Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

Alat berat milik pelaku tambang yang beroperasi dikawasan TNBG Madina ( ist )

MADINA ( Mandailing Online ): Masih beroperasinya aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di aek bontar Kecamatan Kotanopan yang merupakan kawaaan  Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ) Madina membuktikan Balai TNBG di Madina tak berdaya.

Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha (KTU) Balai TNBG Madina Herbert Aritonang menyampaikan, tidak pernah ada persetujuan atau izin dari Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) terhadap aktifitas pertambangan emas ilegal. Terkait informasi adanya aktifitas di wilayah aek bontar pihaknya akan segera melakukan penindakan.

“Tidak ada aktivitas pertambangan emas ilegal yang mendapat ijin dari Balai TNBG. Apabila ada yang mengatasnamakan TNBG agar dilaporkan kepada pihak berwajib.
Balai TNBG akan melakukan penindakan ke lokasi yang dilaporkan” Jelas KTU Balai TNBG Herbert Aritonang, Jum’at (27/02/26) seperti dikuti dari Metro7News.com.

Kerusakan TNBG dampak pertambangan emas ilegal dikawasan Taman Nasional Batang Gadis Madina ( ist )

Seperti diketahui, aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG lokasi aek bontar dilakukan oknum pengusaha tambang ilegal asal Sumatra Barat. Aek bontar sendiri diketahui memang daerah perbatasan antara Sumatra Utara dengan Sumatera Barat tepatnya Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, aktivitas tambang emas ilegal dikawasan itu di koordinatori MTN alias Taan warga Jorong Panggambiran Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat. Namun ada diduga oknum pemodal yang merupakan purnawirawan Polri.

Sementara itu Humas Polres Pasaman Barat melalui akun media sosial “X” menyampaikan akan segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap warga Pasaman Barat yang terindikasi melakukan aktivitas tambang emas ilegl, serta menyampaikan bahwa telah pernah dilakukan sosialisasi dan penindakan hukum terhadap pelaku.

“Untuk masalah PETI telah Kami lakukan sosialisasi dan penegakan Hukum dan saat ini masih dalam proses hukum terhadap Kasus tersebut dan dalam penanganan tambang emas ilegal, kami telah laksanakan juga giat koordinasi dengan Pemda dan Kodim dengan tokoh – tokoh Masyarakat agar bisa bersama – sama untuk menghentikan kegiatan tersebut” jelas Humas Polres Pasaman Barat. ( napi )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran Pantai Barat Ditagih

    Pemekaran Pantai Barat Ditagih

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Pantai Barat kembali menagih realisasi pendirian kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal. Masyarakat menilai, dengan pemekaran ini akan mengeluarkan mereka dari keterisoliran. Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pantai Barat Bersatu (Gema PBB) M Fadri Lubis, Minggu (18/1) yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel mengatakan, masyarakat Pantai Barat saat ini mulai […]

  • Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11). Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir […]

  • Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang. Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula […]

  • Abdul Aziz Myatt, Neo-Nazi yang Tak Lagi Anti-Islam

    Abdul Aziz Myatt, Neo-Nazi yang Tak Lagi Anti-Islam

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Abdul Aziz Myatt dahulu seorang yang membenci Islam. Kebencian itu kian menjadi karena ia merupakan anggota kelompok ekstrim sayap kanan. Namun, kunjungan ke Mesir mengubah jalan hidup Aziz. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT, Aziz kembali pada Islam. “Saya memutuskan menjadi Muslim karena pikiran dan hati saya mengaku tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan […]

  • Bacakada Ivan Iskandar Batubara ke PKB Madina, Pengurus Kasih Saran Faslah Jadi Wakil nya

    Bacakada Ivan Iskandar Batubara ke PKB Madina, Pengurus Kasih Saran Faslah Jadi Wakil nya

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bacakada Madina Ivan Iskandar Batubara saat bersilaturahmi bersama pengurus DPC PKB Madina di jalan Willem Iskandar Aek Galoga Panyabungan Sabtu 25/5) 2024 (nap ). PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Cakada Madina Ivan Iskandar Batubara datangi Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) di jalan Willem Iskandar Aek Galoga Panyabungan Sabtu 25/5) 2024. Kedatangan Wakil Ketua Umum […]

  • ISLAM AJARAN MULIA

    ISLAM AJARAN MULIA

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemenag secara resmi akan menghapus konten ‘radikal’ dalam 155 buku pelajaran. Penghapusan konten ‘radikal’ tersebut adalah bagian dari program Kemenag tentang penguatan moderasi beragama. Menag Fakhrul Razi mengatakan, ajaran ‘radikal’ tersebut ditemukan pada 5 (lima) mata pelajaran yakni: Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Quran dan Hadits serta Bahasa Arab. Islam Sebagai Tertuduh? Prihatin menyaksikan […]

expand_less