Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Komunitas Minang Kabau Saiyo Dukungan Paslon SAHATA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menyimak rekaman video debat publik Pilkada Madina, komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) akhirnya beralih dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).

Organisasi masyarakat Minang tertua di Madina itu mendeklarasikan dukungannya kepada Paslon SAHATA di Posko Rang Mudo MKS di Kelurahan Sipolupolu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (17/11/2024) malam. Deklarasi ini juga dihadiri puluhan anggota Rang Mudo dan Bunda Kandung, organisasi sayap MKS.

Mereka mengundang Paslon SAHATA untuk menyaksikan langsung deklarasi dukungan. Saipullah dan Atika pun hadir membawa rombongan Tim Pemenangan SAHATA.

“Kami memutuskan mendukung dan berupaya memenangkan Saipullah-Atika setelah kami menonton tayangan debat publik Pilkada Madina. Program yang digagas Paslon ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami sebagai perantau Minang yang sebagian besar pedagang, khususnya di sektor UMKM,” kata Dedi Saputra gelar Sutan Raja Alam, ketua Rang Mudo MKS.

Secara garis besar, ada empat poin permohonan yang diajukan komunitas MKS Madina yang memiliki anggota 1.500 kepala keluarga kepada Paslon SAHATA jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode 2025-2030.

Pertama, MKS berharap pemeritahan SAHATA nantinya peduli dan punya program yang jelas tentang pemberdayaan UMKM.

Kedua, MKS juga berharap SAHATA memfasilitasi pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner, untuk mendapatkan tempat yang layak seperti pusat jajanan malam yang tertata rapi.

Ketiga, MKS berharap pemerintahan SAHATA nantinya memperhatikan TPA -MKS yang merupakan TPA pertama di Panyabungan, tetapi selama ini terkesan luput dari perhatian pemerintah.

Keempat, MKS yang mayoritas pedagang berharap ada aturan yang jelas, khususnya di Pasar Baru Panyabungan, sehingga tidak merugikan pedagang.

Menanggapi dukungan dan harapan MKS itu, Cabup Madina Saipullah Nasution mengatakan Paslon SAHATA mempunyai program yang bisa meningkatkan nilai ekonomis produk UMKM dan mendukung pengembangan usaha kecil. “Kami melihat ada banyak hal yang bisa diberikan, mungkin bantuan pelatihan, kemudian mungkin dari sisi permodalan,” katanya.

Saipullah menuturkan pelaku UMKM cenderung masih menggunakan alat sederhana dalam mengolah produknya, sehingga pemerintah bisa hadir dengan memberikan pelatihan penggunaan alat yang lebih modern. Tujuannya agar produk yang diproduksi lebih banyak.

Untuk modal, saat ini banyak pelaku UMKM mengalami keterbatasan modal usaha. Untuk itu, pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi pinjaman modal melalui KUR atau badan usaha milik pemerintah yang mendukung pendanaan ini denga bunga rendah.

Paslon SAHATA juga berkomitmen melakukan pendampingan pemasaran produk UMKM melalui e-commerce. SAHATA juga membantu memfasilitasi pengurusan sertifikat halal, sehingga konsumen lebih yakin dengan produk yang ditawarkan.

Sementara Atika Azmi Utammi menyampaikan kesannya terhadap dukungan komunitas MKS Madina. “Pertemuannya yang sederhana, tapi kekeluargaannya sangat terasa. Semoga silaturahmi ini jangka panjang,” kata tokoh milenial Madina ini.

Masyarakat Minang bukan orang lain bagi Atika. Pasalnya, Atika mengaku suka jajan makanan yang pedangangnya moyoritas suku Minang. Sehingga, dia sering berinteraksi social dengan warga Madina dari suku Minang.

“Kami akan mengatensi pengembangan dan pembinaan UMKM seperti yang kami sampaikan dalam debat publik. Kami sangat sadar bahwa UMKM yang menggerakkan roda perekonomian,” kata peraih gelar akademik magister di bidang finansial ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, Paslon SAHATA bersama rombongan disuguhi teh talua, minuman khas Minangkabau, dan lontong padang.

Di tengah-tengah suasana akrab dan kekeluargaan itu, terdengar teriakan semboyan Minang ‘Saiyo Sakato’ berubah menjadi ‘Saiyo Sahata’. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Ternyata proses hukum perkara dugaan korupsi desa digital atau Smart Village yang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) sudah tahap penyidikan. Namun sejauh ini kejaksaan belum menetapkan tersangka. Kasi Intelijen Kejari Madina, Jufri Wandy Banjarnahor SH, MH, Selasa (23/09/25) dikutip dari DataPos.id menjelaskan bahwa  tim masih terus melakukan penyidikan dan […]

  • Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total 23 kecamatan di Mandailing Natal (Madina), baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen. Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Kamis (18/10). Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution […]

  • Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026. PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam. Mengusung tema “Harmoni […]

  • Peran RI memudar di ASEAN

    Peran RI memudar di ASEAN

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kalau saja jarum jam bisa diputar balik ke posisi 1972, Indonesia akan menemukan kembali momen membanggakan dalam keberadaannya di ASEAN. Empat dekade lalu, ASEAN yang didirikan pada 8 Agustus 1967, baru terdiri atas lima negara pendiri: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Jumlah ini hanya separuh dari total anggota ASEAN saat ini […]

  • 2 Tersangka Penyuap Bupati Madina Ditahan Terpisah
    Tak Berkategori

    2 Tersangka Penyuap Bupati Madina Ditahan Terpisah

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Dua tersangka kasus dugaan suap terkait proyek alokasi bantuan dana dari pemerintah provinsi Sumatera Utara, Khairil Anwar (KA) dan Surung Panjaitan (SP) akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/5/2013) dini hari. Keduanya ditahan di rumah tahanan terpisah setelah menjalani pemeriksaan intensif penyidik KPK. Surung Panjaitan yang diketahui sebagai kontraktor ditahan di Rutan […]

  • Tunjangan staf Madina tak dibayar?

    Tunjangan staf Madina tak dibayar?

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami depisit anggaran mencapai Rp45 miliar lebih. Sehingga terancang anggaran tunjangan staf sebesar Rp250 ribu per bulan yang tinggal beberapa bulan lagi bakal terancam tidak dibayar. Bahkan beberapa proyek juga tidak terlaksana akibat ketersedian anggaran. “Kami sangat resah akibat tidak dibayarkannya tunjangan staf […]

expand_less