Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
  • print Cetak

DR. Mr. Masdoelhak Hamonangan Nasution. Foto tahun 1943. Foto: koleksi  Kitlv

Pengantar redaksi:
Berikut ini catatan ringkas yang disusun oleh Askolani Nasution tentang sejumlah tokoh dari Mandailing yang mewarnai dinamika kebangsaan sejak era pertengahan 1800-an hingga awal kemerdekaan Indonesia.

Mereka memiliki peran penting di dalam gerak dinamika kebangsaan, baik peran dalam ilmu pengetahuan maupun gerakan kemerdekaan.

Mengejutkan, karena semua tokoh-tokoh dalam catatan ini berasal dari satu keluarga di Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara.

Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

Catatan ringkas: Askolani Nasution
Budayawan

Sutan Abdul Azis Nasution (1830-1920) Gelar Sutan Kenaikan dari Gunung Tua Panyabungan. Ia anak dari Djamondang (1765-1825) bin Sutan Kumala.

Sutan Abdul Azis memiliki anak:
1) DR Harun Al-Rasid Nasution (1884-1945). Lulus sekolah kedokteran STOVIA, bekerja sebagai dokter di Lampung.
2) DR Abdul Hakim Nasution (1884-1962), ahli hukum masa kolonial.
3) Nagar Samad Nasution (1830-1890), pedagang ternama di residen Tapanuli.

DR. Harun Al-Rasyid Nasution memiliki anak:
1) Ida Loemongga Nasution (1905-1960) dokter pribumi pertama yang berhasil meraih gelar doktor di Belanda tahun 1932.
2) Mr. Gele Harun Nasution (1890-1973). Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional dari Lampung atas perannya dalam Perang Kemerdekaan.

Ida Loemongga Nasution pada tahun 1931, di usia 27 tahun, Ida Loemongga dipromosikan sebagai Doktor di bidang kedokteran dengan promotor dr Lang sendiri. Di hadapan para guru besar Universiteit Amsterdam, Ida Loemongga berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Diagnose en Prognose van aangeboren Hartgebreken” (Diagnosa dan Prognosa Cacat Jantung Bawaan).

DR. Abdul Hakim Nasution. Menjadi walikota pertama Padang. Anaknya Mr. Egon Hakim Nasution, ahli hukum yang menikah dengan putri Husni Thamrin (anggota Volksraad pribumi di Batavia). Ia pengacara terkenal masa itu. Ketika Jepang masuk Indonesia dan Soekarno dibawa Belanda ke Padang, Mr. Egon yang menculiknya dan membawa Soekarno ke Bukit Tinggi.

Nagar Samad memiliki anak;
1) DR. Mr. Masdoelhak Hamonangan Nasution. Sekretaris Wakil Presiden Hatta masa awal Kemerdekaan. Dibunuh oleh Belanda tahun 1948.
2) DR. Makmoen Al-Rasid Nasution. Dokter lulusan STOVIA.

Mereka semua tokoh-tokoh penting masa kolonial yang semuanya berasal dari sebuah rumah di Gunung Tua, Panyabungan.

Mengapa sekarang Mandailing tampak seperti kampung kecil? Karena tidak ada ruang untuk berpikir besar.

(Diramu dari berbagai referensi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengungsi Rohingya Berterimakasih Kepada Masyarakat Madina

    Pengungsi Rohingya Berterimakasih Kepada Masyarakat Madina

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LANGSA, ACEH (Mandailing Online) –  "Terima kasih dan mohon sampaikan salam kami kepada masyarakat Madina" ujar Moehammed Turmuzy, salah seorang  perwakilan pengungsi muslim Rohingya, sebagaimana dikutip Ketua Karang Taruna Madina Al-Hasan Nasution, yang disampaikan kepada Mandailing Online via SMS, Minggu (14/6). Para pengungsi Rohingya yang terdampar dan ditampung di Kuala Langsa, Aceh merasa terharu […]

  • Pemkab Madina Senantiasa Pantau  Perkembangan Penyakit Raihan

    Pemkab Madina Senantiasa Pantau  Perkembangan Penyakit Raihan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Raihan (11), anak penderita kalainan genetik yang tinggal di Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan selalu mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Secara teknis Puskesmas Gunung Tua senantiasa memantau perkembangan kesehatan Muhammad. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Mhd. Faisal Situmorang dan […]

  • Partai Berkarya Desak Indonesia dan Organisasi Islam Tekan India

    Partai Berkarya Desak Indonesia dan Organisasi Islam Tekan India

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Madina, Onggara Lubis mendesak pemerintah Indonesia melakukan tekanan diplomatik untuk melindungi muslim di India. Dia juga menyerukan seluruh organisasi muslim serta organisasi kemanusiaan di Indonesia menggulirkan gerakan menekan India. Itu dinyatakan Onggara Lubis kepada Mandailing Online, Minggu (1/3/2020) di Panyabungan. Puluhan orang tewas dalam kerusuhan […]

  • Momen HUT RI, Desa Sopo Batu Dapat Hadiah Pasokan Listrik

    Momen HUT RI, Desa Sopo Batu Dapat Hadiah Pasokan Listrik

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Desa Sopo Batu salah satu desa terisolir yang berada di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini sudah merasakan arti kemerdekaan setelah puluhan tahun lamanya menantikan pasokan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selasa (15/8/2023). Desa yang jaraknya kurang lebih 4 kilo meter dari ibukota Panyabungan Kabupaten Madina ini sebelumnya […]

  • Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jelang Lebaran 1432 Hijriyah TEBING TINGGI- Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui […]

  • Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan – Rencana peralihan kampus Universitas Graha Nusantara (UGN) Kota Padangsidimpuan menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terganjal, khususnya dukungan politik dari Pemko Padangsidimpuan. Terganjalnya peralihan kampus UGN menjadi PTN, terungkap dalam dialog terbuka penegerian UGN Padangsidimpuan di Kampus II Jalan Sutomo, Sidimpuan, Rabu (18/3). Dialog langsung dipimpin Ketua Yayasan Darmabakti Pendidikan Indonesia (YADPI), Drs […]

expand_less