Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Mobil Terseret Kereta Api 150 Meter, Dua Tewas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


LUBUK PAKAM-
Kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) kembali terjadi. Minggu (13/3), KA Kelas Eksekutif Sei Bilah menyeruduk kijang kapsul warna hitam mengenakan nopol dinas (warna merah) BB 158 F, di Desa Tumpatan Pasar Sore Kecamatan Beringin, sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat peritiswa ini pengemudi mobil Ali Usman (53) warga Desa Kampung Sepiah, Kota Padang Sidimpuan Huta Inambaru dan Yusliati Hasibuan alias Kocik (56), warga Desa Napo Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan tewas. Sementara Teti Dahlia (51) warga Gang Nuri III Jalan Sudirman Kelurahan Sadabuan Kota Padang Sidimpuan mengalami luka–luka.

Peristiwa naas itu terjadi saat ketiganya melintas di perlintasan KA yang ada di Desa Tumpatan Pasar Sore. Sementara KA Sei Bilah melanju dengan kecepatan tinggi datang dari arah Medan menuju Tanjung Balai.
Diduga Ali Usman pengemudi kijang kapsul tidak memperhatikan pintu perlintasan KA yang tidak ada diberi plang tersebut. Padahal, KA Sei Bilah melaju dengan kecepatan tinggi, dan menubruk sebelah kanan bodi kendaraan dinas itu dan menyeretnya hingga 150 meter dari lokasi kejadian.

“Terdengar suara benturan keras. Dan mobilnya terseret sampai kereta apinya berhenti,” bilang Anik (45) warga setempat yang menyaksikan peristiwa maut itu.

Untuk melepaskan kijang kapsul itu dari serudukan KA, warga sempat berteriak kepada masinis KA. Setelah berhenti warga secara spontan mengeluarkan ketiga korban dari dalam kendaraannya. Selanjutnya kendaraan korban didorong dari badan rel kereta api, menuju pesawahan milik warga.

“Baru kali ini kejadian yang tragis. Kendaraannya terseret 150 meter dari simpang perlintasan kereta api,” tambah wanita berbadan bongsor itu.

Lalu warga melaporkan perisitiwa itu kepada petugas kepolisian. Selanjutnya korban dilarikan ke RUS Daerah Deli Serdang di Lubuk Pakam untuk mendapat pertolongan medis.

Setelah mendapat pemeriksaan dari tim medis RSU Daerah Deli Serdang, kedua jenazah diboyong keluarganya ke Desa Napa Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan untuk dikebumikan.

Informasi yang diperoleh ketiga korban itu adalah tamu undangan pesta pernikahan Nurmoncot Harahap yang beralamat di Dusun Bina Karya Desa Pasar Sore Kebun Kelapa Kecamatan Biringin. Malam sebelumnya ketiganya sempat menginap di sana. Kemudian ketiga korban hendak pergi kerumah sudaranya ke Desa Skip Kecamatan Lubuk Pakam mengambil pakaian pesta. Saat hendak mengambil pakaian kecelakan maut terjadi.

“Polisi sudah mendatangi TKP dan menolong korban,” ujar Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Heri Subiansaori, melalui telepon. (btr/adl)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ) Muslih S.sos Camat Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal mengatakan, Program Sunatan masaal, operasi bibir sumbing, dan mendorong warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas Tambangan menjadi program ke masyarakatan yang akan di dukung oleh ibu ibu PKK Kecamatan Tambangan. Hal ini dikatakannya saat melantik Ketua dan pengurus PKK Kecamatan Rabu 26/7/2023. […]

  • Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    lebih baik menggunakan nada dering yang standar. Kehadiran teknologi memang cukup menguntungkan di banyak hal. Di satu sisi teknologi mendongkrak mobilitas dan memudahkan aktivitas manusia. Namun, tak dimungkiri di sisi lain, menurut perspektif Islam, ada persoalan yang mengganjal sebagai efek dan konsekuensi dari teknologi itu. Fenomena mutakhir ini, seperti terlihat dari maraknya mp3 Alquran yang […]

  • Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): rasa was was menyelimuti tenaga ahli di DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Pasalnya gaji tenaga ahli DPRD tahun anggaran 2024 dikabarkan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi ( BPK-P ). Para staf ahli itu kabarnya diwajibkan melakukan pengembalian ke kas daerah. Isyu temuan BPK-P itu juga jadi bahan perbincangan […]

  • JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saudaraku, sebagai seorang Mukmin, tentu kita semua mengimani bahwa Allah SWT itu ada. Alam semesta yang indah dengan gugusan planet, bulan, bintang dan galaksi membuktikan bahwa Allah SWT itu ada. Saat mencermati diri kita sebagai manusia dengan seluruh anatomi dan fisiologisnya, kita menyadari bahwa semua itu tidak terjadi dengan sendirinya. Pasti ada Pencipta dan Pengaturnya. […]

  • MTQ XV, Panyabungan Timur Juara Umum

    MTQ XV, Panyabungan Timur Juara Umum

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan Timur keluar sebagai juara umum pada  Mushabaqoh Tilawatil Quran ke XV tingkat kabupaten di Panyabungan, Mandailing Natal. Juara  II ditempati Kecamatan Panyabungan. Juara III Kecamatan Tambangan. MTQ yang diselenggarakan selama 3 hari dan ditutup pada Jum’at (29/4) itu memperlombakan 10 cabang untuk kategori putra, 10 cabang kategori putrid dan 10 […]

  • Bagas Godang dan Mandheling Coffee

    Bagas Godang dan Mandheling Coffee

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Bagas Godang. Di Mandailing. Rumah Besar bahasa Melayu-nya. Istana raja yang memerintah negerinya. Masa lalu. Sebelum ada negara Indonesia. Setiap ada Bagas Godang selalu ada Sopo Godang. Banyak pelajaran yang harus diperoleh dari Sopo Godang. Sopo Godang melambangkan demokrasi kerajaan-kerajaan Mandailing masa lalu. Bahkan ketika Eropa masih gelap, otoritarian, […]

expand_less