Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Ratusan Guru Menanti Transfer Tunjangan Fungsional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
  • print Cetak

Sebanyak 923 guru non pegawai PNS yang bernaung di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menanti dana tunjangan fungsional guru non PNS dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN), ditransfer ke rekening bank masing-masing.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Madina, Drs H Muksin Batubara MPd, melalui Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (Mapenda), Drs Abdus Saman, kepada METRO, Jumat (24/9).

Abdus Saman menambahkan, Kantor Kemenag Madina sudah menyerahkan segala sesuatu yang berkaitan dengan persyaratan administrasi pencairan tunjangan yang bersumber dari APBN tersebut ke KPPN Padangsidimpuan (Psp).

Dan sesuai dengan petunjuk pelaksanaannya (Jutlak), Kantor Kemenag di Tabagsel akan menyerahkan persoalan administrasi ke KPPN, dan pihak KPPN sendiri yang akan mentransfer dana tersebut ke rekening para guru penerima dana fungsional.

Meski demikian, pihaknya belum memeroleh kabar apakah ada administrasi yang kurang atau bagaimana. Namun, Kemenag Madina memastikan bahwa dana tersebut akan masuk ke rekening guru dalam waktu dekat.

Saman menambahkan, jumlah guru yang berhak menerima dana fungsional selama 6 bulan ini sebanyak 923 orang, dengan besaran Rp250 ribu per bulan dengan total sebesar Rp1,5 juta per guru. Jumlah ini dikurangi dengan jumlah penerima tahun 2009 lalu yang berjumlah lebih dari 1.100-an guru.

“Penyebab dikuranginya jumlah penerima tersebut untuk penyesuaian anggaran supaya lebih objektif penggunaannya untuk menghindari rekayasa SK mengajar,” sebutnya.

Untuk itu, lanjut Kasi Mapenda, syarat utama bagi penerima tunjangan fungsional harus memiliki SK mengajar selama 2 tahun terakhir dan si guru aktif sebagai tenaga pengajar di madrasah dan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Di samping itu, bagi guru yang sudah berusia 60 tahun ke atas juga tak akan bisa sebagai penerima lagi. “Syarat lainnya adalah guru penerima fungsional juga harus memenuhi jumlah banyak jam mengajar di madrasah tempat dia bertugas. Dalam hal ini diutamakan bagi guru yang jumlah jam mengajarnya paling tinggi dibuktikan dengan SK,” tandasnya. (wan)
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Warga tiga desa di Kecamatan Panyabungan Barat mengaku belum memiliki pelaksana tugas kepala desa pasca berakhirnya priode kepala desa defenitif. Hal itu diadukan sekitar 15 orang perwakilan masyarakat dari  Desa Batang Gadis, Desa Saba Jior dan Desa Huta Baringin didampingi Camat Panyabungan Barat M.Amin kepada Komisi I DPRD Mandailing Natal […]

  • Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (Bagian 2 – selesai)

    Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (Bagian 2 – selesai)

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siapa Masdoelhak? Masdoelhak adalah anak Padang Sidempoean kelahiran Siboga. Nama lengkapnya Masdoelhak Nasoetion gelar Soetan Oloan, cucu dari Soetan Abdoel Azis dari Goenoeng Toea, Mandailing. Ayah Masdoelhak bernama Nazar Samad Nasoetion gelar Mangaradja Hamonangan (lahir di Padang Sidempoean) dan ibunya bernama Namora Siti Aboer br Siregar (lahir di Padang Sidempoean). Masdoelhak, anak keenam dari tujuh […]

  • Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Generasi Sungguh miris dengan berita yang baru-baru ini viral dan kembali mengejutkan publik, tentang adanya konten pornografi di buku pelajaran sekolah. Seperti diberitakan bahwa perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan dari guru di daerah Jawa Barat mengenai adanya tautan situs porno di dalam Buku Pelajaran […]

  • Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, S.Pd.I, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Ambyar! Seram! Seorang wanita yang kini jadi perbincangan berita karena telah menjadi tersangka atas kasus ditemukannya janin sebanyak tujuh di kontrakannya. Janin yang ternyata digugurkan oleh satu wanita yang sama dan sepuluh tahun lamanya. Konon, janin-janin itu selalu dibawa kemanapun si wanita pergi pindah kontrakan. Kejadian mengerikan […]

  • Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebagai daerah penerima Anugrah Parahita Ekapraya 2020. Anugrah itu ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Berdasar evaluasi Kementerian PPAP, Madina dan sejumlah provinsi, kabupaten kota dinilai berhasil mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Penghargaan ini dapat dikatakan suatu rekor, karena sepanjang […]

  • Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara menilai manajemen PT SMGP cendrung eksklusif. Penilaian itu disampaikan Arsidin di Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pansus DPRD dengan pihak SMGP di gedung dewan, Rabu (10/3/2021). Dia menyatakan masyarakat Mandailing Natal sejatinya adalah masyarakat yang santun dan ramah. Kerelaan keluarga korban tewas pada tragedi keracunan H2S […]

expand_less