Kamis, 28 Mei 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Banyak yang belum mengenal tokoh Sati Nasution. Termasuk di tanah Mandailing, kampung halamannya. Sungguh, putra kelahiran Pidoli Mandailing ini sudah banyak dibicarakan di forum dan sidang akademik nasional.

Beranjak dari fakta ilmiah itu, Mandailing Online bekerja sama dengan Mandailing Epicentrum menurunkan artikel berseri. Semoga lima-enam seri ke depan melekatkan dimensi historisnya ke memori dan kesadaran publik di Nusantara.

Sejarah Pendidikan Indonesia Terlalu Jawa-Sentris?

Ketika bicara sejarah pendidikan Indonesia, publik hampir otomatis mengingat Ki Hadjar Dewantara. Nama itu memang besar dan layak dihormati. Tetapi pertanyaan mulai muncul ketika sejarah dibaca lebih luas:

> apakah sejarah pendidikan Indonesia terlalu lama ditulis dari sudut Jawa?

Sebab jauh sebelum Taman Siswa lahir tahun 1922, seorang anak Mandailing bernama Willem Iskander sudah mendirikan sekolah guru bumiputera di Tanobato tahun 1862.[1]

Artinya, gagasan pendidikan modern pribumi sebenarnya tidak lahir dari satu pusat saja.

Namun sejarah nasional sering bekerja dengan cara yang unik:

* Tokoh dari pusat kekuasaan lebih mudah dikenal,

* Dokumentasi lebih lengkap,

* Akses ke penerbitan lebih besar, dan

* Akhirnya narasi mereka menjadi “wajah resmi” Indonesia.

Sementara tokoh daerah sering tertinggal di pinggir historiografi nasional.

Padahal sejumlah penelitian menyebut Willem Iskander bukan figur kecil. Sati Nasution disebut sebagai pelopor pendidikan modern di Mandailing dan salah satu perintis pendidikan guru bumiputera di Sumatra Utara.[2]

Ironinya, banyak generasi Indonesia bahkan belum pernah mendengar namanya.

Di titik ini, problemnya bukan sekadar tentang Willem Iskander.

Tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun ingatan nasionalnya.

Sebab, jika sejarah pendidikan hanya berputar pada tokoh tertentu, maka republik ini berisiko lupa bahwa kecerdasan bangsa dibangun dari banyak titik:

* Jawa,
* Sumatra,
* Sulawesi,
* Minangkabau,
* Mandailing,
* Aceh, dan
* wilayah lain.

Mungkin memang sudah waktunya Indonesia mulai membaca sejarah pendidikan dengan peta yang lebih luas. (bersambung)

Referensi:

[1] [Wikipedia — Willem Iskander](https://en.wikipedia.org/wiki/Willem_Iskander?utm_source=chatgpt.com)

[2] [UNY Eprints — Willem Iskander Pelopor Pendidikan di Mandailing Sumatra Utara](https://eprints.uny.ac.id/21625/?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 2)   Seperti halnya kawasan Pasar Lama, Panyabungan, di sepanjang jalan raya titik Sipolu-polu, Panyabungan, pengendalian banjir juga relatif sukses. Terbukti beberapa pekan terakhir banjir tak terjadi lagi kala hujan deras melanda. Selama ini, banjir menjadi langganan Jl.Willem Iskander dari titik Madina Market hingga simpang Jl. Bermula. Sejumlah pengunjung […]

  • Temu Karya ke-III Panyabungan Barat

    Temu Karya ke-III Panyabungan Barat

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Caretaker Karang Taruna (KT) Kecamatan Panyabungan Barat melaksanakan Temu Karya ke-III Karang Taruna di SMPN 1 Panyabungan Barat, Minggu (19/12). Temu karya dengan tema “Peran Aktif Karang Taruna Menuju Kesejahteraan Sosial yang Berkesinambungan” ini untuk menentukan kepengurusan defenitif KT Panyabungan Barat. Acara ini dihadiri Camat Panyabungan Barat Aswar, Ketua KT Madina […]

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

  • Karang Taruna Miliki Peran Penting Wujudkan Cita-Cita Pembangunan

    Karang Taruna Miliki Peran Penting Wujudkan Cita-Cita Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberadaan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita pembangun daerah. Apalagi Karang Taruna merupakan wadah pembangunan SDM generasi muda. Untuk mewujudkan pembangunan SDM generasi muda, Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Temu Karya Karang Taruna Periode 2021-2026 di aula D’San Hotel, Dalan Lidang pada Kamis […]

  • Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dalam waktu dekat akan melakukan penertiban tambang rakyat berupa tambang emas tanpa izin dan keberadaan mesin galundung (gelondongan mesin pemecah batu mengandung serbuk emas). Pemkab Madina juga berencana akan melokalisasi tambang rakyat. Demikian disampaikan Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengikuti rapat paripurna tanggapan umum fraksi DPRD […]

  • Polres Madina Amankan Rp42 Juta Uang Palsu

    Polres Madina Amankan Rp42 Juta Uang Palsu

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Satuan Reskrim Polres Mandailing Natal (madina) menangkap empat orang tersangka pengedar uang palsu (upal) antar provinsi. Dari tersangka, polisi menyita uang palsu Rp42 juta. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan didampingi Wakapolres Kompol Hariatmoko di Mapolres Madina, Panyabungan, Rabu (06/04/2011) sore, kepada wartawan mengatakan, keempat tersangka pengedar uang palsu ditangkap di tempat berbeda. Romli […]

expand_less