Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Sepanjang tahun 2025 ada 33 TKA di Madina, Didominasi Warga China 

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

Kantor Dinas Tenaga Kerja Pemkab Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Mandailing Natal Hingga November 2025 Ada 33 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diketahui melakukan pekerjaan di Perusahaan atau PT yang beroperasi di Madina. Data orang Asing bersumber dari pihak Imigrasi yang dilaporkan pada Disnaker dengan data yang fluktuatif. Kamis, (06/11/2025).

“Kalo datanya memang sampai ke kita dari Imigrasi belum sampai, hanya saja tadi kebetulan ada acara Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan pihak imigrasi yang kita ikuti, mereka sampaikan ada 33 orang TKA yang tercatat di data mereka hingga November 2025 didominasi oleh Warga Negara China yang bekerja di PT SMGP,” Kata Lion Muslim STTP selaku Kepala Bidang Penempatan, dan Perluasan Kesempatan kerja (Penta).

Selain itu, disampaikan Lion para TKA itu di PT SMGP atau secara umum perusahaan joint venture (JV) tersebut memiliki sekitar 9 perusahaan, misalnya 9 perusahaan yang masing masing menyetor modal, teknologi, atau keahlian teknis.

“Ada sekitar 9 vendor PT SMPG. Seperti salah satunya PT Kaisan secara kapasitas di bagian pengeboran, lalu misal ada perusahaan lainnya yang mendistribusikan TKA, atau keahlian teknis lainnya,” Ujar Lion Pada Mandailing Online.

Terkait perusahaan lainnya seperti PT Sorik Mas Mining atau Perusahaan perkebunan lainnya kata Lion tak ada TKA. Ia mempertegas laporan TKA sifatnya fluktuatif (cendrung berubah ubah) atau tidak tetap. Dan, Timpora merupakan Sentral tentang bagaimana pengawasan orang asing yang membentuk Tim.

“Tugas (Disnaker) juga hanya bersifat memonitoring saja, kalau terkait pengawasan itu pihak Imigrasi atau Timpora. Jadi itu bentuk tim banyak, tak hanya Disnaker saja kan Disnaker sendiri pun tidak akan bisa, kalau disnaker tidak sampai mengawasi hanya memonitor. Kami (Disnaker) hanya mencek data keberadaan mereka saja, kalo lebih jauh tidak bisa, Sentralnya itu Timpora,” Ungkap Lion.

Diterangkan Kabid. Mereka (Vendor) yang menerima atau mendistribusikan Tenaga Kerja Asing (TKA) pada perusahaan, namun dengan ketentuan pusat. Jadi, mereka tidak bekerja sendiri walaupun ada surt izin dari Kemenaker.

“Terkait retribusi, terdapat regulasi yang harus tetap dijalankan. Sebelumnya, hal ini telah disampaikan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan dilakukan koreksi terhadap penerimaannya. Berdasarkan ketentuan Kementerian, tenaga kerja asing (TKA) yang berada di Mandailing Natal hanya dapat dikenakan retribusi jika izin tinggalnya terdaftar di wilayah Madina. Sementara itu, TKA dengan izin tinggal lintas kabupaten atau provinsi berada di luar kewenangan daerah,” Tandas Kabid Penta.( fikri-farel)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPD  RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    Anggota DPD RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS, (MO) – Satu di antara empat anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah H. Hamdani MP pada Kamis 2/8 kemarin kunjungi Kabupaten Kapuas setelah sebelumnya kunjungi sejumlah daerah kabupaten lainnya sebagai rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya Ke Kapuas H. Hamdani menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan insan pers dan LSM […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 45)

    MARSIDAO-DAO (episode 45)

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Luas mangan manyogot, namangalao ma Hamzah dohot Isrot maroban daganak i tu Bilah Hulu nangkan manopotkon ompungna. Marmotor do alai tu sadun. Ngada jabat dao, ngada sadao tu Rantau Prapat. “Waktu paman ke sana tiga tahun lalu, nenekmu masih sehat,” ning Hamzah tu Si Poso i topi dalan i […]

  • Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Dalam beberapa minggu terakhir harga cabe merah di  Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) terus merosot. Pantauan sejak Selasa hingga Rabu (3-4/3) di pasar baru Pasnyabungan, harga cabai merah mencapai Rp.18.000 hingga Rp.15.000 per kg. Putri (30) seorang pedagang cabe merah kepada wartawan mengakui trend penurunan harga mulai terjadi satu bulan terakhir, dari Rp.30.000 […]

  • Honor Kantor Perananan Wanita Balum Digaji 8 Bulan

    Honor Kantor Perananan Wanita Balum Digaji 8 Bulan

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 21 tenaga honorer di Kantor Pemberdayaan Wanita Perlindungan Anak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum digaji 8 bulan. Ke-21 honorer itu selama ini ditugaskan di Seksi BKKBN yang sumber gajinya berasal dari pemerintah provinsi. Sejumlah tenaga honor kepada wartawan Rabu (24/7) mengaku belum digaji sejak 8 bulan lalu. Kondisi itu menyebabkan […]

  • Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi A DPRD Sumut, Layari Sinukaban mengharap pelaksanaan ujian CPNS 2013 berjalan lancar dan objektif. Ia sendiri meyakini kecurangan tidak akan bisa terjadi di tingkatan panitia provinsi. Tetapi, ia juga tak mau berfirasat buruk ‘permainan’ akan dilancarkan di tingkat pusat. Namun Layari menegaskan, DPRD Sumut akan terus mengawal terwujudnya penerimaan […]

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

expand_less