Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Banyak yang belum mengenal tokoh Sati Nasution. Termasuk di tanah Mandailing, kampung halamannya. Sungguh, putra kelahiran Pidoli Mandailing ini sudah banyak dibicarakan di forum dan sidang akademik nasional.

Beranjak dari fakta ilmiah itu, Mandailing Online bekerja sama dengan Mandailing Epicentrum menurunkan artikel berseri. Semoga lima-enam seri ke depan melekatkan dimensi historisnya ke memori dan kesadaran publik di Nusantara.

Sejarah Pendidikan Indonesia Terlalu Jawa-Sentris?

Ketika bicara sejarah pendidikan Indonesia, publik hampir otomatis mengingat Ki Hadjar Dewantara. Nama itu memang besar dan layak dihormati. Tetapi pertanyaan mulai muncul ketika sejarah dibaca lebih luas:

> apakah sejarah pendidikan Indonesia terlalu lama ditulis dari sudut Jawa?

Sebab jauh sebelum Taman Siswa lahir tahun 1922, seorang anak Mandailing bernama Willem Iskander sudah mendirikan sekolah guru bumiputera di Tanobato tahun 1862.[1]

Artinya, gagasan pendidikan modern pribumi sebenarnya tidak lahir dari satu pusat saja.

Namun sejarah nasional sering bekerja dengan cara yang unik:

* Tokoh dari pusat kekuasaan lebih mudah dikenal,

* Dokumentasi lebih lengkap,

* Akses ke penerbitan lebih besar, dan

* Akhirnya narasi mereka menjadi “wajah resmi” Indonesia.

Sementara tokoh daerah sering tertinggal di pinggir historiografi nasional.

Padahal sejumlah penelitian menyebut Willem Iskander bukan figur kecil. Sati Nasution disebut sebagai pelopor pendidikan modern di Mandailing dan salah satu perintis pendidikan guru bumiputera di Sumatra Utara.[2]

Ironinya, banyak generasi Indonesia bahkan belum pernah mendengar namanya.

Di titik ini, problemnya bukan sekadar tentang Willem Iskander.

Tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun ingatan nasionalnya.

Sebab, jika sejarah pendidikan hanya berputar pada tokoh tertentu, maka republik ini berisiko lupa bahwa kecerdasan bangsa dibangun dari banyak titik:

* Jawa,
* Sumatra,
* Sulawesi,
* Minangkabau,
* Mandailing,
* Aceh, dan
* wilayah lain.

Mungkin memang sudah waktunya Indonesia mulai membaca sejarah pendidikan dengan peta yang lebih luas. (bersambung)

Referensi:

[1] [Wikipedia — Willem Iskander](https://en.wikipedia.org/wiki/Willem_Iskander?utm_source=chatgpt.com)

[2] [UNY Eprints — Willem Iskander Pelopor Pendidikan di Mandailing Sumatra Utara](https://eprints.uny.ac.id/21625/?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika Pimpin Upacara HAB ke-76

    Wabup Atika Pimpin Upacara HAB ke-76

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memimpin upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 di lapangan STAIN Madina, Senin (3/12). Upacara tersebut dihadiri Forkopimda, kepala KUA se-Madina, organisasi keagamaan, para guru di bawah Kementerian Agama (Kemenag), dan undangan. Wabup Atika dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas […]

  • Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut. Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka. “Tidak ada […]

  • Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Penangkapan Staf Khusus Wali Kota Siantar SIANTAR- Polresta Siantar resmi menahan staf khusus Walikota Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak (47) dan anggota DPRD Siantar Rondal Tampubolon (33), bersama empat rekannya dalam kasus judi leng, Rabu (6/7). Kapolres Pematang Siantar AKBP Alberd TB Sianipar ketika dikonfirmasi, Kamis (7/7), menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan, Eliakim Cs ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Tokoh masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat, Salamuddin mendesak Pemkab Madina, Kamis (30/8) untuk lebih memperhatikan kesinambungan objek wisata Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat. Kondisi fisik objek wisata Sampuraga sudah bertahun-tahun memprihatinkan akibat kurang penanganan menyebabkan banyak pengunjung kecewa dan tak mau kembali mengunjunginya. “Lokasinya bersemak, becek, tempat untuk duduk-duduk […]

  • Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rabu lusa (11/12/2015) Syamsir KDI dijadwalkan akan manggung di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Kehadiran Syamsir di Panyabungan dalam rangka memeriahkan pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal. Lokasinya diadakan di lapangan Toguda Simpang Staim,Dalan Lidang,Panyabungan pada siang hari. Selain Syamsir, juga dimeriahkan artis-artis lokal. Kepastian kehadiran […]

  • Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Acara mendengarkan pidato kenegaraan di ruang paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Kamis (16/8) sangat sepi. Hingga pukul 11.00 Wib atau satu jam setelah acara dimulai jumlah anggota dewan yang hadir hanya 12 orang dari total 40 orang jumlah anggota DPRD Madina. Acara dibuka oleh Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami Daulay ini […]

expand_less