Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bupati Harus Tegas Menuntut Pertanggungjawaban PT SMGP

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua PPP Madina Muhammad Irwansyah Lubis/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution diminta harus tegas menuntut pertanggungjawaban PT SMGP atas keracunan yang menimpa warga Desa Sibanggor Julu pada Minggu (6/3) lalu.

Hal itu disampaikan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina Muhammad Irwansyah Lubis, Jumat (11/3).

”Lima hari pascakejadian, suara dan desakan yang mengecam dan meminta PT SMGP ditutup menguat dengan kencang. Ini bisa dipahami karena perusahaan ingin terkesan lepas tangan dari kejadian itu,” katanya.

Mantan anggota DPRD Madina ini menyebutkan, meskipun perusahaan berdalih tidak ada kebocoran H2S, tapi bukan berarti perusahaan lepas tanggung jawab terhadap 58 warga Desa Sibanggor Julu yang harus dilarikan ke rumah sakit.

“Itu terjadi setelah perusahaan melakukan welltest di wellpad AAE 5 Sibanggor Julu. Jangan lupa, kejadian serupa pernah terjadi tahun lalu dan menewaskan 5 orang,” sebutnya.

Untuk itu Irwan menilai Bupati Madina mengakomodir tuntutan dan desakan masyarakat sehingga lebih terarah.

“Pemda melalui Bupati harus benar-benar hadir dan bersikap tegas dalam menuntut pertanggung jawaban PT. SMGP ini. Bukan hanya tanggung jawab terkait biaya perobatan dan kompensasi terhadap korban dan warga sekitar,” pintanya.

Menurut Irwansyah setidaknya ada 4 poin pertanggungjawaban perusahaan. Pertama, tanggung jawab biaya pengobatan warga yang keracunan. Kedua, kompensasi yang tidak mengikat.

Ketiga, pertanggungjawaban hukum atas kelalaian yang merugikan orang lain dan pencemaran/kejahatan lingkungan. Keempat, tanggung jawab administrasi berupa kondisi objektif keberadaan perusahaan.

Warga Sibanggor Julu saat Dilarikan ke Rumah Sakit.

Untuk itu Irwan meminta Bupati agar merekomendasikan evaluasi IUP karena insiden yang terus berulang dan meminta Kementerian ESDM mengganti perusahaan pengelola kepada yang lebih profesional.

“Kemudian merekomendasikan kepada kementerian ESDM agar lebih memperhatikan dan memperketat pengawasan dan pembinaan pengelolaan proyek PLTP,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Irwansyah Lubis juga meminta Pemkab Madina merekomendasikan kementerian ESDM agar meninjau ulang AMDAL proyek PLTP ini sehingga segala risiko dan dampak proyek ini terhadap lingkungan dan warga sekitar dapat terantisipasi dengan baik.

“Ingat, pascakejadian tahun lalu perusahaan telah mendapat SP1 dari kementerian. Namun, sayangnya hingga hari ini proses hukum tidak jelas,” tegasnya.

“Jangan sampai hal serupa juga terjadi pada kejadian ini,” tambahnya.

Irwan mengaku mendukung statemen Bupati yang meminta pertanggungjawaban perusahaan terkait keracunan warga pada Minggu lalu.

“Tapi, dalam hemat kami relokasi warga tidak menjadi pilihan karena ini akan sangat merugikan masyarakat dan desa itu telah menjadi ikon tersendiri dengan rumah ijuknya. Ini warisan leluhur,” terang Irwan.

“Lagian kenapa harus warga kita yang direlokasi, kenapa bukan mereka saja yang hengkang dari Madina?” tutup Irwan dengan penuh tanda tanya.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Keberangkatan Umrah, Atika Minta Jemaah Saling Jaga

    Lepas Keberangkatan Umrah, Atika Minta Jemaah Saling Jaga

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution melepas 120 jemaah umrah yang berangkat dari Majelis Taklim Baitul Bukhori, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina, Sumut, Selasa (8/11/2022). Sebelum berangkat, Ustad H Yusuf Amirul atau yang lebih dikenal dengan Tuan Nalomok mengajak para jemaah membaca salawat agar diberi kelancaran dan […]

  • Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini banyak yang terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak memasak akibat minyak tanah yang masih langka. Sementara, program konversi gas elpiji 3 kg di daerah ini belum berjalan. “Minyak tanah hingga kini masih langka di Panyabungan, warga pun kini banyak yang kembali menggunakan […]

  • Mari Membangun Negara Bersama Pajak

    Mari Membangun Negara Bersama Pajak

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Jony, SE, M.Si, CA, CPMA, CPHCM Halo Seluruh pembaca Mandailing Online. Salah satu elemen terpenting penerimaan negara adalah pajak. Penerimaan negara dari pajak ini menjadi tulang punggung negara dalam belanja negara, pembiayaan pembangunan dan gaji untuk Aparatur Negara. Sebagai inti dari roda perekonomian negara, penerimaan pajak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah negara ini melalui […]

  • Madina Masuk Kategori Daerah Rawan Bencana Type A

    Madina Masuk Kategori Daerah Rawan Bencana Type A

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 16Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution menyataan bahwa daerah ini masuk ketegori daerah rawan bencana alam type A alias sangat rawan. Pernyataan ini mengikuti indeks bencana secara nasional. Jenis-jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, angin puting beliung dan ancaman gunung berapi. Itu disampiakan wakil bupati […]

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • 8.000 Ha Lahan Warga Diserobot PT Sumatera Riang Lestari, Dikhawatirkan Picu Trgaedi Berdarah

    8.000 Ha Lahan Warga Diserobot PT Sumatera Riang Lestari, Dikhawatirkan Picu Trgaedi Berdarah

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Seluas 8.000 hektar tanah warga di Desa Maringging, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas) diserobot PT Sumatera Riang Lestari (SRL) secara sepihak dan dikhawatirkan akan memicu tragedi berdarah seperti yang terjadi di Mesuji, Provinsi Lampung. “Maka Poldasu dan jajarannya diminta untuk mengantisipasi dampak dari persoalan itu. Sebab sesuai laporan warga, tindakan pembabatan lahan […]

expand_less