Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Adik Ali Umri Diduga Terlibat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
  • print Cetak


Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai

BINJAI-
Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7).

Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang bukti. Namun, dikarenakan ada kesibukan di Kejari dan Jaksa yang menangani tidak berada di tempat, akhirnya berkas tersangka dan barang bukti ditarik kembali oleh Polres Binjai.

Terpisah, Anto saat dikonfirmasi mengaku, dia hanya dijadikan kambing hitam oleh MS alias BU yang tak lain adik kandung mantan Wali Kota Binjai Ali Umri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) di Dishub Binjai.

“Saya berani bersumpah, sepeser uang yang dikumpulan honorer itu tidak ada saya terima. Saya hanya jadi korban oleh BU, kerena semua uang itu diambil dia,” ujar Anto.

Lebih jauh dijelaskan Anto, kasus penipuan itu pertama kali terjadi atas perintah Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Binjai, yang megatakan tenaga honorer di Dishub akan diangkat menjadi PNS dengan syarat membayar uang sebesar Rp30 juta per orang.

Dikarenakan sudah mendapat perintah dari atasan, Anto akhirnya mencoba menyampaikan hal tersebut kepada puluhan honorer yang ada di Dishub. “Kalau tidak salah, perintah itu saya terima di bulan Mei 2010 tepatnya di hari Kamis. Namun, saat saya terima perintah itu, belum saya sampaikan kepada honorer.” jelas Anto.

Untuk selanjutnya, sambung Anto, tepat di hari Jumat, dia tidak masuk ke kantor karena kurang sehat. Lantas, dia dihubungi BU terkait perintah Kadis terhadap dirinya. “Saya sampaikan saja sama dia (BU, Red). Kalau saya tidak masuk kerja karena sakit,” ucapnya.

Dihari Senin, dia bertemu dengan BU dan dia kembali ditanya terkait peritah Kadis kepadanya. “Saya beralasan kalau perintah itu kurang jelas. Kemudian, BU kembali menjelaskan dengan mengatakan, honorer yang ada di Dishub mau diangkat jadi PNS tapi membayar Rp30 juta per orang. Data honorer yang diangkat sudah ada pada Ariati (honorer Dishub, Red),” terang Anto menirukan ucapan BU kala itu.

Singkat cerita, belasan tenaga honorer menyerahkan uang Rp 30 juta seperti yang disebutkan Ka dishub TF kepada BU tanpa meng gunakan surat serah terima.

“Untuk selanjutnya, seorang honorer menyetorkan uang berjumlah ratusan juta kepada BU di ruang kerjanya. Tapi BU tidak mau memakai surat serah terima,” kata Anto.

Pelaksana tugas (Plt) Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Robin Ginting, saat dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan, Anto memang sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi tidak ditahan.

“Kita tidak menahannya karena dia tidak mempersulit penyidikan, tidak melariakan diri dan tidak menghilangkan barang bukti. Selain itu, kita memang sudah melimpahkan berkas ini ke Kejari,” ujarnya.(dan)
Sumber : hariansumutpos.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MASUKKAN BERKAS

    MASUKKAN BERKAS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah pelamar yang ingin memasukkan berkas di Kantor Pos Panyabungan terlihat kondusif dan santai tanpa harus antri panjang serta menunggu waktu lama seperti yang terjadi selama ini jika lamaran tersebut langsung di antar ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Madina. ( medanbisnis / henri)

  • Gaji insentif guru dipotong

    Gaji insentif guru dipotong

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kalangan guru – guru yang ada di Mandailing Natal baik dari Guru SD, SMP, SMA/SMK, resah akibat tingginya pemotongan baik insentif baik dari Gubsu, pusat, sertifikasi maupun honor TKS, Widyata bhakti. Semisal pemotongan insentif yang cair pada bulan September lalu sebesar Rp360.000,- dipotong sebesar Rp15.000 diluar pajak. Malah beberapa waktu lalu guru – […]

  • Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Merajelela! Semakin berani terang-terangan! Kalimat-kalimat tersebut tentu saja muncul dibenak umat ketika mengetahui pergerakan kaum Pelangi yang semakin tidak terkendali. Mereka bukan lagi sosok-sosok yang memiliki rasa malu karena kebodohan pilihannya, tetapi sebaliknya. Kebanggaan yang ditonjolkan karena merasa tidak bersalah sama sekali dari sudut pandang apapun. Keberanian kaum […]

  • Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu. Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina […]

  • Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Selasa (7/2). Belasan pohon tumbang, sejumlah atap rumah rusak diterjang angin. Sejauh ini belum ada laporan korban orang tewas atau luka-luka. Satu unit pemandian rusak berat tertimpa pohon kelapa tumbang. Sementara banjir menerjang sejumlah titik pemukiman dengan ketinggian antara […]

  • Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlah Hasan Nasution, salah prosedur. Itu diungkap Tjahyo Kumolo lewat keterangan pers, Minggu (21/4/2019). Dahlan Hasan Nasution mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI usai kekalahan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpers 2019 di Mandailing Natal. Mendagri menyatakan telah menerima surat […]

expand_less