Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Ketidakpastian Nasib Honorer

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
  • print Cetak

Honorer Menyampaikan Aspirasi/Google.

PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Ketidakpastian nasib sedang menyelimuti honorer Tenaga Suka Rela (TKS) di Mandailing Natal (Madina). Situasi ini bermula saat kepala OPD mengeluarkan surat edaran pada awal januari 2022 yang menyebutkan masa bakti tenaga honorer untuk tahun 2021 telah berakhir.

Sejak saat itu sampai hari ini, Rabu (20/4) baik gaji maupun SK penugasan untuk tahun 2022 belum juga dikeluarkan oleh pemerintah.

Situasi semakin tidak menentu karena ada beberapa TKS yang dipanggil kembali untuk bekerja meski tanpa SK. Ketiadaan SK ini mengakibatkan penggajian tidak menentu.

Situasi guru TKS jauh lebih rumit. Pasalnya, sesuai pernyataan beberapa sekolah bahwa Kepala Dinas Pendidikan Lis Mulyadi Nasution dalam rapat beberapa waktu lalu telah mengembalikan penggajian guru TKS ke masing-masing sekolah tanpa ketentuan besaran gaji.

Selain itu, kepala sekolah juga diberikan kewenangan memberhentikan TKS jika keuangan sekolah tak mampu menampung gaji.

Ketidakpastian besaran gaji ini membuat banyak kepala sekolah kebingungan. Bahkan dari penelusuran di lapangan ada kepala sekolah yang berencana untuk merumahkan TKS.

“Tidak ada (gaji) sama sekali. Awal-awalnya kami (TKS) malah mau dirumahkan kepala sekolah. Namun, kami minta tolong ke wakil kesiswaan untuk tetap masuk agar data kami di dapodik tetap aktif,” kata sumber Mandailing Online yang enggan namanya dituliskan.

Sumber tersebut menambahkan bahwa guru TKS tidak menerima gaji sepeser pun sejak Desember 2021. Padahal katanya untuk mendapat SK yang ditandatangani Bupati para honorer membayar sampai belasan juta.

“Waktu itu bervariasi, ada yang sampai 17 juta,” terangnya ketika dihubungi Selasa (19/4).

Tidak hanya itu, ia menjelaskan dalam pengurusan perpanjangan SK pada tahun-tahun sebelumnya pihak korwil biasanya meminta uang sampai 2 juta rupiah per TKS.

“Tahun lalu bervariasi, tergantung korwilnya. Ada yang sampai 2 juta per orang. Untuk Korwil Kota kita hanya diminta uang minum,” jelasnya.

Nasib lebih baik diterima oleh WL. Honorer di salah satu SMP ini mengaku masih menerima gaji 100 ribu rupiah.

“Ada (gaji), tapi kepala sekolah cuma sanggup gaji kami 100 ribu. Tapi, aku gak tahu apa 1 bulan yang 100 ribu itu apa 3 bulan,” ujarnya.

Honorer yang telah bertugas sejak tahun 2012 ini juga membenarkan adanya jual beli SK bertanda tangan Bupati.

“Kalau itu (bayar SK) dulu aku gak ada, tapi ada kawanku bayar 20 juta,” katanya.

Untuk itu ia pun berharap pemerintah peduli dengan kondisi dan keadaan yang mereka hadapi agar dalam bekerja bias lebih maksimal.

Sementara itu, terkait penyebab belum keluarnya SK penugasan TKS untuk tahun 2022, baik Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kaban Kepegawaian Daerah maupun Kadisdik Lis Mulyadi Nasution ketika dikonfirmasi kompak tidak memberi jawaban.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Penurunan pendapatan angkutan pedesaan menurun sekitar 75 persen dalam 3 pekan terakhir. Itu diungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Mandailing Natal, Palit Nasution menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (7/4/2020). “Kondisi itu sudah sekitar 3 pekan,” ujar Palit. Menurutnya, faktor penurunan itu akibat penurunan perekonomian masyarakat dampak pendemi Corona dan […]

  • Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 351 Orang Jemaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) 15, sore ini Senin 27/5/2024 kembali diberangkat dari Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, menuju Asrama Haji Medan. Dari Calhaj yang berangjat hari ini, 2 terpaksa ditunda keberangkatan nya karena sakit. ” 351 calhaj terbagi dari 131 laki-laki, 220 perempuan, dan 7 […]

  • Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding di DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina besok Selasa (2/9/2014) masih belum jelas. Oji Ganding masih menghadapi kendala izin keluar dari Lembaga Pemasayarakatan Sipapaga Panyabungan, sebab hingga malam ini pihak penjara mengaku belum ada menerima permohonan izin […]

  • Kades Jambur Baru Diperiksa Inspektorat Terkait Dugaan Perusakan Aset Daerah Demi Proyek Jalan Desa

    Kades Jambur Baru Diperiksa Inspektorat Terkait Dugaan Perusakan Aset Daerah Demi Proyek Jalan Desa

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online-Mandailing Natal – Riswan Haedy, Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina), hari ini Kamis 2/4/2026 diperiksa oleh Inspektorat Madina. Ia didampingi 6 orang, termasuk perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Pemeriksaan ini terkait dugaan perusakan aset daerah berupa jalan lingkungan yang dibangun tahun 2022 dengan dana APBD Madina. Riswan […]

  • Era Tranparansi Madina Dimulai

    Era Tranparansi Madina Dimulai

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu ciri pemerintahan yang baik adalah transparansi. Dengan transparansi publik lebih bisa mengawasi kinerja pemerintah. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan memasuki era transparansi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat membuka acara launching Digitalisasi Transaksi Penerimaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal di gedung serbaguna […]

  • Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Persoalan lahan eks PTPN 2 Kebun Sei Semayang, sepertinya tak ada habisnya. Bahkan, masalah ini terus meluas. Buktinya, karena tak ada solusi dan penyelesaian dari instansi terkait, puluhan warga Kota Binjai yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani mencoba menguasai lahan eks PTPN 2 tersebut, Jumat (22/4). Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian […]

expand_less