Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Wisata, Ekonomi, dan Libur Lebaran

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata menjadi salah satu sektor yang digadang-gadang untuk meningkatkan ekonomi, terlebih di tengah libur lebaran seperti saat ini.

Libur lebaran memang menjadi momentum bagi beberapa daerah untuk meningkatkan PAD dari sektor wisata, misalnya Kabupaten Samosir bisa menarik PAD sebesar 243 juta rupiah sepanjang lebaran ini. Sementara sektor wisata Bantimurung dan Bulukumba berturut-turut berhasil menyetor PAD sebesar 1 dan 1,2 miliar rupiah.

Mandailing Natal (Madina) memiliki potensi dan tempat wisata jadi yang tidak kalah dengan daerah lain, tapi pemanfaatannya untuk menunjang perekonomian belum maksimal. Ada beberapa memang yang mampu menggeliatkan ekonomi, salah satunya Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan.

Wisata sawah tiga dimensi ini berhasil menjadi salah satu tujuan wisatawan lokal sepanjang libur lebaran. Pengunjung yang menghabiskan waktu di tempat ini tidak hanya dari Madina, tapi juga dari daerah lain seperti Tapanuli Selatan (Tapsel).

Andes Mar Siregar, anggota DPRD Tapsel, memilih membawa keluarganya menikmati kemolekan wisata Silangitkoi.

“Saya sengaja membawa Tulang (mertua) saya dari kampung khusus berkunjung ke Silangitkoi karena beberapa bulan yang lalu saya juga berkunjung ke sini,” katanya, Minggu (8/5).

Andes menerangkan, tempat yang nyaman dan makanan khas Mandailing menjadi alasan utama memilih Silangitkoi.

“Menu pilihannya belut goreng khas Mandailing, pecal, lupis, dan ikan jurung yang langsung tangkap di tempat,” ujarnya.

Andes mengungkapkan, nama Silangitkoi sudah dikenal di wilayah Tabagsel juga kekhasan pondoknya yang beratap ijuk.

Anggota DPRD Tapsel ini menilai Silangitkoi sangat tepat untuk menjadi salah satu ikon wisata di Madina dalam menumbuhkan ekonomi kreatif dan pembukaan lapangan kerja.

“Semoga Silangitkoi tetap eksis dan bermanfaat bagi masyarakat terutama promosi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” harapnya.

Tempat wisata yang nyaman dan suguhan makanan yang enak memang menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih tempat wisata. Ketidaknyamanan ini pula yang membuat banyak wisatawan mengeluh ketika mengunjungi Aek Sijorni di Tapsel.

Informasi terakhir pihak kepolisian bahkan menangkap juru parkir karena tarif parkir yang ditetapkan menyalahi undang-undang dan memberatkan pengunjung.

Dengan kondisi tersebut Pemkab Madina diminta untuk jeli dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Madina sehingga benar-benar berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 4 HANURA Madina

    DCS Dapil 4 HANURA Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 HANURA Madina

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Cs diperiksa KPK di Kantor Kejati Sumut

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online)- Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Medan ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (14/5) malam. Mereka melakukan pemeriksaan di tiga ruangan yang ada di gedung itu. Sebelum ke kantor Kejati Sumut, anggota tim KPK meninggalkan rumah mewah milik Bupati […]

  • Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Target dimulainya lagi pembahasan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut dipastikan bakal molor lagi. Jika sebelumnya dijanjikan pembahasan dilakukan setelah kelarnya revisi UU pilkada dan UU pemda, kini muncul alasan baru. Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman mengatakan, pihaknya belum memastikan tanggal dimulainya pembahasan 65 RUU pemekaran, yang empat di antaranya […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

  • Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). “Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya […]

  • Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di debat itu Dahlan Hasan Nasution menyalahkan Atika Azmi Utammi soal puskesmas rawat inap. Puskesmas rawat inap itu mencuat ketika Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin mengemukakan gagasan agar puskesmas difungsikan sebagai rawat inap agar rakyat di pelosok yang sakit tak susah ke rumah sakit, terutama puskesmas yang jauh dari rumah sakit. […]

expand_less