Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode

Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • print Cetak

Samruddin Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) tidak hanya didukung kaum elite. Rakyat akar rumput (grassroots) pun bergerak untuk mendukung dan memilih SAHATA agar menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030.

Kali ini dukungan akar rumput itu disuarakan oleh para pejuang nafkah keluarga dari kalangan pengemudi becak motor (Parbetor). Mereka biasa disebut Abang Betor. Kaum ploretarian ini pun menggantungkan perbaikan ekonomi mereka kepada kepemimpinan Paslon SAHATA.

“Kami ingin pemimpin yang memahami kesulitan hidup yang kami hadapi. Kami yakin, kelak jika menjadi bupati dan wakil bupati, Pak Saipullah dan Bu Atika mampu mengangkat kesejahteraan orang-orang kecil seperti kami,” kata Samruddin Lubis, pengemudi betor yang bermukim di Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Madina, Senin (4/11/2024).

Abang Betor ini sengaja dicegat saat mencari penumpang di jalan untuk dimintai pendapatnya. Samruddin mengaku sudah mengenal siapa saja pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada Madina 2024. Namun, dia mengaku menjatuhkan pilihan pada Paslon SAHATA.

Lebih yakin do au tu Paslon SAHATA da. Ubege-bege kecek di lopo, SAHATA do na paling marpengalaman di pemerintahan. Anggo au, SAHATA do upili (Saya lebih yakin tu Paslon SAHATA, ya. Saya dengar-dengar obrolan di kedai kopi, SAHATA yang paling berpengalaman di pemerintahan. Kalau saya, SAHATA yang saya pilih),” kata Samruddin memaparkan alasannya memilih SAHATA.

Komentar serupa diungkapkan oleh Dirman Nasution, juga Abang Betor dari Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan. Dia berharap Saipullah-Atika kelak akan memperhatikan nasib rakyat kecil seperti Abang Betor.

Dirman Nasution

“Kami butuh pemimpin yang merakyat, yang tidak hanya muncul saat kampanye, tetapi juga aktif dalam kehidupan sehari-hari kami,” kata Dirman.

Sabotul na sarupo do on, cuma pala i dokon mamili antara calon na dua on, antong Saipullah-Atika ma. Arana selain mar wibawa, pendidikan na pe hum tinggi, songon na i dokon ni alak i, mantan birokrat dohot madung mar pengalaman mamimpin (sebetulnya serupa itu, Cuma kalau dibilang memilih antara dua calon ini, Saipullah-Atika yang dipilih, seperti yang dibilang orang, mantan birokrat juga sudah berpengalaman memimpin),” papar Dirman.

Menurut dia, kombinasi pendidikan dan pengalaman Paslon SAHATA menjadi modal berharga untuk membangun Madina pada masa mendatang.

Dirman menegaskan pernyataannya itu bukan sekadar pendapat, melainkan juga sebagai harapannya kepada Paslon SAHATA agar berbuat lebih banyak kepada rakyat kecil jika terpilih menjadi kepala daerah di Madina. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Sistem Religi Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah […]

  • 2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    59 Pejabat Madina Dilantik MADINA Penjabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM melantik 59 pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (1/3). Sebelumnya bulan Februari lalu, Aspan juga telah dua kali melantik pejabat di Pemkab Madina. Pelantikan 59 pejabat tersebut menyahuti tentang Perda Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) baru tahun 2010. Pj Bupati […]

  • Pemkab Madina Anggarkan Pelatihan Masuk Akpol dan Sekolah Ikatan Dinas di APBD 2023

    Pemkab Madina Anggarkan Pelatihan Masuk Akpol dan Sekolah Ikatan Dinas di APBD 2023

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution mengatakan pemerintah daerah telah menganggarkan pembinaan generasi muda yang akan melanjutkan pendidikan di Akpol, Akmil, dan sekolah ikatan dinas lainnya. Hal itu disampaikan Sukhairi saat melantik anggota Polisi Khusus Patroli Keamanan Sekolah (Polsus PKS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Madrasah Aliyah […]

  • Filosofi Shalat Berjamaah Dalam Kepemimpinan

    Filosofi Shalat Berjamaah Dalam Kepemimpinan

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : RAJA BANGUN NASUTION Ikhtisar terhadap khutbah Jum’at Ustad Sahminan Rangkuti di Masjid Agung Nur Ala Nur, 9 agustus 2019   Dalam setiap kegiatan sholat berjamaah yang sudah pasti ada di dalamnya adalah adanya imam dan makmum. Imam di sini berfungsi sebagai pemimpin dalam sholat, yang semua gerakannya (gerakan dalam arti gerakan sholat) […]

  • Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM). Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk […]

  • Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas  – Terkait proses penyelesaian konflik tanah adat antara masyawakat lima desa di Kecamatan Sosa dan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan PT Victorindo Alam Lestari (PT VAL) yang tidak kunjung mendapat penyelesaian oleh Pemkab Palas, perwakilan masyarakat ancam akan duduki Kantor Pemkab Palas. Kordinator Umum masyarakat adat lima desa Syawaluddin didampingi […]

expand_less