Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Jadilah Bidan Profesional dan Berakhlakul Karimah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 26 Sep 2011
  • print Cetak

Panyabungan,
Akademi Kebidanan (Akbid) Namira Madina, Sabtu (24/09/2011) kemarin mewisuda 209 mahasiswi kelas khusus dan kelas umum. Wisuda kali ini merupakan wisuda ke 2 setelah Akbid Namira berdiri. Akbid Namira Madina juga telah mengantongi izin akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Madina, Jalan Medan-Padang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.

Hadir dalam acara wisuda ini Bupati Madina M Hidayat Batubara, Ketua Yayasan Perguruan Namira Madina M Yunan Nasution, Ahmad Hot Lubis, Nuriyani Lubis, Gembirawaty Siregar, Anggota DPRD Madina Ilyas Siswandi, Riadoh Rangkuti dan Edi Anwar, Kepala Dinas Kesehatan Madina Syakdiyah Lubis, Pengurus Ikatan Bidan Indonesia Madina serta dihadiri seluruh Pengasuh dan Dosen Akbid Namira Madina, dan ribuan orangtua, famili para wisudwati.

Dalam pidatonya, Direktur Akbid Namira Madina Juliana mengatakan bahwa jumlah mahasiswi yang mengikuti wisuda tahun ini sebanyak 209 orang terdiri dari dua jalur pendidikan yakni jalur umum sebanyak 64 orang dan jalur khusus sebanyak 145 orang. Dikatakan Julianan Akbid Namira Madina juga telah berhasil terakreditasi di BAN-PT pada tahun ini.

”Artinya legalitas Akbid Namira Madina tidak diragukan lagi dan Akbid Namira Madina juga memiliki struktur pendidikan yang sesuai dengan peraturan Kemendiknas dan Kemenkes sehingga para mahasiswa memperoleh pendidikan yang bisa bersaing dengan akademi kesehatan lainnya yang setingkat,” sebut Juliana.

Ketua Yayasan Perguruan Namira Madina M Yunan Nasution dalam sambutannya mengamanahkan agar seluruh wisuwadati bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti akademi di Akbid Namira selama 3 tahun ini. Pengabidan dikatakan Yunan merupakan arti tertinggi dan mulai bagi seorang tenaga medis termasuk seorang bidan.

”Anda sudah resmi menjadi seorang bidan dan kami sangat berharap agar anda bisa menerapkan rangkaian ilmu yang telah anda terima selama perkuliahan dalam menjalankan profesi seorang bidan dituntut untuk menjaga kode etik yang sesungguhnya dan tidak melakukan kesalahan akibat kecerobohan. Artinya mengabdilah untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Yunan.

Kepada Pemkab Madina, Yunan berharap agar memberikan dukungan spritual bagi para wisudawati yang telah menamatkan pendidikan di Perguruan Namira Madina karena bagaimanapun dukungan dari pemerintah sangat diharapkan demi kelanjutan dan perbaikan pendidikan di Madina.

”Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Madina yang telah menerima kerjasama dengan Akbid Namira untuk menunjang pendidikan Akbid Namira dengan memberikan masukan-masukan positif. Kami sangat berharap dukungan itu terus berjalan sehingga proses akdemi di Akbid Namira lebih maksimal,” tambahnya.

Bupati Madina M Hidayat Batubara dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh wisudawati agar melaksanakan tugasnya sebagai bidan dengan baik. Dikatakan Hidayat bahwa salah satu program nasional yang sedang gencar dilaksanakan adalah peningkatan mutu kesehatan masyarakat bahkan pemerintah telah menerapkan program Jaminan Persalinan (Jampersal) bagi seluruh masyarakat yaitu proses persalinan tanpa dipungut biaya. Hal ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu yang melahirkan dan menjaga keselamatan bayi.

”Jampersal merupakan program pemerintah pusat agar seluruh proses persalinan dibebaskan dari biaya untuk menekan angka kematian ibu saat melahirkan, jadi para wisudawati apabila telah bertugas nantinya agar menjalankan program tersebut dan apapun kendala yang dihadapi silahkan berkoordinasi dengan pemerintah khusus instansi terkait. Saya minta jadilah bidan yang profesional dan berakhlakul karimah karena dengan itu anda akan memperoleh nilai kemuliaan baik di mata masyarakat begitu juga di mata Sang Kholiq,” katanya.

Salah seorang perwakilan orangtua wisudawati, M Yusuf Hasibuan menyampaikan ungkapan terimakasih sedalam-dalamnya terhadap Yayasan Perguruan Namira Madina dan seluruh pengurus dan pengasuh yang telah menempah anaknya menjadi seorang bidan.

”Kami sangat terharu dengan melihat anak-anak kami menyelesaikan pendidikannya menjadi seorang bidan dan jasa-jasa yang telah diberikan kepada anak kami tak akan bisa tergantikan. Hanya Yang Maha Kuasa kami harapkan untuk membalasnya,” ungkapnya. (BS-026)
Sumber: Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Salurkan ZIS kepada Masyarakat

    Pemkab Madina Salurkan ZIS kepada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa parbangunan, Panyabungan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Madina. Penyerahan ZIS tersebut dihadiri, Kakan Kemenag Drs H Permohonan, Ketua BKM Mesjid Agung […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Seorang pejabat di Pemkab Mandailing Natal berinisial G dilaporkan ke polisi atas tuduhan menembak warga Desa Hutanamale menggunakan pistol. G dilaporkan menembak seorang warga Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu dini hari (12/2/2017) di satu warung kopi di desa itu. Warga yang ditembak bernama […]

  • Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebagai daerah penerima Anugrah Parahita Ekapraya 2020. Anugrah itu ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Berdasar evaluasi Kementerian PPAP, Madina dan sejumlah provinsi, kabupaten kota dinilai berhasil mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Penghargaan ini dapat dikatakan suatu rekor, karena sepanjang […]

  • Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria yang diduga tewas dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan dapat sorotan dari dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal. “Kami DEMA Stain turut berduka atas dugaan tewasnya seorang pria dalam aktivitas pertambangan di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan. […]

  • Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) harus memfasilitasi pertemuan masyarakat Suka Makmur dengan PT ALAM, untuk membicarakan persoalan yang terjadi menyangkut konflik lahan antar kedua belah pihak. “Kita memahami, pasti ada pengorbanan dalam setiap insiden. Namun pro justitia serta kepastian dan kesamaan hak di depan hukum harus tetap dikedepankan. Karena hanya dengan demikian, kita […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Dirangkul Warga di Aek Mata

    Bupati Madina Dahlan Hasan Dirangkul Warga di Aek Mata

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kunjungan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution ke kawasan Aek Mata ternyata memiliki makna tersendiri. Sebab, kedatangan bupati itu, menurut pengakuan warga, rupanya merupakan kunjungan pertama dari seorang bupati sejak Mandailing Natal (Madina) berdiri tahun 1998 lalu. “Bagaimana tidak, baru kali ini bupati Madina datang ke desa ini sejak kabupaten kita […]

expand_less