-KTP bagi seluruh warga Asahan. “ Karena pelayanan masal e-KTP diperpanjng hingga 30 April 2012, maka Asahan hanya mengejar ketinggalan 44% […]

  • Jalan Tak Pernah Bagus, 6 Desa Merasa Anak Tiri

    Jalan Tak Pernah Bagus, 6 Desa Merasa Anak Tiri

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Enam Desa di Muara Batang Gadis merasa anak tiri, karena jalann tak pernah bagus sejak Indonesia merdeka. Kondisi jalan ke sana jenis liat yang sulot dilalui kenderaan roda dua jika musim penghujan. Gerak ekonomi dan mobilisasi sosiala menjadi rendah akibat akses jalan yang parah. Pun biaya transportasi sangat […]

  • Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menganggarkan senilai Rp2,7 triliun untuk perbaikan jalan provinsi. Ploting terbanyak diproyeksikan untuk jalan provinsi yang ada di wilayah Tabagsel, sebesar Rp 649,1 miliar. Untuk wilayah Mandailing Natal (Madina) diplot sebesar Rp169 miliar. Alokasi anggaran APBD Sumut tahun 2022 ini dilaksanakan secara multi years. “Pemprov Sumut, dalam […]

  • Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    Unjuk Rasa Implementasi Kekecewaan Warga Singkuang I

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Mandailing Natal (Madina) Teguh W. Hasahatan Nasution mengatakan unjuk rasa warga Desa Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, di areal perkebunan milik PT Rendi Permata Raya merupakan implementasi kekecewaan terhadap lambannya proses realisasi kewajiban perusahaan membangun kebun plasma. “Apa yang kita […]

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

  • Siswa Disiapkan Hadapi UN

    Siswa Disiapkan Hadapi UN

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah Siswa SLTA yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 6.673 orang, terdiri dari 4.622 murid SMA/Aliyah. 2051 murid SMK. UN akan dilaksanakan secara serentak mulai 15 hingga 19 April mendatang. Sejauh ini pihak Dinas Pendidikan Madina mengaku sudah melakukan pembinaan terhadap para murid menghadapi UN […]

expand_less