Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Banyak yang belum mengenal tokoh Sati Nasution. Termasuk di tanah Mandailing, kampung halamannya. Sungguh, putra kelahiran Pidoli Mandailing ini sudah banyak dibicarakan di forum dan sidang akademik nasional.

Beranjak dari fakta ilmiah itu, Mandailing Online bekerja sama dengan Mandailing Epicentrum menurunkan artikel berseri. Semoga lima-enam seri ke depan melekatkan dimensi historisnya ke memori dan kesadaran publik di Nusantara.

Sejarah Pendidikan Indonesia Terlalu Jawa-Sentris?

Ketika bicara sejarah pendidikan Indonesia, publik hampir otomatis mengingat Ki Hadjar Dewantara. Nama itu memang besar dan layak dihormati. Tetapi pertanyaan mulai muncul ketika sejarah dibaca lebih luas:

> apakah sejarah pendidikan Indonesia terlalu lama ditulis dari sudut Jawa?

Sebab jauh sebelum Taman Siswa lahir tahun 1922, seorang anak Mandailing bernama Willem Iskander sudah mendirikan sekolah guru bumiputera di Tanobato tahun 1862.[1]

Artinya, gagasan pendidikan modern pribumi sebenarnya tidak lahir dari satu pusat saja.

Namun sejarah nasional sering bekerja dengan cara yang unik:

* Tokoh dari pusat kekuasaan lebih mudah dikenal,

* Dokumentasi lebih lengkap,

* Akses ke penerbitan lebih besar, dan

* Akhirnya narasi mereka menjadi “wajah resmi” Indonesia.

Sementara tokoh daerah sering tertinggal di pinggir historiografi nasional.

Padahal sejumlah penelitian menyebut Willem Iskander bukan figur kecil. Sati Nasution disebut sebagai pelopor pendidikan modern di Mandailing dan salah satu perintis pendidikan guru bumiputera di Sumatra Utara.[2]

Ironinya, banyak generasi Indonesia bahkan belum pernah mendengar namanya.

Di titik ini, problemnya bukan sekadar tentang Willem Iskander.

Tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun ingatan nasionalnya.

Sebab, jika sejarah pendidikan hanya berputar pada tokoh tertentu, maka republik ini berisiko lupa bahwa kecerdasan bangsa dibangun dari banyak titik:

* Jawa,
* Sumatra,
* Sulawesi,
* Minangkabau,
* Mandailing,
* Aceh, dan
* wilayah lain.

Mungkin memang sudah waktunya Indonesia mulai membaca sejarah pendidikan dengan peta yang lebih luas. (bersambung)

Referensi:

[1] [Wikipedia — Willem Iskander](https://en.wikipedia.org/wiki/Willem_Iskander?utm_source=chatgpt.com)

[2] [UNY Eprints — Willem Iskander Pelopor Pendidikan di Mandailing Sumatra Utara](https://eprints.uny.ac.id/21625/?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Irsal Pariadi, SSTP mengaku sudah memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Desa di agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk persiapan menjalankan program nasional yakni Ketahanan Pangan (Ketapang). “Melalui Camat sudah kita rapatkan berkali-kali, arahannya adalah Pemda meminta seluruh […]

  • Sarlinkson Guano Solusi untuk Petani Saat Harga Pupuk Mahal

    Sarlinkson Guano Solusi untuk Petani Saat Harga Pupuk Mahal

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di saat harga pupuk yang kian mahal, pupuk Sarlinkson Guano menjadi solusi menggembirakan bagi petani. Pupuk oranik yang diproduksi di  Mandailing Natal, Sumatera Utara ini berbahan baku tahi murni kelelawar di dalam goa Baginda, Dusun Aek Putih, Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal. Veri, dari pihak PT. Sarlinkson yang memproduksi pupuk organik Sarlinkson […]

  • Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pro kontra terhadap keberadaan tambang emas illegal di perbukitan Hutabargot, Mandailing Natal terus bergulir. Setelah beberapa waktu lalu massa sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa melakukan  unjukrasa menolak tambang illegal, kini, hari ini massa pro tambang melakukan unjukrasa balasan. Lebih seribu massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Tambang (AMPT) melakukan […]

  • Tanah Galian Proyek Ganggu Pengguna Jalan

    Tanah Galian Proyek Ganggu Pengguna Jalan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanah galian proyek pembuatan paret di simpang Pagur Kec.Panyabungan Timur mengganggu pengguna jalan. Terlihat dalam foto tanah galian di tumpukkan di pinggir jalan sehingga menggangu para pengendara kenderaan. (hol)

  • Damkar Diduga Tidak Sesuai Spek, Yuri Tidak Ada Penetapan Spek Harus Double Cabin

    Damkar Diduga Tidak Sesuai Spek, Yuri Tidak Ada Penetapan Spek Harus Double Cabin

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Selasa 25/7/2023  lewat, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) mini kepada Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar. Mobil damkar tersebut bahkan di jajal oleh wakil dengan mengetes tekanan air ketika di lakukan penyiraman. Usut punya usut, ternyata mobil damkar tersebut diduga tidak […]

  • Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

    Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Asosiasi industri rokok kecil dan menengah yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (FORMASI) mendesak pemerintah meninjau kembali tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 tahun 2013. PMK 131 sendiri mengatur tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan. Ketua Harian FORMASI Heri […]

expand_less