Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Banyak yang belum mengenal tokoh Sati Nasution. Termasuk di tanah Mandailing, kampung halamannya. Sungguh, putra kelahiran Pidoli Mandailing ini sudah banyak dibicarakan di forum dan sidang akademik nasional.

Beranjak dari fakta ilmiah itu, Mandailing Online bekerja sama dengan Mandailing Epicentrum menurunkan artikel berseri. Semoga lima-enam seri ke depan melekatkan dimensi historisnya ke memori dan kesadaran publik di Nusantara.

Sejarah Pendidikan Indonesia Terlalu Jawa-Sentris?

Ketika bicara sejarah pendidikan Indonesia, publik hampir otomatis mengingat Ki Hadjar Dewantara. Nama itu memang besar dan layak dihormati. Tetapi pertanyaan mulai muncul ketika sejarah dibaca lebih luas:

> apakah sejarah pendidikan Indonesia terlalu lama ditulis dari sudut Jawa?

Sebab jauh sebelum Taman Siswa lahir tahun 1922, seorang anak Mandailing bernama Willem Iskander sudah mendirikan sekolah guru bumiputera di Tanobato tahun 1862.[1]

Artinya, gagasan pendidikan modern pribumi sebenarnya tidak lahir dari satu pusat saja.

Namun sejarah nasional sering bekerja dengan cara yang unik:

* Tokoh dari pusat kekuasaan lebih mudah dikenal,

* Dokumentasi lebih lengkap,

* Akses ke penerbitan lebih besar, dan

* Akhirnya narasi mereka menjadi “wajah resmi” Indonesia.

Sementara tokoh daerah sering tertinggal di pinggir historiografi nasional.

Padahal sejumlah penelitian menyebut Willem Iskander bukan figur kecil. Sati Nasution disebut sebagai pelopor pendidikan modern di Mandailing dan salah satu perintis pendidikan guru bumiputera di Sumatra Utara.[2]

Ironinya, banyak generasi Indonesia bahkan belum pernah mendengar namanya.

Di titik ini, problemnya bukan sekadar tentang Willem Iskander.

Tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun ingatan nasionalnya.

Sebab, jika sejarah pendidikan hanya berputar pada tokoh tertentu, maka republik ini berisiko lupa bahwa kecerdasan bangsa dibangun dari banyak titik:

* Jawa,
* Sumatra,
* Sulawesi,
* Minangkabau,
* Mandailing,
* Aceh, dan
* wilayah lain.

Mungkin memang sudah waktunya Indonesia mulai membaca sejarah pendidikan dengan peta yang lebih luas. (bersambung)

Referensi:

[1] [Wikipedia — Willem Iskander](https://en.wikipedia.org/wiki/Willem_Iskander?utm_source=chatgpt.com)

[2] [UNY Eprints — Willem Iskander Pelopor Pendidikan di Mandailing Sumatra Utara](https://eprints.uny.ac.id/21625/?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sihitang dan HMI Sidimpuan Kelola Parkir

    Warga Sihitang dan HMI Sidimpuan Kelola Parkir

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Warga Lingkungan IV, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara bekerjasama dengan HMI Cabang Padangsidimpuan, melakukan aksi pengalangan dana untuk kelanjuan pembangunan Mesjid Al-Barokah dengan cara mengelola parkir. Ketua Panitia Parkir Al-Barokah, Sukur Nasution kepada Medan Bisnis, mengatakan, momentum wisuda UGN periode XXXIII TA 2014/2015, di Aula Kampus III Eks Asrama Haji, Sihitang, melibatkan keikutsertaan […]

  • 4 Sekdes Bimtek di Medan

    4 Sekdes Bimtek di Medan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK-Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi tugas Pokok dan Fungsi sekretaris desa (sekdes), empat sekdes diberangkatkan selama tiga hari (28-30/9) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Citra Medan. Keempat sekdes tersebut yakni, Sekdes Portibi Julu (Maratimbul Harahap), Sekdes Siunggam Julu (Irdan Daulay), Sekdes Saba Sitahul-tahul (Endar Muda) dan Sekdes Hambiri (Mara Ganti Harahap). Hal tersebut diungkapkan, […]

  • Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mandailing Natal melaporkan bahwa Gunung Sorik Marapi masih dalam status Level II (Waspada) per 04 April 2026. Dalam 6 jam terakhir, tercatat 16 kali gempa vulkanik dalam (VA). Masyarakat dan wisatawan dilarang keras beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah puncak. Pos Pengamanan Sibanggor Tonga dan Sibanggor […]

  • Kisah Pria Korea Selatan Menemukan Kebenaran Islam

    Kisah Pria Korea Selatan Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    “Aku menemukan harapan dalam Islam, kemudian saya menjadi muslim,” ujar seorang mualaf dari Korea Selatan, Park Dong Shin yang kini mengubah namanya menjadi Abd Ar-Ra’oof. Park memeluk Islam saat usiannya 24 tahun. Sebelum memeluk Islam, ia merasa hidupnya hanya dipenuhi kegelapan, keraguan, kebingungan dan luka. “Aku menulis ini (artikel kisah perjalanannya menuju Islam) untuk berbagi […]

  • Nonton Bareng Pelantikan Presiden, Ketua Partai Gerindra Singgung Netralitas ASN di Pilkada Madina

    Nonton Bareng Pelantikan Presiden, Ketua Partai Gerindra Singgung Netralitas ASN di Pilkada Madina

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungann ( Mandailing Online ) : Hadiri kegiatan nonton bareng pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subiyanto di Posko Partai Gerindra Mandailing Natal ( Madina) Jalan Lintas Sumatera, Desa Gunung Tua. Calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution diteriaki Ribuan pendukung sebagai Bupati Madina yang baru. Minggua 20/10/2024. Dalam orasi politiknya Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra) […]

  • Dua Nyawa Hampir Melayang

    Dua Nyawa Hampir Melayang

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Isu penculikan anak kembali menelan korban. Diduga komplotan penculik anak, dua orang warga Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, nyaris tewas dihajar massa di Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari. Kedua korban bernama Ali Marsuki dan Ibrahim. Akibat pengeroyokan itu, keduanya menderita luka parah sehingga harus mendapat perawatan secara […]

expand_less