Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kawasan pengembangan ikan mas mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti banyak kolam yang menganggur dan kebutuhan sumber airnya cukup.
“Program ini sudah kami canangkan untuk dijalankan tahun ini. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan saja untuk menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kota ikan mas. Karena wilayah tersebut sangat potensial dijadikan kota ikan sebagai pemasok ikan di daerah Mandailing Natal,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Madina, Lismuliadi, kepada MedanBisnis di ruang kerjanya, Senin (18/4).

Dikatakan, pihaknya sudah menyiapkan 350.000 bibit untuk dibudidayakan dalam membantu petani ikan di Panyabungan Utara. “Namun kita harus siapkan terlebih dahulu kerangka pengetahuan kelompok yang akan dibina untuk ikan mas di daerah ini, karena kita sangat optimis dengan budidaya ikan mas dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Menurut dia, permintaan ikan di Madina cukup tinggi dan untuk memenuhi permintaan tersebut, terpaksa dipasok dari luar daerah seperti Pasaman (Sumatera Barat). “Dengan potensi yang ada kita harus menjadi raja di daerah kita sendiri dan akan menjadi pemasok buat daerah lainnya yang ada di Sumut,” sebutnya.

Dengan pembinaan kelompok terlebih dahulu, kata Lismuliadi, baru dilakukan sosialisasi terkait bagaimana budidaya ikan mas tawar dengan mengenali segala jenis penyakitnya. Dengan begitu para petani dapat menghasilkan peningkatan produktivitas yang memuaskan.

“Pembinaan tersebut akan bertahap dilakukan ke daerah lainnya. Kita optimis dapat mengalahkan produksi ikan dari Sumbar yang menjadi raja pemasaran di Mandailing Natal ini. Padahal kita tahu kalau rasa ikan lokal di daerah ini sangat jauh berbeda dengan yang datang dari Sumbar,” akunya.

Panyabungan Utara, menurutnya, masih steril terhadap pencemaran mercuri yang meresahkan petani ikan dan warga yang mengonsumsi. Sebab di daerah tersebut belum ada galundung dan sumber airnya sangat cukup. “Kalau petani serta kelompok tani ikan di Panyabungan Utara sudah menunggu program ini, hanya saja bibit kita masih terlalu kecil untuk dilepas sehingga harus menunggu waktu lagi,” sebut Lismuliadi. (henri)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

  • Tragedi KRI Nanggala, Indonesia Harus Ambil Pelajaran

    Tragedi KRI Nanggala, Indonesia Harus Ambil Pelajaran

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Rusliana,SPd.I Aktivis Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal KRI Nanggala 402 secara resmi dinyatakan tenggelam pada Sabtu 24 April 2021 setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat melaksanakan misi latihan penembakan torpedo di perairan utara pulau Bali pada Rabu,  21 April 2021 (Tempo.com,26/4/2021). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, berdasarkan bukti bukti otentik dapat dinyatakan […]

  • Silaturahmi Akbar di Simangambat, Warga Antusias Sambut Paslon SAHATA

    Silaturahmi Akbar di Simangambat, Warga Antusias Sambut Paslon SAHATA

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, antusias menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utami Nasution. Warga mengajak Paslon SAHATA itu berkeliling naik becak odong-odong, Minggu (17/11/2024). Kedatangan Paslon SAHATA untuk menghadiri silaturahmi akbar, doa bersama, dan santunan anak yatim […]

  • Penjarakan Dahlan Hasan Jika Korupsi

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Meski dengan nada berkelakar, Wakil Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution meminta agar dirinya diawasi bahkan dipenjarakan jika dia berbuat korupsi. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik Marapi, Kamis (6/6/ 2013). Bahkan wakil bupati juga dengan nada kelakar […]

  • Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Pulang dati tanah rantau, Abdul Hamid berhasil dalam budidaya cabe di Desa Tanjung Larangan Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal. Saat ini panen awal kebun cabe seluas ¼ hektar itu menghasilkan panen yang sangat memuaskan serta harga yang masih tinggi. “Memang pada pertanaman cabe kita pada saat ini alhamdulilah masih bagus, hasilnya […]

  • Organ tubuh jenazah TKI hilang

    Organ tubuh jenazah TKI hilang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rieke Diah Pitaloka meminta kepada Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan terkait tewasnya tenaga kerja Indonesia (TKI), Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) yang bekerja di Malaysia, asal Medan Sumatera Utara. Rieke menegaskan, peti jenazah almarhum dari informasi yang ia himpun,  dibuang kelaut. Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) adalah warga Kelurahan Satria, Kota […]

expand_less