Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

LBH: Judi sulit diberantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Salah satu program yang belum tuntas dilakukan pihak kepolisian ialah pemberantasan judi di Indonesia. Baru-baru ini Wakil Wakapolri, Nanan Soekarna meginstruksikan masing-masing Polda harus mengambil tindakan tegas memberantas praktik perjudian.

Perjudian yang sedang merebak di Indonesia ialah judi toto gelap (togel). Penjual togel bertebaran di mana-mana. Penggemarnya tidak terlepas orang tua dan anak muda. Memang sering dilakukan penggerebekan, tapi hanya tukang tulis dan pemainnya, sedangkan bandar tidak tersentuh.

Ketua Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan, Nuriyono, berpendapat penyakit masyarakat yang satu ini memang sulit diberantas, terkait masalah akhlak. Masyarakat yang teguh memegang prinsip agama, tentu akan menjauh bahkan membenci judi.

Disamping itu, kata Nuriyono, kinerja polisi perlu dipertanyakan. Artinya, keikutsertaan pihak kepolisian memberantas judi jangan tanggung-tanggung dan jalan di tempat. Karena sampai saat ini bandar judi belum pernah ditindak dan kebanyakan penulis dan pemainnya saja.

“Memang, untuk memberantas judi togel, pihak kepolisian harus bertindak tegas, terutama bandarnya. Dan timbul pertanyaan, ada apa gerangan, mengapa judi sulit diberantas? Mungkin saja ada keterlibatan oknum polisi didalamnya,” tanya Nuriyono, malam ini.

Nuriyono mengatakan, jika oknum polisi terlibat membeking perjudian, harus ditindak. Karena sampai saat ini polisi terkesan tutup mata. Masing-masing mempunyai kepentingan. “Jadi ucapan Wakapolri memberantas judi omong kosong,” tandasnya.

Judi, kata Nuriyono, sudah membudaya. Namun, bagaimana pihak kepolisian menyikapinya secara serius, sehingga peredaran judi, baik samkwan, sabung ayam, dadu, game online, bola, dan jenis lainnya benar-benar bisa diberantas.

“Tapi ini tidak, malah pemain maupun bandarnya diduga aparat ikut terlibat di dalamnya. Padahal, untuk memberantas judi, pihak kepolisian sudah mempunyai peta atau titik lokasi perjudian dan tidak mungkin mereka tidak tahu,” cetus Nuriyono.

Namun lanjut Nuri, sapaannya, aparat yang memberikan perlindungan kepada bandar judi, sehingga judi merebak sampai ke pelosok desa. Ini bukan rahasia dan banyak polisi maupun TNI yang diringkus ikut membekap dan main judi. Disamping itu, mereka juga terima upeti dari bandar.

Kalau dikatakan penindakan perjudian belum ada payung hukumnya, itu tidak benar. Bukankah, kata Nuri, pasal KUHP beserta dengan ayat-ayatnya merupakan payung hukum yang cukup kuat? Tinggal pihak kepolisian menjalankannya secara maksimal.

“Adapun untuk pemberdayaan aparatur penegak hukum, cukup dengan koordinasi yang rapi dan sistematis, juga menanamkan disiplin yang kuat serta mental agama yang tangguh. Semua aparat bertanggungjawab terhadap pemberantasan judi,” ujarnya.

Sebelumnya, Albert Khang salah seorang pengusaha sukses di Kota Medan menyebutkan, sebaiknya Negara Indonesia juga mempunyai lokalisasi perjudian yang legal, untuk mencegah para penjudi menghambur-hamburkan uangnya ke luar negeri.

“Kalau judi dialokasikan memang sangat bagus tetapi tentunya banyak tantangan yakni pro-kontra. Sebenarnya kalau mau dibuat sudah terlambat karena Malaysia sudah punya dua tempat perjudian,” ujar Albert kepada Waspada Online.

Albert juga menyarankan untuk lokasi yang cocok dijadikan area perjudian seperti Genting Island adalah wilayah Bali dan Danau Toba. “Kalau mau dibuat cocoknya di Bali dan Danau Toba,” ungkap Albert Khang.
Sumber : Waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Tahun 2011 Polres Sidimpuan Tangani 686 Kasus, Pecat 2 Personil

    Selama Tahun 2011 Polres Sidimpuan Tangani 686 Kasus, Pecat 2 Personil

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Selama tahun 2011 Polres Padangsidimpuan berhasil menangani sebanyak 686 berbagai kasus tindak pidana (kriminal). “Bila dibandingkan dengan tahun 2010, terjadi kenaikan sekitar 28 kasus pidana (4,25 persen). Namun, untuk hal penyelesaian kasus turun sekitar 17 persen (62 kasus). Ini diakibatkan, banyaknya kasus yang menggantung misalnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan belum […]

  • Dadang Darmawan Salahkan Hendro Susanto Terkait Lolosnya 2 Petahana KPID Sumut yang Bermasalah

    Dadang Darmawan Salahkan Hendro Susanto Terkait Lolosnya 2 Petahana KPID Sumut yang Bermasalah

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Tim seleksi calon anggota KPID Sumut periode 2021-2024 meyesalkan tuduhan negatif Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto atas lolosnya 2 petahana dengan SK yang diduga cacat hukum. Bagi timsel, orang yang tepat disalahkan justru politisi dari PKS tersebut. “Saya kira demikian,” ungkap Dadang Darmawan selaku Timsel, menyambar pertanyaan wartawan, Senin […]

  • Rambin Kampung Baru: Addendum dan Membodohi Rakyat

    Rambin Kampung Baru: Addendum dan Membodohi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Miswaruddin Daulay Rencana jembatan rambin Desa Kampung Baru-Simanondong adalah salah satu bentuk dari infrastruktur yang dalam pelaksanaan tendernya pada waktu itu tunduk dan patuh pada Peraturan Menteri PUPR nomor 31/PRT/M/2015 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri PUPR nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultasi. Salah satu lampiran dari […]

  • Bupati Madina Tinjau Pembangunan Dapur MBG Milik Yayasan Sahabat Peduli

    Bupati Madina Tinjau Pembangunan Dapur MBG Milik Yayasan Sahabat Peduli

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengapresiasi progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Sahabat Peduli Sejahtera (SPS). Apresiasi itu disampaikan bupati usai meninjau pembangunan SPPG tersebut di Jalan Bhakti ABRI, Panyabungan, Selasa (22/7/2025). SPPG juga disebut “Dapur MBG” merujuk pada dapur yang berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi […]

  • Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) selama tiga hari (4-6) Februari mengadakan operasi penyisiran ladang ganja yang dimulai dari Desa Rao-Rao Panjaringan, Kec. Tambangan hingga ke Tor Sihite Panyabungan Timur, Kab. Madina. Selama operasi itu, petugas berhasil membekuk seorang ibu rumah tangga yang membawa dua anaknya yang masih bocah di ladang ganja kawasan Tor Sihite.(sp)

  • MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengecam keras tindakan pelaku yang membuang janin bayi berusia sekitar bulan di Jalan Lintas Barat, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (24/05/2011) kemarin. Tindakan membuang janin bayi adalah dosa besar! Hal itu disampaikan Ketua MUI Madina H Mahmudin Pasaribu saat dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (25/05/2011). […]

expand_less