Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

DLH Madina Sosialisasi Dampak Pencemaran Lingkungan dan Kebersihan Sungai Aek Mata

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
  • print Cetak

MADINA : Mandailing Online : Kebersihan sungai pada prinsipnya bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, akan tetapi seluruh elemen masyarakat mempunyai komitmen terkait hal kebersihan dan menjaga alam di Madina. Hal ini dikatakan Khairul selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina) saat sosialisasi dengan tema pemulihan kebersihan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang berlangsung di Aula Mitra Tani Lintas Timur Panyabungan Selasa 9/7/2024.

Seyogianya kata Khairul, masyarakat menyatukan persepsi guna sama sama merawat kelestarian sungai dan lingkungan. Pemerintahan dorong Masyarakat peduli sampah dan lingkungan sebagai langkah awal pemulihan kebersihan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Pemkab Madina harapkan muncul pemerhati lingkungan dari Desa / Kelurahan yang ada di Madina.

Dalam acara sosialisasi yang dihadiri Camat Panyabungan Kota, Koramil 13, Lurah dan Kepala Desa itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( Kadis DLH) mengajak agar bersama sama mengembalikan sungai aek mata ke sedia kala, menjadi sungai bersih dan bebas sampah.

” Kami berharap Pemerintah Kecamatan, Lurah dan Desa yang ada disepanjang aliran sungai untuk mensosialisasikan hal itu pada masyarakat sehingga sungai aek mata tidak menjadi ikon kotornya kota Panyabungan, ” Harap Khairul.

Secara tegas, Kadis DLH mengatakan, akibat warga yang buang sampah ke sungai aek mata, telah beberapa kali terjadi kebanjiran di daerah hilir sungai.

Dengan adanya sosialisasi ini sudah sewajarnya muncul pemerhati lingkungan dari desa.

TNI saat lakukan pembersihan di sungai aek mata ( Doc)

Secara terpisah, Edy Hamzah Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah sungai Aek Mata dari pencemaran sampah dan kotoran lainnya.

“Dengan kondisi ini, barang kali kita mencoba bagaimana kita mengemblikan fungsi Aek mata untuk lebih baik, Baik ia fungsi pertanian, aktivitas yang bermanfaat dan lainnya,” Jelas Edy Pada Mandailing Online.

Acara sosialisasi itu juga menghadirkan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup. Dalam materinya dihadapan peserta, Ahmad Saifullah mengatakan ada beberapa yang harus dihindari dalam kerusakan lingkungan seperti menghentikan limbah domestik seperti limbah dari MCK ( mandi cuci kakus) sebab limbah itu sangat mencemari sungai.

Kemudian kata Saifullah, penghentian buang sampah pada sungai aek mata juga harus menjadi perhatian khusus. Semua yang terkait harus terlibat apabila ingin menjadikan sungai aek matan kembi bersih dan jernih dan menjadi ikon baik bagi kota panyabungan.

Diketahui, sungai aek mata memang kerap menjadi isu buruknya kota Panyabungan di bidang kebersihan sebab sungai ini melintasi jantung kota panyabungan. Sungai aek mata juga kerap dijadikan sebagai lokasi gotong royong massal baik institusi Kepolisian, TNI dan Pemkab sendiri. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadadap lingkungan sungai yang beraih. Tidak adanya regulasi atau aturan ketat terhadap warga, membuat warga tetap menjadikan sungai aek mata menjadi tempat pembuangan sampah akhir yang dampaknya kerap terjadi pendangkalan sungai dan tumpukan sampah. Sehingga ketika musim hujan tiba, warga yang berada dihilir sungai kerap jadi korban banjir akibat luapan sungai. ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    NEW YORK, – Dewan Keamanan PBB akhirnya mengesahkan resolusi yang memerintahkan penghancuran senjata kimia Suriah. Dengan suara bulat, negara-negara anggota DK PBB juga mengecam serangan gas beracun di Damaskus, Suriah bulan Agustus lalu. Ini merupakan resolusi DK PBB pertama mengenai konflik Suriah yang telah berlangsung 30 bulan. Sebelumnya, tiga resolusi mengenai Suriah selalu digagalkan oleh […]

  • Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kejatisu Bentuk Tim Terpadu. Medan – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim terpadu untuk mengeksekusi 47.000 ha lahan perkebunan kelapa sawit yang dikuasai PT Torganda, perusahaan DL Sitorus di kawasan hutan negara Register 40, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. "Kita tahu untuk mengeksekusi lahan ini tidaklah mudah karena akan mendapatkan perlawanan dari […]

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

  • Ini Konsep Polri Hadapi Situasi Rawan Saat Pilpres

    Ini Konsep Polri Hadapi Situasi Rawan Saat Pilpres

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut Provinsi Jawa Timur merupakan satu dari 10 provinsi dengan indeks kerawanan tertinggi terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Meski demikian, Polri tidak akan memberi perhatian lebih pada provinsi itu.   Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol. Arif Wachyunadi, Sabtu 5 Juli 2014, mengatakan dengan kekuatan optimal dan maksimal, anggota Polri bakal […]

  • Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin kolang kaling di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkatkan produksi. Pantauan di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, kaum perempuan mulai disibukkan membuat kolang kaling untuk dijual kepada pedagang pengumpul. Pengrajin musiman juga terlihat aktif. Pekerjaan musiman ini memang hampir dilakoni banyak warga di desa itu. Sementara kaum […]

  • Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) sempat di setop akibat terjadi discomunikasi antara kontraktor dengan warga, pengerjaan pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal bernilai Rp.4,6 Miliar hari ini selasa 6/6/2023 pengerjaan proyek kembali berjalan. Camat Panyabungan Utara Ahmad Fadhlan Lubis mengaku, hari ini selasa 6/6/2023, pekerjaan sudah dimulai […]

expand_less