Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Warga Pantai Barat Curhat ke Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


Butuh Mesin Pembuat Es Batangan
MADINA-
Warga tiga kecamatan di daerah pantai barat Madina yakni Kecamatan Natal, Batahan dan Muara Batang Gadis, Kamis (11/8) malam berkeluh kesah kepada Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE bersama seluruh pimpinan SKPD.
Di hadapan Bupati yang melakukan safari ramadan di Masjid Raya Pasar Natal, warga mengaku belum merasakan seutuhnya arti dari kemerdekaan itu, sebab hingga saat ini warga banyak sekali menghadapi persoalan.
Seperti disampaikan seorang tokoh masyarakat Natal, Rahmat, Kecamatan Natal saat ini banyak mengalami kendala dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Katanya, warga sangat membutuhkan mesin pembuat es batangan untuk pengawetan atau pendinginan ikan hasil tangkapan laut. Karena yang ada saat ini masih beberapa unit mesin pendingin saja dan tak bisa mencukupi kebutuhan.
Masalah lainnya adalah, belum adanya sarana air minum atau PDAM, listrik yang sering pada dan kurang arus. ”Banyak sekali kendala yang kami alami Pak, kami berharap Pak Bupati bisa membantu warga untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Rahmad
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Muara Batang Gadis, Hilman Parinduri. Di hadapan bupati dia menuturkan, beberapa masalah yang sedang masyarakat adalah kurangnya pembukaan dan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Muara Batang Gadis.
”Sungguh menyedihkan hati masyarakat, dan rusaknya badan jalan yang diakibatkan banyaknya melintas truk yang melebihi tonase. Kami tahu kami berada di penghujung Madina, tetapi perlu kami sampaikan kami sangat butuh perhatian pemerintah, banyak sekali persoalan yang sedang kami hadapi tetapi tak ada jalan penyelesaiannya, termasuk kondisi infrastruktur,” katanya.
Usai curhat di depan Bupati, dilanjutkan oleh tokoh masyarakat dari kecamatan Batahan, Azmudin. Dia bercerita bahwa masyarakat Batahan membutuhkan kondisi infrastruktur jalan yang baik. Betapa tidak, jalan lintas penghubung Batahan dengan kecamatan Sinunukan yang rusak berat ada sepanjang 18 kilometer.
Masyarakat Batahan juga sangat membutuhkan Mapolsek, bahkan masyarakat telah menyumbang tanah pertapakan dan bantuan tunai senilai Rp1 juta. Sayangnya, setelah bangunan didirikan seadanya, kantor Mapolsek tersebut tak pernah ditinggali personil Polisi.
Hidayat: Akan Menjadi Prioritas Kami
Mendengar keluh kesah dan semangat harapan yang disampaikan oleh 3 tokoh masyarakat mewakili 3 kecamatan itu, Bupati Madina HM Hidayat Batubara menegaskan bahwa 3 kecamatan ini akan memeroleh prioritas pembangunan dibandingkan dengan kecamatan lain, seperti di kecamatan Natal mengenai keluhan arus listrik dan PDAM tahun 2012 Pemkab Madina akan mendirikan pembangkit listrik tenaga air.
”Sebenarnya saya telah menjumpai Menteri perikanan dan kelautan, Insyaallah tahun depan akan kita dirikan pembangkit listrik tenaga air dan juga akan didirikan pabrik es bagi masyarakat nelayan,” katanya
Bagi masyarakat Batahan dikatakan Hidayat jalan rusak itu akan diupayakan secepatnya dibangun dan saat ini Pemkab Madina sedang melakukan langkah-langkah pendekatan dengan pemerintah pusat agar memberikan alokasi anggaran pembangunana jalan lintas tersebut. (wan/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi pengadaan buku SD, 2 eks pejabat Langkat dibui 1 tahun

    Korupsi pengadaan buku SD, 2 eks pejabat Langkat dibui 1 tahun

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan memvonis mantan Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Sumatera Utara, Syam Sumarno dan eks Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Irawan, masing-masing satu tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti menyalahgunakan dana pengadaan buku untuk 70 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Langkat. Majelis hakim yang diketuai Jonner Manik menyatakan dua mantan pejabat di Pemkab […]

  • Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Pelaku pelanggaran hak asasi manusia di Sumatera Utara masih didominasi kalangan oknum polisi dengan 249 kasus dari Januari hingga Novenber 2010. Sekretaris Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera (Bakumsu) Benget Silitonga di Medan, Kamis, mengatakan, pelanggaran HAM yang dilakukan oknum aparat kepolisian masih belum berkurang setiap tahunnya. Dia menjelaskan, tercatat pada […]

  • Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengecer Harus Setor Rp200 Ribu ke Camat MADINA- Sejumlah pedagang bensin eceran di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina, mengaku memberikan uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada camat. Uang itu untuk biaya pengurusan surat rekomendasi atau keterangan usaha. Hal ini disampaikan Irfan Nasution, kepada METRO, Rabu (10/8). Irfan merupakan pedagang eceran […]

  • Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDOARJO-: Ratusan aparat desa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berunjuk rasa dengan cara memblokir Jalan Raya Porong dengan tuntutan supaya mereka diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Salah seorang koordinator aksi Khoirul M, Kamis (11/11) mengatakan aksi ini dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan perangkat desa seluruh nusantara. “Selain diangkat menjadi PNS, kami juga menuntut supaya masa […]

  • Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    Anggaran Makan Minum Acara Rapat di Disdikbud Madina naik 2 Miliar dari Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fantastis, anggaran makanan dan minuman kegiatan rapat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun anggaran 2025 Senilai Rp. 2.435.883.300. Angka ini naik dibanding tahun 2024 lewat yang dialokasikan hanya senilai Rp.428.506.000. Data yang didapat menyebutkan tahun 2025 ini ada 26 item mata anggaran untuk kegiatan belanja […]

  • Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    Pasar Panyabungan Membludak, Jalan Raya Macet Luar Biasa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lonjakan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut menyebabkan jalan raya sangat padat dan macet. Pantauan Mandailing Online hari Jum’at (29/4/2022) atau H-3 Idul Fitri, kemacetan terjadi di banyak titik, mulai dari jembatan Aek Mata di kawasan Pasar Lama hingga perbatasan Aek Lapan kawasan Pasar Baru. Antrian kenderaan terlihat di sekitar […]

expand_less