Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Bahasa Pemrograman PYTHON: Terapannya dalam Logika Matematika

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
  • print Cetak

 

Oleh: S.N.M.P. Simamora*

Berbagai bahasa pemrograman semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan algoritma di bidang software dan hardware; khususnya sistem operasi (operating systems) dan machine-platforms (32-bit, 64-bit). Salah satu bahasa pemrograman yang menjadi trending adalah PYTHON.

Beberapa kelebihan PYTHON seperti, kemudahan dalam penulisan algoritma yang sederhana, pemodelan dalam bentuk grafis dan citra; serta keterlibatan library dalam pendefinisian fungsi-fungsi protocol dalam jaringan komputer. Seperti halnya bahasa pemrograman lain yang membutuhkan translator untuk men-generate sebuah codes, baik dalam bahasa pemrograman maupun script), maka translator yang umum digunakan yakni: python-3.11.0rc2 dan pycharm-edu-2022.2.1. Masing-masing translator ini dapat di-download pada alamat berikut:
Untuk python-3.11.0rc2 silahkan di-download di: https://www.python.org/downloads/windows/
Untuk pycharm-edu-2022.2.1, silahkan di-download di: https://www.jetbrains.com/edu-products/download/#section=pycharm-edu

Fomat sederhana dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
<library>
<deklarasi varabel>
<isi/badan pemrograman>

Misalkan, dituliskan konstruksi-algoritma berikut:
a(1.5;
a(a(2.5;
tampilkan a;

Penjelasan:
Dalam pemodelan matematika, sebuah variable tidak dapat digunakan lebih dari satu kali. Pada contoh ini terlihat variable a digunakan lebih dari satu sehingga tidak diperkenankan dituliskan dalam pemodelan matematika. Akan tetapi, dalam penulisan algoritma (algorithm); hal ini diperkenankan. Adapun alasan untuk efisiensi ruang-memori komputer. Seperti telah diketahui bahwa segala bentuk proses yang berjalan dalam sebuah komputer bekerja berdasar sebuah algoritma. Algoritma ditujukan untuk membangun sebuah proses harmonis, sinkron dan produktif.
Pada contoh ini, variable a ditugaskan menampung sebuah bilangan pecahan, 1.5; selanjutnya isi a dibagi dengan sebuah konstanta 2.5. Lalu selanjutnya, hasil ini ditampungkan kembali ke variable a. Alhasil, isi variable a telah mengalami pembaharuan nilai.

Bila dituliskan dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
#koran1.py
a=1.5;
a=a/2.5;
print(“Hasil-akhir = “,a);

Hasil jalannya program ditampilkan sebagai berikut:

 

 

Gambar 1. Hasil proses generalisasi koran1.py

Dasar dari logika matematika adalah algoritma-kerja gerbang logika utama yakni: AND, OR, XOR, dan NOT. Berikut diuraikan masing-masing algoritma-kerja tersebut, yakni:

Algoritma-Kerja AND
“Luaran bernilai 1, jika-dan-hanya-jika semua masukan bernilai 1”
Misalkan, ditunjukkan pada konstruksi-algoritma berikut:
A1(DEC(12);
A2(DEC(15);
aX(A1 ( A2;
tampilkan aX;

Bila dituliskan dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
#koran2.py
A1=12;
A2=15;
aX=A1&A2;
print(“Hasil-akhir = “,aX);

Hasil jalannya program ditampilkan sebagai berikut:

 

Gambar 2. Hasil proses generalisasi koran2.py

Algoritma-Kerja OR
“Luaran bernilai 1, jika-dan-hanya-jika salah-satu masukan bernilai 1”
Misalkan, ditunjukkan pada konstruksi-algoritma berikut:
A1(DEC(12);
A2(DEC(15);
aX(A1 ( A2;
tampilkan aX;

Bila dituliskan dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
#koran3.py
A1=12;
A2=15;
aX=A1|A2;
print(“Hasil-akhir = “,aX);

Hasil jalannya program ditampilkan sebagai berikut:

 

Gambar 3. Hasil proses generalisasi koran3.py

Algoritma-Kerja XOR
“Luaran bernilai 1, jika-dan-hanya-jika jumlah nilai-masukan bernilai GANJIL”
Misalkan, ditunjukkan pada konstruksi-algoritma berikut:
A1(DEC(12);
A2(DEC(15);
aX(A1 ( A2;
tampilkan aX;

Bila dituliskan dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
#koran4.py
A1=12;
A2=15;
aX=A1^A2;
print(“Hasil-akhir = “,aX);

Hasil jalannya program ditampilkan sebagai berikut:

 

Gambar 4. Hasil proses generalisasi koran4.py

Algoritma-Kerja XOR
“Luaran bernilai 1, jika-dan-hanya-jika jumlah nilai-masukan bernilai GANJIL”
Misalkan, ditunjukkan pada konstruksi-algoritma berikut:
A1(DEC(12);
A2(DEC(15);
xL((A1)’;
xK((A2)’;
tampilkan xL,xK;

Bila dituliskan dalam bahasa pemrograman PYTHON ditunjukkan sebagai berikut:
#koran5.py
A1=12;
A2=15;
xL=~(A1);
xK=~(A2);
print(“Hasil-akhir = “,xL,” dan “,xK);

Hasil jalannya program ditampilkan sebagai berikut:

 

 

Gambar 5. Hasil proses generalisasi koran5.py

Dalam hal ini, bahasa pemrograman PYTHON dengan kesederhanaan pada aspek pendeklarasian sintaks pemrograman, cukup dapat menangani algoritma-kerja gerbang logika sebagai dasar dalam model-model di logika matematika. PYTHON tergolong bahasa pemrograman yang di-generalisasi dengan translator jenis interpreter, dengan bukti bahwa file dalam bentuk executed-code (*.exe) tidak pernah dihasilkan saat proses generalisasi pemrograman dilakukan.

*Dosen Institut Digital Ekonomi LPKIA, Bandung / Alumni Dept. Elektroteknik ITB, Bandung

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   A.PENDAHULUAN Isu gender bukanlah hal baru untuk diperbincangkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia akan tetapi pengarusutamaan gender ini sepertinya hanya berlaku untuk hal-hal yang lebih banyak menyedot perhatian publik semisal politik, ekonomi, pendidikan dan kepemimpinan. Untuk kategori yang disebutkan tadi, sangat jelas sekali jika pengarusutamaan […]

  • MUI Madina Serukan Isi Hutbah Jum’at Hari Ini Seputar Perjuangan Baitul Maqdis

    MUI Madina Serukan Isi Hutbah Jum’at Hari Ini Seputar Perjuangan Baitul Maqdis

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari ini Jum’at 13/10/2023, masjid di Mandailing Natal ( Madina ) disarankan mengisi tema hutbah jum’at seputar Masjid Al Aqsa dan Palestina. saran ini dikeluarkan oleh Ketua Majelis Ulama (MUI) Madina H.M. Nasir, Lc, SPd.I lewat surat terbuka kepada khatib ju’mat. Dalam penjelasan Ketua MUI itu mengatakan, langkah mengisi tema […]

  • Tingkatkan Kualitas Wartawan, Pemkab Madina Gelar UKW

    Tingkatkan Kualitas Wartawan, Pemkab Madina Gelar UKW

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi jurnalis pada tanggal 21 hingga 23 Desember 2022. UKW yang diselenggarakan Pemkab Madina ini bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, selaku organisasi wartawan penyelenggara UKW berdasarkan peraturan dewan pers. Kepala Dinas Kominfo Madina Martua […]

  • Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Idul Adha yang lebih familiar disebut dengan lebaran haji, melekat dengan ibadah haji. Tahun ini sekitar dua ratus ribu jamaah haji yang menunaikan rukun Islam ini. Idul Adha yang dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya adalah wujud penerapan Syari’ah Allah. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sangat identik dengan pengorbanan totalitas seorang […]

  • Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menyatakan bakal capres-cawapres yang gagal dalam tes kesehatan harus mengundurkan diri dari pencalonannya. Hal ini disampaikan Hadar saat mendampingi Joko Widodo dan Jusuf Kalla melakukan tes kesehatan lengkap di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, (22/5). "Kalau tidak lolos ya harus diganti calonnya," kata Hadar. Jika […]

  • MANDAILING BUKAN BATAK

    MANDAILING BUKAN BATAK

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

      Pada “Konvensyen Sejarah dan Budaya Negeri Perak Darul Ridzuan” di Dewan Jubli, Politeknik Ungku Omar, Ipoh, Perak, Malaysia, 29 September 2001 lalu, sejarawan Malaysia Mohamed Azli Bin Mohamed Azizi mengatakan bahwa Mandailing bukan Batak. Dalam makalah bertajuk “Sejarah kedatangan orang-orang Mandailing ke semenanjung tanah Melayu”, Mohamed Azli Bin Mohamed Azizi mengatakan bahwa pendapat tersebut […]

expand_less