Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
  • print Cetak

Istimewa

MADINA ( Mandailing Online ): Terkait Kepala Desa Batang Gadis yang masih ber status honorer di Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Madina Anjur Brutu mengatakan. Tidak ada aturan yang melanggar hal tersebut selagi Kades itu diberhentikan dari statusnya tenaga honorer apabila ia menang dalam pemilihan Kepala Desa.

” dalam persyaratan saat pencalonan kepala desa memang ada beberapa yang statusnya honorer. Mereka yang statusnya honorer dan ikut daftarkan diri jadi calon kepala desa saat itu telah memenuhi syarat karena sudah mendapatkan rekomendasi dari instansi ia bekerja,” kata Anjur kamis 20/2/2025.

Namun Anjur menjelaskan bagi tenaga honorer yang menang dalam pilkades harusnya ia diberhentikan langsung oleh instansi tempat ia bekerja atau mengundurkan diri secara sukarela.

Untuk kasus Desa Batang Gadis sendiri dimana Kadesnya berstatus pegawai honorer di Kantor Camat Panyabungan Utara. Harusnya Camat memiliki kewenangan penuh untuk tidak memperpanjang SK saudara Erwinsyah Pasaribu terhitung ia dilantik menjadi Kepala Desa.

Memang kata Anjur sesuai aturan bagi ASN atau Pegawai Honorer di Pemerintahan yang hendak jadi kepala desa. tetap saja di perbolehkan dengan catatan bagi ASN yang ikut serta nyalonkan jadi kades dan menang dalam pilkades tersebut , ASN akan berstatus non aktif, ia hanya memperoleh gaji sebagai Kepala Desa saja, untuk gaji ASN nya akan dinon aktifkan sementara sampai berakhir masa jabatannya sebagai Kepala Desa. Demikian halnya pada tenaga honorer karena sumber gaji tetap berasal dari keuangan negara.

Terkait masalah gaji yang dobel yang diterima Kades, itu haknya inspektorat melakukan pemeriksaan apakah gaji yang sempat diterimanya wajib dikebalikan atau bagai mana regulasinya lebih tau inspektorat.

Diberitakan sebelumnya bahwa status honorer Kades Batang Gadis Erwinsyah Pasaribu sejak ia dilantik menjadi kepala desa ternyata masih aktif. Namun dari keterangan Hasan Basri selaku Camat Panyabungan Utara tempat dimana Erwinsyah bekerja sebagai tenaga honorer. Untuk tahun 2025 ini SK tidak lagi dilakukan perpanjangan.

Erwinsyah Pasaribu sendiri memenangkan kontestasi pilkades pada 21 Agustus 2023 lalu dan diketahui resmi di angkat jadi Kades 27 Oktober 2023. Erwinsyah merupakan Kades terpilih yang kini diangkat jadi Kades Batang Gadis, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal untuk periode 2023 – 2031.

Erwinsyah Pasaribu saat dikonfirmasi tidak membantah bahwa dirinya selain Kepala Desa juga aktif sebagai honor di Kantor Camat Panyabungan Utara.( red )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Suara Petasan Ditertibkan, MUI Madina Surati Polres

    Minta Suara Petasan Ditertibkan, MUI Madina Surati Polres

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta bantuan Polres Madina menertibkan suara petasan mercon selama bulan Ramadhan. Hal ini dimaksud untuk menjamin kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan khususnya  shalat tarawih dan tadarus di mesjid-mesjid. Permintaan itu tertuang dalam surat MUI Madina kepada Polres Madina bernomor  A.26/DP-K07/SR/VI/2015 […]

  • Bayangan di Ujung Lorong

    Bayangan di Ujung Lorong

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya : Leli Marito Kereta api menuju Jakarta berwarna biru tua dipadu jingga berhenti tepat di depan mata. Kedatangan kereta itu seakan mengunggah perih di hati. Malam mulai sepi, hanya beberapa penumpang yang berdiri di peron menunggu kereta berangkat. Kupeluk erat tubuh kekar berwarna coklat, membenamkan wajahku tepat di dadanya yang bidang. Tanganya yang […]

  • Alokasikan 1,3 Triliun untuk Jalan, Bobby Tata Ekonomi Sumut

    Alokasikan 1,3 Triliun untuk Jalan, Bobby Tata Ekonomi Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Infrastruktur Digeber Besar-Besaran. Tetapi Sumut Masih Menyimpan Satu Pertanyaan Besar: Setelah Aspal Dibentang, Ekonomi Mau Dibawa ke Mana? Di Sumatera Utara, alat berat mulai bergerak lagi. Jalan dibuka. Jembatan dibangun. Wilayah terisolir mulai disentuh. Pemerintahan Bobby Nasution menggelontorkan anggaran Rp1,372 triliun untuk pembangunan infrastruktur tahun 2026, dengan target pembangunan […]

  • Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporkab) Pemkab Mandailing Natal, Ansyor Nasution Spd, Kamis (30/8) menyatakan bahwa obyek wisata Sampuraga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Hanya saja pihaknya selama ini terbentur pada dana anggaran bagi perbaikan fasilitas maupun membangun fasilitas di objek Sampuraga. “Untuk melestarikan kekayaan alam Sampuraga ini, pemerintah memang sangat […]

  • Pengerukan Aek Mata Mendesak

    Pengerukan Aek Mata Mendesak

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina agar satu bahasa dengan DPRD perlunya melakukan pengerukan dan pembangunan dek pengaman di sepanjang jalur Sungai Aek Mata pada titik kota Panyabungan. Seperti dilansir Harian Metro Tabagsel, langkah ini dianggap prioritas dan mendesak karena menyangkut hidup ribuan masyarakat Kota Panyabungan sebagai ibu kota kabupaten. […]

  • Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sekitar delapan tahun Dana Desa ( DD ) ditransfer ke daerah dengan jumlah rata rata per desa per tahun sekitar 1 milliar rupiah, anggap satu desa sudah menerima aliran dana segar ini 8 milliar rupiah kemudian coba dicek ke lapangan apa dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, ternyata dana sebesar itu tidak memberikan dampak signifikan […]

expand_less