Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang.
Borneo-Tapsel
“Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata Kadisperindagkop Psp, Islahuddin Nasution saat mendampingi Wakil Wali Kota, Maragunung dan Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik SIk MSi meninjau pasar pabukoan.
Kemudian dikatakannya, dengan langkah dan upaya yang sudah dilakukan termasuk sosialisasi dan pemberitahuan langsung kepada masyarakat dan pedagang oleh Pemko bekerjasama dengan Polres Psp, diharapkan seluru pedagang khusus dibulan suci ramadan akan berjualan di lokasi yang sudah ditentukan. “Kita berharap semuanya berjalan lancar hingga akhir,” katanya.
Sementara itu Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang sudah mematuhi peraturan Wali kota untuk tidak berdagang di Jalan Monginsidi atau harus berjualan di lokasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yakni di City Walk.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mematuhi aturan yang ada semoga bisa berlangsung dengan baik,” ucapnya.
Salah seorang pembeli, BF Hasibuan (34) mengaku sangat mendukung lokasi pasar ramadan di City Walk. Selain areal parkir yang luas, juga tidak membuat terjadinya kemacetan dan lokasinya lebih leluasa.
Hanya saja dirinya mengharapkan agar lokasinya lebih diperbaiki terutama lantainya agar didatarkan agar nyaman dilalui dan tidak membuat pembeli terganggu karena tanah bergelombang.
“Sudah cukup baik, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki, kita berharap selama 30 hari kedepan agar segera diperbaiki,” pintanya.
Selain berkeliling meninjau lokasi pasar pabukoan rombongan Kapolres Psp, Andi S Taufik juga menyempatkan berbelanja makanan berbuka puasa bersama Wawako, Maragunung Harahap. (phn/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Rizfan Juliardy PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 4 desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) terrendam sejak Kamis (5/6/2014). Demikian dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina. Banjir ke pemukiman ini akibat meluapnya satu ruas sungai disebabkan tingginya curah hujan sejak Rabu (4/6) yang melanda kawasan itu. Sejauh ini belum diketahui nama […]

  • Ustad Somad di Madina

    Ustad Somad di Madina

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lebih dari 10.000 umat Muslim menghadiri tausiah Ustad Abdul Somad di Pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, Mandailing Natal, Sumut,Senin (8/4/2019). Acara itu merupakan peringatan Isra’ Mi’raj Rasululloh Muhammad SAW. Tausiah yang disampaikan Ustad Abdul Somad banyak sisi, mulai dari sisi zakat, solat, hingga politik. Serta kepemimpinan yang meneladani Rasululloh SAW. Dia […]

  • Komisi II DPRD Loyo Berhadapan Dengan PTPN IV

    Komisi II DPRD Loyo Berhadapan Dengan PTPN IV

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) kembali mempertontonkan sikap loyo di hadapan pengusaha pada rapat dengar pendapat di gedung DPRD Madina, Kamis (25/4/2014). Sekian banyaknya persoalan-persoalan warga dengan Perusahaan Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) di Kecamatan Batahan dan Ranto Baek, Kabupaten Madina ternyata tidak mampu diungkap oleh Komisi II DPRD Madina. Pantauan wartawan, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 28)

    MARSIDAO-DAO (episode 28)

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Kuhur-kuhur Si Siti i dapur, marsiuman-umanan dohot sora ni tarahim i masojid. Mardahan manggule i marayak kotu Subuh, ima nangkan na giot kehe marsidao-dao. Dung sumbayang Subuh, ipalalusa mangan i dapur i sada-sadasa. Pinomparna na modom dope mungkor marsitune-tunean. Marayak mangalao tingon bagas i, ingotisa Si Poso i pantar […]

  • Irwan Daulay : Madina Harus Melakukan Terobosan Terkait Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM

    Irwan Daulay : Madina Harus Melakukan Terobosan Terkait Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sudah waktunya melakukan terobosan penting dalam upaya menurunkan angka kemiskina dan menaikkan IPM yang  masih rendah. Salah satu upayanya melalui pembentukan Tim Ekonomi yang kuat. Berikan mereka kewenangan penuh untuk bekerja,” ujar tokoh masyarakat Madina, Irwan H. Daulay dalam akun fecebook-nya, Rabu (19/7/2017). Seiring dengan pembentukan […]

  • MENAGIH KUALITAS GURU BERSERTIFIKASI (2-selesai)

    MENAGIH KUALITAS GURU BERSERTIFIKASI (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (tinjauan kritis jelang hari pendidikan nasional) Oleh : Moechtar Nasution   CERTIFICATE ORIENTED Untuk mengejar sertifikasi tidak jarang kejujuran dinomor sekiankan padahal penguatan terhadap karakter ini begitu mendominasi kurikulum 2013. Begitu pentingnya penguatan karakter ini sehingga kurikulum 2013 didesain sedemikian rupa untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai ini kembali hadir didunia pendidikan. Namun nyatanya pergeseran pradigma  terjadi  […]

expand_less