Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
  • print Cetak

Cacar monyet. (Foto: AFP)

Oleh: Radayu Irawan, S.Pt
Penulis, tinggal di Padangsidimpuan

Indonesia telah mengkonfirmasi kasus monkeypox atau cacar monyet pertama pada Jumat (19/8/2022). Indonesia menjadi negara ke-98 yang melaporkan kasus penyakit yang ditetapkan sebagai darurat global pada akhir Juli lalu. (Tribunnews, 26/08/2022)

Penyakit cacar monyet ditemukan di Indonesia. Wabah yang awal mula teridentifikasi di benua Afrika itu dikabarkan telah menyerang seorang pria asal Jakarta berusia 27 tahun yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri. (CNBC Indonesia, 22/8/2022).

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan bahwa status wabah cacar monyet kini menjadi darurat kesehatan global dengan level peringatan tinggi. Keputusan ini diambil karena cacar monyet telah menyebar di 70 negara termasuk meluas di Benua Eropa. Dengan status darurat global ini, WHO mengharap respons internasional secara terkoordinasi baik dari pendanaan serta riset vaksin maupun pengobatan. (Kompas, 24/07/2022)

Dilansir dari Kontan (24/08/2022) sedikitnya 40.000 orang dari 90 negara terinfeksi virus monkeypox. Indonesia mengumumkan temuan kasus cacar monyet pertama pada Sabtu (20/8/2022).

Diketahui cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus cacar. Penyakit ini pertama kali ditemukan tahun 1958 pada kera yang dipelihara untuk penelitian. Sehingga cacar ini disebut sebagai cacar monyet. Penularannya diyakini terjadi akibat perjalanan internasional ke negara yang terpapar virus ini atau melalui masuknya binatang impor. Kemenkes menyatakan bahwa penyakit ini menular lewat kontak langsung dengan orang yang terpapar virus cacar monyet.

Sangat mengherankan, kapitalisme telah memposisikan kepentingan materi di atas penjagaan nyawa manusia. Menutup akses antar negara merupakan sebuah kerugian bagi negara yang menerapkan kapitalisme. Karena menurut mereka, hal ini dapat menghambat distribusi barang dan jasa. Dan tentunya akan merugikan para korporasi yang menjadi pengatur dunia saat ini. Hasilnya, kesehatan dan nyawa manusia yang menjadi taruhannya.

Berbeda dengan khilafah atau negara Islam yang menerapkan Islam secara kaffah. Islam telah menjadikan manusia sebagai fokus segala permasalahannya. Sehingga seluruh kebijakan yang diambil adalah bagaimana agar seluruh permasalahan manusia selesai. Manusia yang dimaksud di sini termasuk dalam muslim dan non muslim yang menjadi warga negara Islam. Penjagaan terhadap jiwa manusia adalah salah satu dari tujuan penerapan Islam. Karena itu saat ditemukan satu saja rakyat yang terkena penyakit menular maka akan segera ditangani untuk mencegah penularannya serta diberikan pengobatan yang profesional. Tanpa menunggu ditemukannnya pasien terjangkit di wilayah lain ataupun kematian karena terjangkit.

Karena wabah hanya dapat dicegah dengan mengisolasi daerah yang terkena wabah, sehingga, penduduk di yang terkena wabah, harus tetap di daerahnya, tak boleh keluar dari daerahnya, sementara penduduk di luar wabah dapat beraktivitas seperti biasa.

Sebagaimana sabda Rasulullah “Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu.” (HR Bukhari-Muslim).

Kemudian negara akan segera memisahkan antara orang yang sakit dengan orang yang sehat. Hal ini dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, tracking yaitu pencarian orang-orang yang terjangkit. Setiap orang yang mengalami keluhan kesehatan akan dilakukan pengecekan apakah terpapar ataukah tidak. Kedua, dengan penelusuran umum, yakni pemeriksaan pada masyarakat umum yang berada pada tempat umum seperti bandara, stasiun, terminal dan lain-lain agar diketahui apakah sudah terpapar penyakit menular.

Konsep sistem kesehatan dalam Islam yaitu negara memeriksa atau memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyatnya. Tidak ada perbedaan layanan kesehatan terhadap masyarakat miskin ataupun masyarakat kaya. Seluruh warga negara khilafah diberikan pelayanan yang sama, profesional dan berkualitas.

Syariah mewajibkan khilafah memberikan pengobatan gratis bagi seluruh rakyatnya. Jaminan kesehatan dalam Islam ada empat sifat. Pertama, universal yaitu tidak ada pembedaan pelayanan kepada rakyat. Kedua, gratis. Ketiga, seluruh rakyat mudah mendapatkan dan mengakses layanan kesehatan. Keempat, pelayanan mengikuti kebutuhan medis.

Khilafah juga akan melakukan cara efisien untuk mengembangkan obat-obatan yang penting untuk menginfeksi pasien yang terpapar penyakit menular.

Semua Ini, dapat terlaksana hanya di bawah penerapan Islam. Sistem kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh rakyat tanpa pandang bulu. Penyakit menular akan dicegah dan dituntaskan hingga ke akar-akarnya.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

    Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Rektor UMTS Michwar Zaini diperiksa penyidik Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sebagai saksi terlapor atas dugaan data tesis palsu. Pemeriksaan Michwar Zaini itu disampaikan Kasubdit Tipiter Direktorat Reskrimsus Polda Sumut AKBP Yusuf Rizal saat ditanya Tribun terkait perkembangan kasus yang semula dilaporkan LSM Partabagsel. “Itu kita masih periksa rektornya. Pak […]

  • PKB Madina Surati Bupati Terkait Pengisian Wakil Bupati Madina

    PKB Madina Surati Bupati Terkait Pengisian Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) Mandailing Natal (Madina) menyurati Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait pengisian calon wakil Bupati Madina yang saat ini masih kosong. Surat PKB ini menekankan kepada bupati bahwa proses pengisian kursi wakil bupati adalah berdasarkan Undang – undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Selama ini di […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 44)

    MARSIDAO-DAO (episode 44)

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Itu rumah kakek kalian, Nak. Paman kalian sekarang yang tinggal di sini. Namanya Hamzah. Dia adik ayahmu,” ning dadaboru i tu Si Poso. Inotnoti Si Poso bagas i. “Onma najolo bagas ni ayangku,” ning roana. Bagas i ngada saru godang, hum sa bagas ni alai na i Mandailing i […]

  • Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Jembatan Kian Rusak, 7 Desa Di Naga Juang Diambang Terisolir

    Jembatan Kian Rusak, 7 Desa Di Naga Juang Diambang Terisolir

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Jembatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) kian mengkhawatirkan, sebab abutmennya makin miring akibat hantaman arus Sungai Batang Gadis yang terus meluap di musim penghujan saat ini. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Naga Juang dengan jalan negara. Kondisi ini menyebabkan kecamatan yang memiliki 7 desa itu diambang terisolir. Saat ini jembatan itu […]

  • Jangan Tertawai Pemindahan Huta Dangka

    Jangan Tertawai Pemindahan Huta Dangka

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Apakah harus tertawa. Atau terkejut. Atau prihatin. Terserah Anda. Atau bisa saja otak Anda merasa rumit memikirkan kepindahan Desa Huta Dangka. Atau adakah sesuatu yang terselubung? Silahkan analisa. Secara tritorial Desa Huta Dangka itu berada di Kecamatan Kotanopan. Huta Dangka diapit oleh Desa Muara Pungkut dan Kelurahan Tamiang. Tetapi kini – berdasar Kepmendagri Tahun 2020 […]

expand_less