Spanduk Misterius Muncul Dijantung Kota Panyabungan. “Saipullah Nasution Harus Mundur Dari Jabatannya”
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Spanduk tak bertuan terpampang di jalan lintas sumatera kota Panyabungan tepatnya di depan kantor KPU Madina Sabtu 11/4/2026 ( napi )
MADINA || Mandailing Online- – Sabotase politik atau murni kekecewaan warga? Sebuah spanduk misterius mendadak muncul di tengah Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu pagi (11/4/2026). Isinya tegas mendesak Bupati Saipullah Nasution mundur dari jabatannya.
Spanduk putih itu terpampang tepat di jalur lintas Sumatera, persis di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Lokasi strategis itu langsung menyedot perhatian pengguna jalan.
“Bupati gagal sejahterakan masyarakat Madina, dugaan banyaknya pungli, Saipullah Nasution harus mundur dari jabatannya,” demikian bunyi tulisan di spanduk. Tanpa nama, tanpa penanggung jawab. Alias tak bertuan.
Warga sekitar mengaku kaget. Pasalnya, Jumat malam spanduk itu belum ada. “Baru pagi ini saya lihat, itu pun karena orang-orang ramai melihatnya. Padahal tadi malam spanduk di lokasi itu belum ada,” kata Indra, warga yang melintas.
Indra menilai isi spanduk sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintahan. Namun, cara penyampaiannya dinilai provokatif. “Satu sisi narasi spanduknya bentuk kekecewaan. Tapi langkah si pembuat tentu sangat provokatif. Harusnya si pembuat bertanggung jawab dengan mencantumkan namanya di spanduk,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengaku memasang spanduk tersebut. Belum ada pula tanggapan resmi dari Pemkab Madina maupun Bupati Saipullah Nasution terkait desakan mundur itu.
Munculnya spanduk tak bertuan di titik vital kota menimbulkan tanda tanya, siapa dalangnya, dan apakah ini awal dari gejolak politik di Madina? (*)
- Penulis: Muhammad Hanapi

