Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Diminta Realisasikan Janji Revisi Peta Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Ketua Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Hidayat untuk segera merealisir janjinya merevisi peta hutan lindung, taman nasional serta hutan produksi di Kabupaten Madina khususnya yang berada di Kecamatan Batang Natal karena dinilai melanggar Pasal 36 ayat 1 dan 2 UU No 39/1999 tentang Hak Azasi Manusia.
“Kita juga mendorong Pemkab Mandailing Natal untuk segera meminta merevisi SK Menhut 44 Tahun 2004 yang telah merampas hak-hak masyarakat terutama di Kabupaten Madina,” kata Mara Halim kepada MedanBisnis, Kamis (5/1) di Panyabungan.

Dikatakan Mara Halim, khusus untuk masyarakat Batang Natal sangat keberatan bila SK 44/2004 diberlakukan bukan hanya kebun/ladang warga yang menjadi hutan lindung bahkan pemukiman yang sudah sejak zaman dahulu yang saat ini ditempati warga akan berubah menjadi hutan lindung.

“Rumah warga yang sudah ada sebelum SK 44 ini terbit bisa dijadikan hutan lindung. Jadi kita berharap agar Pemkab Madina lebih serius untuk mengusulkan revisi dari SK tersebut,” pinta Mara Halim.

Selain itu, kata Mara Halim, pihaknya juga mendorong Pemkab Madina untuk menetapkan Batas Taman Nasional dengan cara musyawarah dengan masyarakat yang wilayahnya masuk areal Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). “Kita sangat yakin bahwa Pemkab Madina segera merealisasikan janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Batang Natal pada waktu kampanye Pilkada,” kata Mara Halim.

Diungkapkannya, pada dasarnya masyarakat Batang Natal tidak keberatan tentang kebijakan pemerintah untuk menjadikan sebagaian wilayah Batang Natal sebagai kawasan TMBG, akan tetapi tapal batasnya harus jelas.

“Kami yakin sesuai dengan petikan UU No 19/2004 tersebut bahwa TNBG harus melibatkan masyarakat dan mengikut sertakan masyarakat sebagai pengelola TNBG, serta TNBG bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar TNBG,” ungkap Mara Halim.

Mara Halim melannutkan, pihak FKBBN berharap besar kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daaerah Madina untuk segera menyusun Peraturan Daerah tentang TNBG dan Perda tentang Hutan yang Dilindung yang ada di Kabupaten Madina.

“Bila keinginan dan hajat dari masyarakat Batang Natal bisa diwujudkan oleh Pemkab Madina di bawah kepemimpinan HM Hidayat Batubara, maka kami dari Forum Keluarga Besar Batang Natal akan melakukan sosialisasi membantu Pemkab Madina karena menurut kami perubahan tapal batas terutama pada TNBG dan hutan lindung sangat penting demi untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat,” katanya.(nzamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Relawan Alumni SMA Willem Iskandar Tanobato terus bergerak merangkul pemilih untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomo urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Cara relawan alumni sealmamater Harun Mustafa merangkul pemilih cukup unik, mereka mendatangi setiap group keluarga alumni mulai dari group lulusan 86 sampai […]

  • “YUME”

    “YUME”

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Cerpen Remaja Karya: Leli Marito Pelajar SMA Negeri 1 Siabu   Mataku tak henti menatap pemandangan indah yang tak mungkin kudapatkan di kota tempat tinggalku dulu. Sawah yang hijau, pegunungan yang rindang dan asrinya desa membuat mataku yang hampir ingin tertidur kembali terbuka, seakan tak ingin melewatkan setiap inci dari keindahan ciptaan tuhan ini. […]

  • Madina Terima Satu Alat Berat dari PTPN 4 untuk Pemulihan Pasca Bencana

    Madina Terima Satu Alat Berat dari PTPN 4 untuk Pemulihan Pasca Bencana

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperoleh bantuan alat berat dalam pemulihan pasca bencana. Bantuan itu berupa satu unit alat berat dalam bentuk pinjam pakai dari PT Perkebunan Nusantara 4 (PTPN 4). Serah terima pinjam pakai alat berat jenis excavator PC 55 itu berlangsung di halaman belakang Kantor Bagian Umum […]

  • Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Pemko Psp mengimbau dan meminta pengusaha di sepanjang jalan baru Jalan By Pass di Kecamatan Psp Batunadua dan Psp Tenggara untuk mengurus surat tempat izin usaha (SITU). Imbauan ini adalah keharusan agar seluruh pedagang ditata. Sekretaris Daerah (Sekda) Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) menuturkan, untuk penataan usaha tenda biru di […]

  • DCS Dapil 4 PBB Madina

    DCS Dapil 4 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PBB Madina

  • Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kegagalan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina menyelenggarakan rapat membahas jadwal pembahasan Perhitungan APBD 2011, tidak melulu berlatar penekanan politik kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan. Motif kebanyakan anggota dewan adalah uang. Banyak anggota dewan ditengarai mematok konpensasi 10 juta rupiah agar bersedia hadir di rapat Bamus. “ ini dikarenakan banyak anggota DPRD saat ini sudah […]

expand_less