Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Jabatan Yang Mengancam Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • print Cetak

Oleh: Astuti Sibarani, Amd.Keb
Aktivis Dakwah, Mahasiswi

Video seorang wanita yang mengaku anak jenderal TNI memarahi ibunda dari anggota DPR RI di bandara, viral di media sosial. Pemicu permasalahan ini dikarenakan hal sepele yang berujung cekcok dan pengancaman antar pihak. Merasa antar pihak tidak terima dengan kejadian ini, mereka saling melapor ke pihak berwajib. (Tribunnews.com)

Lalu video percekcokan ini viral di media sosial, sehingga menimbulkan komentar sinis dari masyarakat.

Kedua pihak akhirnya saling berdamai di hadapan media, pihak yang mengaku anak jenderal TNI tersebut mengklarifikasi bahwa pernyataan yang ia ucapkan tidak benar adanya. Meski antar pihak sudah berdamai akan tetapi proses hukum tetap berlangsung dikarenakan wanita yang mengaku anak jenderal tersebut melakukan pelanggaran hukum.

Dari peristiwa ini, bukanlah peristiwa yang tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan sudah menjadi hal biasa bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat biasa, memang begitulah kenyataan yang terjadi. Tak jarang rakyat biasa pun banyak yang mengikuti peristiwa viral ini, jika terperosok dalam suatu masalah orang yang berkuasa/memiliki jabatan tinggi pun akan disebutkan dengan harapan masalahnya dipermudah sehingga membuat orang yang dihadapi merasa segan dan takut.

Tidak bisa ditutupi bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk mempermudah segala urusannya, semakin tinggi jabatannya maka akan semakin mudah urusannya.

Menjadi seorang penguasa/pemimpin tidaklah mudah, penguasa/pemimpin rakyat ialah yang bertugas untuk melayani keluh kesah rakyat bukan malah sebaliknya. Penguasa tak berhak menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat, janganlah menjadi beban bagi rakyat, tetapi jadilah sebaik-baiknya pemimpin. Menjadikan hukum yang berasal dari Allah sebagai pegangan berpikir dan bertindak.

Tetapi saat ini kita semakin dijauhkan dari hukum Allah. Jika rakyat tak sesuai dengan ketetapan aturan dari penguasa, rakyat akan terancam dan ancaman itu akan menjadi kenyataan baginya. Hukum di negeri ini seperti pisau tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Inilah sebagai gambaran, jika penguasa/pemimpin tak berpegang teguh kepada hukum Allah, tak akan ada keadilan karena manusia haruslah diatur sesuai fitrahnya dari sang Maha Pencipta.

Penguasa/pemimpin taatlah kepada Allah, jika taat kepada Allah tidak ada alasan apapun yang mampu untuk ingkar kepada nya.

Jabatan adalah amanah yang harus ditanggungjawabkan, seperti pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, ketika menjadi Amirul Mukminin ia tak akan tidur pada malam hari sebelum memastikan rakyat dalam keadaan baik. Ketaatan kepada Allah SWT, tanggung jawab dan kerendahan hati haruslah ada pada diri setiap penguasa/pemimpin. Sebab jika tidak, jabatan yang diemban akan dilakukan sesuka keinginannya dan malah akan menyengsarakan rakyat.

Sebagai mana Firman Allah SWT:

وَا خْفِضْ جَنَا حَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (QS. Asy-Syu’ara’ 26: Ayat 215)

Dan Firman Allah SWT Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

اِتَّبِعُوْا مَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوْا مِنْ دُوْنِهٖۤ اَوْلِيَآءَ ۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 3)

Wallahu’alam bishawaab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Sebut Peran Ibu Penting Menjaga Generasi

    Atika Sebut Peran Ibu Penting Menjaga Generasi

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan pentingnya peran ibu dalam menjaga generasi, terlebih di tengah canggihnya teknologi dan maraknya peredaran narkoba. Itu disampaikan Atika Azmi saat memenuhi undangan pengajian rutin ibu-ibu Kelurahan Panyabungan II di Banjar Sehat, Panyabungan, Jumat (9/11/2024). Anggota pengajian ini berasal […]

  • Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution serahkan bantuan pembangunan Masjid Al-Abshor di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Selasa (5/7). Atas bantuan ini, warga pun menyampaikan terima kasih. “Ini merupakan janji yang pernah Pak Sukhairi utarakan pada kami beberapa waktu yang lalu, untuk itu, saya beserta warga […]

  • Warga Minta Bupati Madina Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Desa Tabuyung

    Warga Minta Bupati Madina Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Desa Tabuyung

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Warga meminta bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, meninjau ulang pengangkatan Pj. Kepala Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis. Permintaan itu berdasar penilaian warga terhadap beberapa kebijakan dan keputusan pj. kepala desa berinisial IM yang diduga bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan. Selain itu, yang bersangkutan juga sudah pernah menjalani hukuman […]

  • Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 2)

    Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 2)

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                        Untuk itu kita berharap kepada Gubernur Sumatera Utara agar berani melakukan langkah radikal dalam mewujudkan jalur-jalur jalan tol di dua kawasan itu. Kebijakan yang selama ini dilakukan oleh para gubernur maupun bupati/walikota di kawasan ini masih di berkelas kebijakan klasik bernilai keberanian rendah dan kekuatan […]

  • 260 Sekolah di Sumut Terapkan Kurikulum 2013

    260 Sekolah di Sumut Terapkan Kurikulum 2013

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Dinas Pendidikan Provinsi Sumut menegaskan hanya memediasi tempat dan berkoordinasi untuk mensukseskan penerapan kurikulum 2013. Sedangkan penentuan sekolah, termasuk guru-guru yang akan diterapkan lebih dahulu kurikulum serta sosialisasinya ditentukan langsung Kemendikbud RI. Untuk pelaksanaan pelatihan kurikulum 2013 dilaksanakan oleh LPMP dan P4TK. “Dinas hanya memediasi tempat serta berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Sedangkan kegiatan langsung […]

  • Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Ali Fauzi alias Salman, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengawasi masuknya salah satu jenis pupuk dari Malaysia. Pupuk bercap Matahari itu dapat dijadikan bom atau bahan peledak. “Pupuk cap Matahari yang berasal dari Malaysia itu dapat dijadikan bahan peledak, hanya tinggal dicampur dengan minyak tanah sehingga pengawasannya harus […]

expand_less