Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

250 Napi hanya Dijaga 20 Petugas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


Rochidam Kalapas Panyabungan
MADINA-

Sedikitnya 250 narapidana atau biasa disebut napi di Lapas Klas II B Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hanya dijaga 20 petugas.
Hal ini terungkap pada serah terima jabatan (Sertijab) Rochidam BcIP SSos MSi menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) klas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (22/2). Rochidam menggantikan Bambang Basuki BcIP SH.
Bambang Basuki, Kalapas yang melepas jabatannya, mengatakan, ia telah bertugas di Lapas Panyabungan selama 2 tahun 10 bulan 22 hari. Hal itu merupakan suatu pengabdian besar dalam melakukan pembinaan kepada warga penghuni Lapas klas II B Panyabungan. Sebab, prinsip pembinaan yang ditanamkannya, diawali dari segi keagamaan. Dalam seminggu ada 2 kali pengajian di Lapas itu.
“Saya bersyukur dan senang bertugas selama hampir 3 tahun di Madina. Selama menjabat tak ada persoalan-persoalan yang cukup penting dan seluruhnya kooperatif. Semoga pejabat baru bisa melanjutkan apa yang telah ada dan tetap berupaya meningkatkan pelayanan di lapas ini,” sebut Bambang.
Bambang yang akan bertugas di sebagai Kalapas Klas IIB di Tanjung Balai, menambahkan, saat ini, jumlah napi di Lapas Panyabungan sekitar 250 orang dengan kapasitas ruangan 300-an orang.
“Mereka dilatih dengan sejumlah keahlian baik merakit jaring ikan dan keahlian sebagainya, di samping pembinaan agama,” sebutnya.
Namun, sambungnya, masih ada sejumlah kendala yang dirasakan selama bertugas, di antaranya adalah kurangnya jumlah personel keamanan dan sarana lainnya. ”Hanya ada sekitar 20-an orang tenaga kemanan di Lapas ini, sedangkan napi mencapai 250 orang. Artinya jumlah pengamanan ini sudah semestinya ditambah, begitu juga dengan sarana untuk pembinaan keahlian bagi napi. Selain itu, di Lapas ini juga masih banyak kekurangan,” bebernya.
Dalam sertijab itu, Sekdakab Madina, Gozali SH MM, mengaku pihaknya akan berupaya untuk membantu Lapas Panyabungan, baik dari sarana dan prasarana atau hal lainnya yang dianggap perlu untuk meningkatkan pembinaan narapidana di Lapas Panyabungan.
“Pemkab Madina siap membantu sarana dan prasarana yang dibutuhkan Lapas. Namun, dengan catatan tak melanggar peraturan dan mekanisme yang ada. Kami akan mempelajarinya.Asal demi peningkatan Pemkab Madina siap membantu,” sebutnya.
Sementara itu, Rochidam, Kalapas yang baru yang sebelumnya bertugas sebagai Karutan Sulawesi Selatan, mengaku, telah berkomitmen untuk melanjutkan prestasi yang telah diraih oleh Kalapas yang lama. Selain itu, juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan Lapas Panyabungan dengan tak menyalahi aturan yang ada.
”Namun untuk menciptakan itu, saya tak akan mampu melanjutkan prestasi itu tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dengan seluruh personel yang ada di lapas ini, begitu juga dengan Unsur Muspida yang ada di Madina. Saya sangat butuh dukungan dari seluruh elemen dalam menjalankan tugas saya,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Kajari Panyabungan, Danang Purwoko SH, dan unsur muspida lainnya.
Sertijab juga dihadiri sejumlah kalapas baik dari Psp, Kalapas Syiak, Kalapas Maninjau Sumatera Barat, dan dihadiri oleh perwakilan Kementerian hukum dan Hak azasi manusia regional Sumut. (wan/ann)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dalam pertemuan antara kepala daerah dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan wisata daerah. “Untuk mewujudkan kemajuan pariwisata dibutuhkan dukungan dan bantuan dana dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata […]

  • Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    Tower di Komplek Madina Square Ditolak

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para penghuni di komplek ruko Madina Square, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menyatakan keberatan terhadap pendirian tower tower Mini T-20 di atas salah satu ruko komplek itu. Keberatan itu muncul menyusul adanya pemberian izin dari Bakhri Efendi salah satu pemilik ruko (rumah toko) kepada perusahan telefon seluler untuk mendirikan tower di atas […]

  • Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

    Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dikejutkan kedatangan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution ke pasar tersebut. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan bakal calon (balon) bupati Madina tersebut. “Ini ya Pak Jenderal itu, alhamdulillah bisa juga bertemu. Selama ini baru lihat fotonya” kata Saodah (34), seorang warga yang kebetulan sedang […]

  • Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata yang membelah kota Panyabungan, Mandailing Natal meluap, Selasa sore (15/11). Luapan arus cukup mengkhawatirkan, sehingga  sekira pukul 17.00 WIB masjid di Kelurahan Panyabungan III  mengeluarkan pengumuman supaya masyarakat waspada melihat naiknya debit air sungai. Warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai terlihat panik, karena sebagian pemukiman sudah dibanjiri […]

  • Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ringkas : Askolani Nasution Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905. Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang […]

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

expand_less