Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

Ketua Komisi DPRD Tapsel Dilapor ke Badan Kehormatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak

Tapsel,

Tindakan salah seorang oknum Ketua Komisi DPRD Tapanuli Selatan berinisial HT yang menemui pihak PTP Nusantara III Batangtoru ditengah sengketa lahan pengembangan PTPN III Batangtaoru yang diperkirakan tumpang tindih dengan lahan Transmigrasi Swadaya Mandiri, memperoleh kecaman dan cemoohan dari sejumlah elemen masyarakat.

Aktifis LSM Tapsel Laidin Pohan kepada wartawan di Padangsidimpuan, Sabtu (07/05/2011) menilai perbuatan oknum ketua komisi DPRD Tapsel itu merupakan contoh buruk yang dapat merusak citra DPRD selaku lembaga yang terhormat. “Berkenaan dengan itu, perbuatan itu telah kita laporkan secara tertulis ke Badan Kehormatan untuk ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,” ujarnya.

Disebutkannya, pelaporan pihaknya dengan memperhatikan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Peraturan dan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dengan kronologis bahwa sesuai tindak lanjut hasil pertemuan masyarakat Muara Ampolu Kecamatan Muara Batangtoru terkait sengketa lahan izin lokasi pengembahan PTP Nusantara III Batangtoru sesuai SK Bupati Tapsel 01/IZIN/2010 tanggal 28 Januari 2010 yang diperkirakan tumpang tindih dengan areal masyarakat Transmigrasi Swadaya Mandiri, disepakati bahwa Komisi I dan II melakukan kunjungan lapangan pada Senin (11/04/2011) tetapi ditunda lagi pada Selasa (12/04/2011) yang juga ditunda dengan waktu yang tidak jelas.

Bahwa penundaan kunjungan lapangan terkait permasalahan itu disebut-sebut karena tidak diterbitkannya Surat Perintah Tugas (SPT) oleh pimpinan DPRD dan “tersangkut” anggaran untuk kunjungan lapangan.

“Sesuai Tata Tertib anggota DPRD, pelaksanaan tugas anggota DPRD berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) dari Pimpinan DPRD, tetapi terkait permasalahan PTP Nusantara III dengan Masyarakat TSM, Pimpinan DPRD tidak ada menerbitkan SPT, tapi anehnya pada Rabu (13/04/2011), Oknum Ketua Komisi itu didapati berada di Kantor PTP Nusantara III Batangtoru disebut menemui Manager Eddi Giri,” ujar Pohan.

Selanjutnya mengatakan bahwa keberadaan anggota DPRD tersebut dengan menggunakan Mobil Dinas Komisi DPRD Tapanuli Selatan BB 1004 G (bukan mobil dinas Ketua Komisi) sehingga patut diduga melakukan perbuatan seolah sedang melaksanakan tugas kedinasan.

“Harapan kita agar pelaporan ini dapat ditindaklanjuti oleh Badan Kehormatan sehingga tidak seperti kasus sengketa PTPN III Batangtoru dengan masyarakat TSM yang hingga kini tidak diketahui tindak lanjutnya, hilang lenyap bagai angin walau permasalahannya telah ditangani para wakil rakyat yang terhormat,” ketusnya. (BS-029)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis, alumni Komunitas Menulis Online, tinggal di Tapanuli Utara Hidup di dalam sistem yang berlandaskan kapitalisme-sekuler semakin menyengsarakan kehidupan manusia. Bagaimana tidak? Sistem ini hanya menerapkan hukum sesuai hawa nafsu berdasarkan akal manusia, memisahkan agama dari kehidupan, mencampakkan hukum dari Tuhan sehingga problematika kehidupan kian hari kian parah, masalah bertambah tanpa ada […]

  • Pembentukan Provinsi Tapanuli Rawan Konflik

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Potensi konflik di seputar aspirasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) dinilai masih cukup besar. Karenanya, masyarakat Sumut diingatkan untuk mengedepankan dialog jika terjadi perbedaan pendapat atas keputusan DPR RI yang menyetujui dilakukan pembahasan lagi Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan Protap. “Saya yakin, begitu RUU Protap mulai dibahas lagi, maka akan muncul lagi tarik-menarik, […]

  • Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYBUNGAN (Mandailing Online) – Kehebohan silih berganti menerpa Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Hebohnya bukan heboh positif, melainkan heboh yang memalukan. Belum reda heboh dugaan pengutipan Rp 1.700.000 kepada para kepala desa, kini muncul lagi materi ijian sekolah dasar yang diduga tidak sinkron antara pertanyaan dengan jawaban. Dalam 2 hari terakhir, foto-foto naskah ijian sekolah dasar […]

  • Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabunga, Mandailing Natal terancam diamputasi pada kaki kirinya. Dia terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis memvonisnya harus diamputasi alias […]

  • Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mendesak PT SMGP agar lebih responsif dan bertanggungjawab terhadap warga Sibanggor Julu. Polemik yang berkepanjangan di Madina akhir-akhir ini, menurut Erwin, akibat manajemen PT SMGP tidak mampu menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Akibatnya pemerintah daerah berada dalam posisi sulit. Itu disampaikan Erwin […]

  • Daftar Haji Sekarang, Berangkat 7 Tahun Lagi

    Daftar Haji Sekarang, Berangkat 7 Tahun Lagi

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Umat Islam Kota Padangsidimpuan yang hendak melaksanakan rukun Islam kelima harus bersabar. Sebab, calon haji yang mendaftar pada tahun ini baru akan berangkat pada tahun 2019 mendatang. Dengan kata lain, butuh waktu tujuh tahun untuk menunggu keberangkatan ke tanah suci. Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Psp Drs H Efri Hamdan Harahap, kuota […]

expand_less