Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Demi Rasa Keadilan, Bupati Madina Disarankan Surati Mendikbudristek Untuk Batalkan Hasil Ujian SKTT PPPK Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN -( Mandailing Online ): Gelombang protes atas pengumuman hasil seleksi PPPK ( Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ) di Kabupaten Mandailing Natal bermunculan dari peserta yang menganggap dirinya terzolimi. Paranpelamar PPPK itu menganggap, hasil pengumuman janggal, mulai dari diumumkan saat menjelang libur natal diduga untuk menghindari gelombang protes sampai pada peserta menganggap pengurangan nilai yang tidak wajar serta protes atas nilai SKTT yang tidak wajar.

Menaggapi hal tersebut, pengamat pendidikan Irwan Hamdani Daulay menilai ada 5 cara menyelesaikan peraoalan yang dihadapi peserta PPPK Madina yang merasa terzolimin khusus nya pelamar tenaga pendidik atau guru.

“Setelah saya kaji ada 5 cara menyelesaikan masalah P3K : Bupati/Wakot menyurati Mempan RB/Mendikbudristek membatalkan hasil ujian SKTT, penilaian cukup hasil CAT, meminta Mendikbudristek menurunkan Irjen menginvestigasi tata cara penilaian SKTT di daerah, menggugat ke TUN, melaporkan dugaan Pidumnya ke Polda, dan Pidsusnya ke KPK,” Ungkap Irwan Daulay saat dimintai keterangannya Rabu 27/12/2023.

Untuk memberikan rasa keadilan, Secara tegas ia meminta Bupati Madina H.M.Jakfar Sukhairi Nasution menyurati Mendikbudristek supaya membatalkan hasil ujian SKTT. Setelah itu, Menpan RB membatalkan hasil pengumuman dan minta kelulusan hanya berdasarkan ujian CAT.

Melihat banyak nya dinamika yang menyelimuti pelamar PPPK, Irwan Daulay menyarankan bagi pelamar PPPK untuk membentuk sebuah tim pelamar PPPK yang merasa dirugikan. Menurutnya hal demikian bisa menjadi salah satu solusi konkret.

“Kasih terhadap salah seorang dari guru peserta ujian masuk PPPK memimpin tuntutan mereka. Lalu sama-sama kita bimbing supaya mereka mendapat keadilan, bukan bernegosiasi,” sebut Irwan Daulay.

Informasi lain yang diperoleh Mandailing Online bahwa Pemkab Madina melalui BKPSDM dan Dinas Pendidikan telah mengatur langkah langkah kongkrit untuk menghindari gelombang protes dari peserta pelamar yang merasa terzolimi.

Bahkan sejumlah peserta kabarnya telah dipanggil ke Rumah Dinas Bupati guna mendapat penjelasan namun tidak siketahui hasil pertemuan sejumlah peserta yang protes.

Info terakhir diperoleh, hari ini ratusan orang peserta pelamar PPPK yang didominasi tenaga pendidik akan melakukan aksi demo menuntut pembatalan hasil pengumuman seleksi kompetensi PPPK Madina. Ada beberapa tempat tujuan aksi yakni Kantor Bupati Madina dan Kantor DPRD.

Kabar terbaru, DPRD Madina sendiri akan mengajukan pembentukan Pansus menyikapi persoalan yang dialamai pelamar PPPK Madina. Sudah 4 Partai yang menyetujui yakni Partai Golkar, Hanura, Perindo dan Partai PAN dan bahka pagi ini dikabarkan sudah 12 orang anggota DPRD yang menandatangani pengusulan Pansus Tenaga Honorer dan PPPK Madina.( napi/ fikri )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Harga Karet Membaik di Madina

    Harga Karet Membaik di Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Harga karet dalam satu minggu terakhir beranjak naik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di pasar karet Kotanopan, Sabtu (24/8) harga tertinggi mencapai Rp.11.000/ Kg. Di pasar Bukit Malintang, Minggu (25/8) mencapai Rp.8.000/ Kg. Sebelumnya atau selama bulan Ramadhan lalu harga karet masih bercokol di kisaran 5.000 hingga 7.000 rupiah per kilo […]

  • Menjelang Mutasi

    Menjelang Mutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur pemilihan karyawan dalam proses mutasi di lingkungan perusahaan Desain/grafis   : Dahlan Batubara

  • Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Diduga akibat sakit hati karena sering dipululi, membuat seorang anak dibawah umur nekat memukul Sunardi (32) warga kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Minggu Malam (14/2). Akibatnya Sunardi tewas di RSU Panyabungan malam itu juga. Sunardi dikampak oleh M (16 tahun) yang masih tetangga korban di sebuah warung kopi di Kota […]

  • Cirus Diduga Jual Kebun Sawit Rp6 Miliar

    Cirus Diduga Jual Kebun Sawit Rp6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DELI SERDANG- Cirus Sinaga SH belum berhenti memberi kejutan. Jaksa yang kini mendekam di tahanan Mabes Polri ini ditengarai memiliki banyak harta berupa property dan tanah ini sepertinya sedang butuh uang. Indikasinya, beredar kabar Cirus akan menjual kebun sawit miliknya seluas 33,2 hektar yang berada di Dusun Ujung Suka, Desa Renggit Git, Kecamatan STM Hulu. […]

  • Mahar Perkawinan di Mandailing

    Mahar Perkawinan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: M.S. Husein Pulungan Ada yang bilang bahwa biaya perkawinan di tanah Mandailing sangat mahal. Sebenarnya kalau di daerah lain seperti di Pulau Jawa, calon istri hanya diberi mahar seperangkat alat sholat. Tapi kalau di daerah Mandailing, sempat mencapai rata-rata 15 juta untuk biaya satu perkawinan. Saya seorang turunan Minang, Mandailing dan Batak, yang sudah […]

expand_less