Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

Wisata, Ekonomi, dan Libur Lebaran

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata menjadi salah satu sektor yang digadang-gadang untuk meningkatkan ekonomi, terlebih di tengah libur lebaran seperti saat ini.

Libur lebaran memang menjadi momentum bagi beberapa daerah untuk meningkatkan PAD dari sektor wisata, misalnya Kabupaten Samosir bisa menarik PAD sebesar 243 juta rupiah sepanjang lebaran ini. Sementara sektor wisata Bantimurung dan Bulukumba berturut-turut berhasil menyetor PAD sebesar 1 dan 1,2 miliar rupiah.

Mandailing Natal (Madina) memiliki potensi dan tempat wisata jadi yang tidak kalah dengan daerah lain, tapi pemanfaatannya untuk menunjang perekonomian belum maksimal. Ada beberapa memang yang mampu menggeliatkan ekonomi, salah satunya Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan.

Wisata sawah tiga dimensi ini berhasil menjadi salah satu tujuan wisatawan lokal sepanjang libur lebaran. Pengunjung yang menghabiskan waktu di tempat ini tidak hanya dari Madina, tapi juga dari daerah lain seperti Tapanuli Selatan (Tapsel).

Andes Mar Siregar, anggota DPRD Tapsel, memilih membawa keluarganya menikmati kemolekan wisata Silangitkoi.

“Saya sengaja membawa Tulang (mertua) saya dari kampung khusus berkunjung ke Silangitkoi karena beberapa bulan yang lalu saya juga berkunjung ke sini,” katanya, Minggu (8/5).

Andes menerangkan, tempat yang nyaman dan makanan khas Mandailing menjadi alasan utama memilih Silangitkoi.

“Menu pilihannya belut goreng khas Mandailing, pecal, lupis, dan ikan jurung yang langsung tangkap di tempat,” ujarnya.

Andes mengungkapkan, nama Silangitkoi sudah dikenal di wilayah Tabagsel juga kekhasan pondoknya yang beratap ijuk.

Anggota DPRD Tapsel ini menilai Silangitkoi sangat tepat untuk menjadi salah satu ikon wisata di Madina dalam menumbuhkan ekonomi kreatif dan pembukaan lapangan kerja.

“Semoga Silangitkoi tetap eksis dan bermanfaat bagi masyarakat terutama promosi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” harapnya.

Tempat wisata yang nyaman dan suguhan makanan yang enak memang menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih tempat wisata. Ketidaknyamanan ini pula yang membuat banyak wisatawan mengeluh ketika mengunjungi Aek Sijorni di Tapsel.

Informasi terakhir pihak kepolisian bahkan menangkap juru parkir karena tarif parkir yang ditetapkan menyalahi undang-undang dan memberatkan pengunjung.

Dengan kondisi tersebut Pemkab Madina diminta untuk jeli dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Madina sehingga benar-benar berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Mudik, Kawan!

    Ayo Mudik, Kawan!

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Lebih kurang tiga tahun sudah kita “Berperang” dengan virus Corona. Perang sengit yang banyak memakan korban dan selama berlangsung banyak dampak yang ditimbulkannya. Bukan hanya krisis kesehatan semata, tapi juga upaya pencegahan yang dinilai banyak orang bertabrakan dengan kaidah spritual dan keyakinan beragama yang dimiliki. Perang terhadap virus ini tidak hanya […]

  • Ta’aruf Mahasiswa Baru STAIM

    Ta’aruf Mahasiswa Baru STAIM

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon mahasiswa baru diharapan tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar, karena untuk mendapat kesempatan ini tidaklah mudah. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan, wawasan dan kepribadian yang jujur karena kejujuran merupakan landasan diri untuk menjadi profesional sejati. Hal ini diakatakan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Drs Dahlan Hasan Nasution, Kamis (20/9) ketika membuka kegiatan masa […]

  • Kasus Dinas Kesehatan Madina Diadukan Saja ke KPK

    Kasus Dinas Kesehatan Madina Diadukan Saja ke KPK

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Panyabungan mendesak Aliansi Rakyat Peduli Madina mengadukan kasus di Dinas Kesehatan Mandailing Natal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Desakan itu disampaikan sejumlah warga kepada Mandailing Online, Kamis (14/7/2017). “Apabila  penanganan kasus-kasus Dinas Kesehatan ini mentok di Kejaksaan Agung, maka kita mendesak Aliansi Rakyat Peduli Madina melanjutkan pengaduan itu ke KPK […]

  • Nikah Siri WNI di Malaysia Timbulkan Masalah

    Nikah Siri WNI di Malaysia Timbulkan Masalah

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, (MO) – Kasus nikah tanpa dokumen atau yang biasa dikenal dengan istilah nikah siri banyak terjadi di kalangan warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia sehingga menimbulkan banyak permasalahan seperti ketidakjelasan status kewarganegaraan anak-anak mereka. Banyaknya kasus nikah siri tersebut diungkapkan oleh sejumlah narasumber dan para peserta dalam acara talk show bertajuk “Status Perkawinan […]

  • Komisi VII Ragui Sosialisai SMGP

    Komisi VII Ragui Sosialisai SMGP

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Insiden paparan gas PLTP Mandailing Natal ke warga sekitar menuai kecamanan dari DPR. Dalam rapat Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM dan operator PLTP, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), sejumlah anggaota DPR meminta ada sanksi yang harus dijatuhkan. Wakil Ketua Komisi VII Alex Noerdin mengungkapkan sudah semestinya SMGP mendapatkan sanksi karena adanya […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 30)

    MARSIDAO-DAO (episode 30)

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Luas sumbayang Isya, mangalao Si Siti tu tapian ompa ayanna ganan ni parabiton nangkan sap-sapon. Ngada adong alapangan nia be manyapsap arian, harana sogot ni ari nangkan kehe ma marsidao-dao santak tu kotu Magorib. Pala ipasapsapkon tu Si Pikek, ngada sada roa. Angke ngada pe malo manyap-sap ias, […]

expand_less