Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Di Madina, Minyak Tanah Langka dan Mahal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Sep 2010
  • print Cetak

Minyak tanah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) langka. Kalau pun ada harganya melambung hingga mencapai Rp8 ribu per liter. Kondisi ini memaksa warga yang memasak menggunakan kompor minyak beralih memakai kayu bakar.

Salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Suryani (24), mengaku, pihaknya kesulitan memeroleh minyak tanah. Padahal, minyak tanah merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari.

“Sekitar 200 rumah tangga di desa ini masih menggunakan kompor biasa untuk memasak dan tidak ada yang memakai kompor gas,” kata Suryani, kepada METRO, Selasa (7/9).

Suryani menambahkan, sejak sebulan terakhir seluruh warga terutama IRT kesulitan mencari minyak tanah. Padahal, sebelumnya minyak tanah mudah diperoleh tetapi yang terjadi sekarang warga kehilangan jejak untuk mendapatkan bahan bakar tersebut. Sebenarnya, sambung Suryani, minyak tanah datang ke pangkalan di Desa Lumban Dolok sekali dalam 2 minggu. Namun, banyak warga yang tak kebagian. Oleh sebab itu, warga yang tidak kebagian terpaksa beli di pengecer minyak tanah. Tapi, ironinya harga di pengecer mencekik leher.

“Bahkan pengecer menjualnya Rp8 ribu per liter. Padahal, harga minyak tanah normalnya hanya Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per liter,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Fatimah, IRT Kelurahan Sigalapang, Kecamatan Panyabungan. Menurutnya, untuk memeroleh 5 liter minyak tanah, ia harus menunggu beberapa jam antrean. “Apakah ini memang disengaja oleh orang-orang tertentu yang ingin meraup keuntungan yang lebih banyak, kami tak tahu tapi kami yakin seperti itu,” ujar Fatimah.

Diceritakannya, terakhir kali mendapatkan minyak tanah di Panyabungan sejak 2 pekan lalu dan saat itu juga mereka hanya memperoleh 5 liter. “Saat ini saja kami harus pasrah untuk menukar bahan bakar kami dengan kayu bakar dengan mencarinya keliling ke desa-desa dekat Panyabungan,” terang Fatimah mengakhiri.

Sementara salah satu pengecer minyak tanah di Desa Lumban Dolok, Munawati (42), menambahkan, harga jual minyak tanah naik sebesar itu karena mereka sebagai pengecer pun membeli minyak tanah dengan harga yang cukup mahal. Dan itu didapat berasal dari luar kecamatan, karena dari pangkalan di Kecamatan Siabu tidak ada diperoleh dua hingga tiga pekan terakhir ini. (wan)
Sumber: Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu. Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina […]

  • APBD Madina Disahkan 784 Milyar

    APBD Madina Disahkan 784 Milyar

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mengesahkan Anggaran Belanja Daerah Tahun 2013 sebesar Rp.784.360.051.923 pada rapat paripurna, Kamis (17/1). Sementara dari sisi pendapatan daerah jumlahnya sebesar Rp.780.360.051.923, sehingga ada defisit sebesar 4 milyar. Namun, defisit ini tertutupi oleh pembiayaan daerah yang sebasar 4 milyar, sehingga silpa menjadi Rp.0. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD […]

  • Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun antri selama berjam jam, tidak menyurutkan niat Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )  untuk mendapatkan bantuan beras jenis bulog 10 kg. Bantuan beras tersebut merupakan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) untuk keluarga miskin yang dilakukan pendistribusiannya melalui kantor Pos Indonesia. Kata Husein, Branch Manajer Kantor Pos Cabang Panyabungan Kota Jum’at 17/2/2024. […]

  • Musda Golkar Madina, H. Aswin Terpilih Aklamasi

    Musda Golkar Madina, H. Aswin Terpilih Aklamasi

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Aswin Parinduri terpilih secara aklamasi untuk memimpin kembali DPD Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode 2020-2025. Aklamasi itu berlangsung pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI DPD Partai Golkar Madina, Rabu (26/8/2020) di Aula Hotel Abara, Panyabungan. Aswin merupakan calon tunggal di Musda itu. Dengan demikian Aswin akan menjadi ketua DPD Golkar […]

  • Bio Data Calon Bupati Madina, Yusuf Nasution

    Bio Data Calon Bupati Madina, Yusuf Nasution

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : Drs. H. M. YUSUF, M.Si Lahir                  : 15 Juni 1964 Alamat               : Jl. Suka Maju No. 40 Dalan Lidang, Panyabungan Motto Hidup     : Berkarya Bagi Masyarakat, Nusa dan Bangsa     PENDIDIKAN FORMAL SD       : Pemnas (1971-1977) SMP     : N.XV (1977-1981) SMA    : Prayatna (1981-1984) S1        : Universitas […]

  • Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik panas dua kubu Fraksi Partai Golkar di Senayan mereda. Kedua kubu yang berseteru sepakat menunggu hasil rapat paripurna DPR yang dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (2/4) untuk mengetahui siapa yang berhak memimpin fraksi partai berlambang pohon beringin itu. Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan mediasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia […]

expand_less