Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode

Catat Rekor, Bus ALS Armada Penjelajah Terjauh di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) adalah armada pemilik rute perjalanan terjauh di Indonesia.

ALS pun merupakan salah satu perusahaan otobus legendaris dari tanah Sumatera. 

Bus ini memiliki keunikan tersendiri karena ada armadanya yang mengangkut penumpang sekaligus barang di bagian atapnya.

Seperti apa sejarah ALS?

Dikutip dari situs Traveloka, PO ALS pertama kali beroperasi pada 1966 di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Perusahaan ini didirikan oleh H. Sati Lubis dan beberapa pendiri lainnya.

PO ALS awalnya hadir dengan nama PT Pengangkutan dan Industri Antar Lintas Sumatera di Kotanopan, Mandailing Natal. Rute yang ditawarkan pun juga terbatas, yaitu trayek pulang pergi Medan-Kotanopan dan Medan-Bukittinggi, menggunakan bus Chevrolet C50.

Di masa-masa awal beroperasi, dikatakan hampir semua daerah di Sumatera masih sangat sulit diakses kendaraan lantaran infrastruktur jalan yang tidak memadai. Namun, hal ini tidak menjadi hambatan, bahkan pada 1972, ALS justru menambah trayek baru untuk rute Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Lampung. ALS juga memindahkan kantor pusatnya ke Medan untuk memperlancar kegiatan operasional bisnis.

PO ALS mencapai masa jayanya ketika Pelabuhan Merak dan Bakauheni terhubung melalui pelayaran Kapal Feri pada 1980. Dengan membuka sejumlah trayek langsung menuju berbagai wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, ALS menjadi lebih dikenal luas masyarakat sebagai bus lintas Jawa-Sumatra.

Hingga kini, PO ALS masih terus eksis di industri transportasi bus Tanah Air. ALS melayani berbagai rute perjalanan pulang-pergi, seperti Medan-Jakarta, Medan-Bandung, Medan-Malang, dan yang terjauh adalah Jember-Medan (PP) yang berjarak sekitar 2.839 km, dengan waktu tempuh 49 jam.

Seperti pernah dijelaskan Ketua Umum BusMania Community, Zaenal Arifin, saat ini PO ALS, masih menjadi perusahaan otobus dengan trayek terjauh. Bus-bus yang memiliki trayek terjauh, sebagian besar memang dipegang bus-bus asal Sumatera.

“Banyuwangi-Aceh, Jember-Medan. Itu busnya PO ALS. Memang untuk rute terjauh masih dipegang dia. Dan kalau diukur secara jarak, itu kayak dari ujung Eropa (Barat) ke ujung Eropa (Timur),” kata Zaenal dihubungi detikOto, belum lama ini.

Jika dibandingkan dengan jarak antar negara di benua Eropa, trayek Jember-Medan (PP) yang berjarak 2.839 km tersebut lebih jauh dari jarak Amsterdam (Belanda) ke Moskow (Rusia) 2.433 km atau jarak dari Berlin (Jerman) ke Ankara (Turki) 2.639 km

PO ALS sendiri menawarkan 4 pilihan kelas, seperti kelas AC-Toilet, kelas Non-Toilet, kelas AC-Toilet 28 Seat, dan kelas Super Eksekutif. Sementara untuk harga tiketnya, antara Rp 415.000 hingga Rp 616.000.

Sumber: Detik.com
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades dan Sekdes Jambur Baru Batang Natal Milih Bungkam Terkait APBDes 2024-2025

    Kades dan Sekdes Jambur Baru Batang Natal Milih Bungkam Terkait APBDes 2024-2025

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): terkait pembukaan jalan Unte Albung di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal. Kepala Desa Riswan Haedi memilih bungkam saat dikonfirmasi. Yang sama dilakukan Sekretaris Desa Nurlatifah Nasution. Bumkamnya Kades dan Sekdes terhadap alokasi APBDes tahun 2024-2025 desa jambur baru, memperkuat dugaan warga adanya praktek KKN pada APBDes. Kurang […]

  • Ekonomi Syariah Itu Memanusiakan Manusia

    Ekonomi Syariah Itu Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom Karyawan swasta, tinggal di Sibolga PT Bank Syariah Indonesia Tbk berencana melakukan kolaborasi dan sinergi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi. Tujuannya untuk pengembangan ekonomi syariah.( https://finance.detik.com) Melihat bagaimana hari ini ekonomi indonesia mulai melirik sistem ekonomi syariah yang membuat BSI menjadi Top 10 BANK syariah global berdasarkan kapitalis […]

  • Jaksa Terus Dalami Dugaan Korupsi Konservasi Pasanggrahan Kota Nopan

    Jaksa Terus Dalami Dugaan Korupsi Konservasi Pasanggrahan Kota Nopan

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Dugaan korupsi pembangunan konservasi pasanggrahan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kecamatan Kota Nopan ,Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bernilai Rp.2,398.646.000,00 dianggarkan di APBD Pemprovsu tahun 2022 dan dikerjakan CV.Sinar Jaya Abadi ( SJA ) terus di dalami Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mandailing Natal. informasi terakhir yang didapat […]

  • Penangkapan 13 Warga Batahan I, Polres Madina Harus Arif

    Penangkapan 13 Warga Batahan I, Polres Madina Harus Arif

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyidik Polres Madina harus bijak dan profesional dalam melakukan proses penyidikan terhadap 13 warga Batahan I yang ditangkap atas tuduhan mencuri buah sawit. 13 warga Batahan I Kecamatan Batahan, Mandailing Natal (Madina) ditangkap pelisi Kamis pekan lalu atas tuduhan mencuri ketika memanen buah sawit di lahan perkebunan yang dinyatakan status stanpass […]

  • Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hemat kita, persoalan Indonesia itu adalah infrastruktur. Jika pilihan menunggu tumbuh dulu indutri dan perdagangannya baru muncul jalan tol tentu itu adalah kebijakan klasik yang membuat kita begini-begini saja sejak berdiri RI. Sebaiknya pemerintah (indonesia atau sumut) harus keluar dari candu kebijakan klasik itu, sebab jalan tol dan pelabuhan merupakan poin penting menggenjot pertumbuhan industri […]

  • Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 1)

    Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Menghadapi perubahan bukanlah hal mudah. Proses adaptasi membutuhkan setiap orang dalam organisasi untuk membangun pola pikir dan kebiasaan berbeda, dan hal itu menuntut upaya keras untuk keluar dari zona kebiasaan yang nyaman menuju sebuah ketidakpastian. Yang namanya ketidakpastian, bagi sebagian orang sangatlah menantang, namun bagi sebagian yang lain justru menjadi masalah. Proses adaptasi yang menjadi […]

expand_less