Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Adik Ali Umri Diduga Terlibat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
  • print Cetak


Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai

BINJAI-
Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7).

Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang bukti. Namun, dikarenakan ada kesibukan di Kejari dan Jaksa yang menangani tidak berada di tempat, akhirnya berkas tersangka dan barang bukti ditarik kembali oleh Polres Binjai.

Terpisah, Anto saat dikonfirmasi mengaku, dia hanya dijadikan kambing hitam oleh MS alias BU yang tak lain adik kandung mantan Wali Kota Binjai Ali Umri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) di Dishub Binjai.

“Saya berani bersumpah, sepeser uang yang dikumpulan honorer itu tidak ada saya terima. Saya hanya jadi korban oleh BU, kerena semua uang itu diambil dia,” ujar Anto.

Lebih jauh dijelaskan Anto, kasus penipuan itu pertama kali terjadi atas perintah Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Binjai, yang megatakan tenaga honorer di Dishub akan diangkat menjadi PNS dengan syarat membayar uang sebesar Rp30 juta per orang.

Dikarenakan sudah mendapat perintah dari atasan, Anto akhirnya mencoba menyampaikan hal tersebut kepada puluhan honorer yang ada di Dishub. “Kalau tidak salah, perintah itu saya terima di bulan Mei 2010 tepatnya di hari Kamis. Namun, saat saya terima perintah itu, belum saya sampaikan kepada honorer.” jelas Anto.

Untuk selanjutnya, sambung Anto, tepat di hari Jumat, dia tidak masuk ke kantor karena kurang sehat. Lantas, dia dihubungi BU terkait perintah Kadis terhadap dirinya. “Saya sampaikan saja sama dia (BU, Red). Kalau saya tidak masuk kerja karena sakit,” ucapnya.

Dihari Senin, dia bertemu dengan BU dan dia kembali ditanya terkait peritah Kadis kepadanya. “Saya beralasan kalau perintah itu kurang jelas. Kemudian, BU kembali menjelaskan dengan mengatakan, honorer yang ada di Dishub mau diangkat jadi PNS tapi membayar Rp30 juta per orang. Data honorer yang diangkat sudah ada pada Ariati (honorer Dishub, Red),” terang Anto menirukan ucapan BU kala itu.

Singkat cerita, belasan tenaga honorer menyerahkan uang Rp 30 juta seperti yang disebutkan Ka dishub TF kepada BU tanpa meng gunakan surat serah terima.

“Untuk selanjutnya, seorang honorer menyetorkan uang berjumlah ratusan juta kepada BU di ruang kerjanya. Tapi BU tidak mau memakai surat serah terima,” kata Anto.

Pelaksana tugas (Plt) Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Robin Ginting, saat dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan, Anto memang sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi tidak ditahan.

“Kita tidak menahannya karena dia tidak mempersulit penyidikan, tidak melariakan diri dan tidak menghilangkan barang bukti. Selain itu, kita memang sudah melimpahkan berkas ini ke Kejari,” ujarnya.(dan)
Sumber : hariansumutpos.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Mengadu ke Polisi, Korban Pencabulan Kena Teror

    Pasca Mengadu ke Polisi, Korban Pencabulan Kena Teror

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu keluarga korban pencabulan di Muara Batang Gadis, Madina, Sumut, saat ini menghadapi teror dan penganiayaan. Teror diduga berasal dari pihak pelaku pencabulan. Sekelompok orang yang melakukan penganiayaan tersebut diduga tidak terima karena salah satu keluarganya dilaporkan oleh korban ke polisi terkait kasus pencabulan di bawah umur. Satu rekaman video berdurasi […]

  • Di Madina, Dana PSKS Mulai Disalurkan

    Di Madina, Dana PSKS Mulai Disalurkan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT Pos Indonesia Cabang Kabupaten Mandailing Natal mulai menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sejak Minggu (23/11). Kepala Cabang Kantor Pos Panyabungan, Ramli Siregar, Senin (24/11) mengatakan dana yang disalurkan untuk tiap kepala keluarga penerima sebesar 400 ribu rupiah untuk dua bulan, yakni Nopember-Desember 2014. “Sehubungan dengan keterbatasan personil […]

  • Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) fokus pada program peningkatan produksi komoditas pangan unggulan dan upaya menggenjot swasembada pangan daerah sebagai bagian dari strategi menekan laju inflasi. Program utama mencakup pengembangan bawang merah, cabai merah, optimasi lahan rawa, dan perbaikan infrastruktur irigasi. ​Tahun ini Dinas Pertanian Madina melakukan pengembangan bawang merah […]

  • Pelayanan Puskesmas Terakreditasi di Madina Dipertanyakan, Alkes Rusak Tak Ada Biaya Servis

    Pelayanan Puskesmas Terakreditasi di Madina Dipertanyakan, Alkes Rusak Tak Ada Biaya Servis

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dipertanyakan. Meski 28 Puskesmas di kabupaten ini telah menyandang status terakreditasi, banyak alat kesehatan (alkes) dilaporkan rusak dan tidak memiliki anggaran untuk perbaikan dan kalibrasi.Kondisi pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dipertanyakan. Meski 28 Puskesmas di kabupaten ini […]

  • Madina Sudah Memproduksi Sejumlah Merek Bubuk Kopi

    Madina Sudah Memproduksi Sejumlah Merek Bubuk Kopi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat  ini ada beberapa daerah penghasil bubuk kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yakni Desa Simpang Banyak Kecamatan  Ulu Pungkut dengan merek dagang “Langgam Tama” Selain itu juga di desa Ulu Pungkut Kecamatan Kotanopan dengan merek “Torsijanggut” dan merek “Kopi Sakti”. Dan dari Panyabungan ada merek “Lopo Mandailing”. Selain itu […]

  • Gempa Keempat Kembali Guncang Sidimpuan

    Gempa Keempat Kembali Guncang Sidimpuan

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Gempa susulan kembali mengguncang Sidimpuan, Jum’at (14/7/2017). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  dalam laporan di situs www.bmkg.go.id, mengungkap gempa di sore hari ini terjadi sekira pukul 17:13:00 WIB berkekuatan 4.6 Scala Richter. Pusat gempa berada di darat 4 kilo meter Barat Laut Padang Sidimpuan atau di 1.41 Lintang Utara, […]

expand_less