Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Pola tanam serentak perlu diperhatikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Pemkab Madina sudah sepantasnya melakukan terobosan baru dalam program pola tanam serentak di kalangan petani khususnya petani di kawasan Panyabungan, karena langkah ini salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di samping penggunaan benih unggul.

Demikian Koordinator II Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Kabupaten Madina Dahlan Batubara, pagi ini.

Menurutnya, langkah paling tepat mengurangi jumlah serangan hama utamanya hama tikus yang memangsa tanaman padi penduduk adalah diberlakukannya pola dan tertib tanam serentak setiap tahunnya.

“Apapun langkah yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat dalam memberantas hama pengerat tersebut tidak akan berhasil, kalau keseragaman bercocok tanam di daerah ini belum tertib ,” ucapnya.

Dahlan menjelaskan, pemberlakuan pola dan tertib tanam serentak sangat menguntungkan kalangan petani karena tanaman jauh dari serangan berbagai hama dan kalaupun ada hama yang menyerang tanaman padi penduduk akan berbagi karena umur padi yang ditanam di areal persawahan seragam.

Kata dia, tidak jalannya pola dan tertib tanam serentak di Madina khususnya di areal persawahan terdapat di sekitar Panyabungan, disebabkan masih kurangnya koordinasi pihak pemerintah dengan aparat desa, sosialiasi pola tanam kepada petani juga dinilai kurang disamping persoalan irigasi.

Dahlan Batubara mengharapkan, pola tertib tanam di kalangan petani diperlukan dalam meningkatkan produksi. Pola ini, lanjutnya berperan dalam menurunkan hama dan penyakit tanaman.

Koordinator II Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Madina itu mengatakan, keseragaman pola dan tertib tanam juga harus dibarengi dengan penyuluhan bercocok tanam. Kerja sama antara penyuluh, pemerintah, aparat desa, kelompok tani serta masyarakat tani diperlukan dalam membina petani, sehingga wawasan petani dalam mengelola lahan pertaniannya, semakin peka terhadap inovasi-inovasi terbaru teknologi pertanian.

Editor: SASTROY BANGUN
sumber: waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta:–Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan segera mengusut proyek pembangunan ruang rapat Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat. Laporan mengenai dugaan korupsi di balik proyek kontroversial itu kini berada di tangan KPK. “Kami segera melakukan penelusuran lebih jauh. Kami serius karena sudah ada laporan,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di kantornya di Kuningan, Jakarta, Rabu 18 […]

  • Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah. Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Korupsi Rp18 Juta, Eks Kepala SD Divonis 3 Tahun Penjara

    Korupsi Rp18 Juta, Eks Kepala SD Divonis 3 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Mantan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 101730 Muara Upu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Ali Imron Siregar, hanya bisa tertunduk lesu saat dijatuhi vonis tiga tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan Ahmad Guntur SH, Selasa (03/01/2012). Selain kurangan badan, terdakwa juga dikenakan denda Rp50 juta subsider 2 bulan dan membayar […]

  • Simalakama Bagi Supir Anatra

    Simalakama Bagi Supir Anatra

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah supir angkutan umum Anatra di Panyabungan mengaku berat hati menaikkan ongkos penumpang apabila ongkos angkutan naik di Mandailing Natal (Madina). Hal itu dikatakan para supir terkait kemungkinan naiknya harga BBM yang akan otomatis terjadi kenaikan ongkos penumpang. Dan pihak Organda pun sudah menyiapkan skema kenaikan ongkos penumpang sebesar antara 28 […]

  • Adi Mansar: Pencabutan Izin SMGP Mutlak Kewenangan Pemerintah Pusat

    Adi Mansar: Pencabutan Izin SMGP Mutlak Kewenangan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Praktisi Hukum DR. Adi Mansar menyatakan pemerintah daerah tidak punya kewenangan mencabut izin usaha panas bumi PT SMGP. Itu ditegaskan Adi Mansar menjawab wartawan, Senin (3/10/2022) via aplkasi WhatsAap. Ketentuan itu jelas termaktub di UU No. 21/2014 Tentang Panas Bumi Jo. PP No. 7/2017 Tentang Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung. […]

expand_less