Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Jabatan Yang Mengancam Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • print Cetak

Oleh: Astuti Sibarani, Amd.Keb
Aktivis Dakwah, Mahasiswi

Video seorang wanita yang mengaku anak jenderal TNI memarahi ibunda dari anggota DPR RI di bandara, viral di media sosial. Pemicu permasalahan ini dikarenakan hal sepele yang berujung cekcok dan pengancaman antar pihak. Merasa antar pihak tidak terima dengan kejadian ini, mereka saling melapor ke pihak berwajib. (Tribunnews.com)

Lalu video percekcokan ini viral di media sosial, sehingga menimbulkan komentar sinis dari masyarakat.

Kedua pihak akhirnya saling berdamai di hadapan media, pihak yang mengaku anak jenderal TNI tersebut mengklarifikasi bahwa pernyataan yang ia ucapkan tidak benar adanya. Meski antar pihak sudah berdamai akan tetapi proses hukum tetap berlangsung dikarenakan wanita yang mengaku anak jenderal tersebut melakukan pelanggaran hukum.

Dari peristiwa ini, bukanlah peristiwa yang tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan sudah menjadi hal biasa bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat biasa, memang begitulah kenyataan yang terjadi. Tak jarang rakyat biasa pun banyak yang mengikuti peristiwa viral ini, jika terperosok dalam suatu masalah orang yang berkuasa/memiliki jabatan tinggi pun akan disebutkan dengan harapan masalahnya dipermudah sehingga membuat orang yang dihadapi merasa segan dan takut.

Tidak bisa ditutupi bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk mempermudah segala urusannya, semakin tinggi jabatannya maka akan semakin mudah urusannya.

Menjadi seorang penguasa/pemimpin tidaklah mudah, penguasa/pemimpin rakyat ialah yang bertugas untuk melayani keluh kesah rakyat bukan malah sebaliknya. Penguasa tak berhak menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat, janganlah menjadi beban bagi rakyat, tetapi jadilah sebaik-baiknya pemimpin. Menjadikan hukum yang berasal dari Allah sebagai pegangan berpikir dan bertindak.

Tetapi saat ini kita semakin dijauhkan dari hukum Allah. Jika rakyat tak sesuai dengan ketetapan aturan dari penguasa, rakyat akan terancam dan ancaman itu akan menjadi kenyataan baginya. Hukum di negeri ini seperti pisau tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Inilah sebagai gambaran, jika penguasa/pemimpin tak berpegang teguh kepada hukum Allah, tak akan ada keadilan karena manusia haruslah diatur sesuai fitrahnya dari sang Maha Pencipta.

Penguasa/pemimpin taatlah kepada Allah, jika taat kepada Allah tidak ada alasan apapun yang mampu untuk ingkar kepada nya.

Jabatan adalah amanah yang harus ditanggungjawabkan, seperti pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, ketika menjadi Amirul Mukminin ia tak akan tidur pada malam hari sebelum memastikan rakyat dalam keadaan baik. Ketaatan kepada Allah SWT, tanggung jawab dan kerendahan hati haruslah ada pada diri setiap penguasa/pemimpin. Sebab jika tidak, jabatan yang diemban akan dilakukan sesuka keinginannya dan malah akan menyengsarakan rakyat.

Sebagai mana Firman Allah SWT:

وَا خْفِضْ جَنَا حَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (QS. Asy-Syu’ara’ 26: Ayat 215)

Dan Firman Allah SWT Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

اِتَّبِعُوْا مَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوْا مِنْ دُوْنِهٖۤ اَوْلِيَآءَ ۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 3)

Wallahu’alam bishawaab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 2-selesai)

    Dahlan Hasan, Mendengar dan Berbuat Bagi Perubahan (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang pemimpin dapat disebut sebagai “Community Worker” jika pemimpin tersebut selalu bekerja di tengah-tengah masyarakat, dan bukanlah yang menampakkan sifat elite yang berlebihan, apalagi lupa pada kampung halamannya. Kesan pemimpin yang begitu elite, mutlak harus ditinggalkan. Karena ke depan masyarakat butuh pelayan yang selalu mengabdi untuk kepentingan masyarakat. Yang memimpin proses rekonstruksi dan program kesejahteraan […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TNI menyebut status waspada jika selisih suara hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli besok antara pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK hanya di bawah lima persen. "Kalau selisih nya dibawah lima persen kita waspada, kalau di atas lima persen aman," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman usai menggelar teleconference bersama KPU, Bawaslu dan 17 Pangdam […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • Polres Madina Tangkap Agen Togel

    Polres Madina Tangkap Agen Togel

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal kembali menangkap salah seorang sub agen perjudian tebak angka jenis togel. Penangkapan tersebut dilaksanakan oleh tim Opsnal Reskrim Polres Madina, Senin (21/3) sekira pukul 15.15 Wib di lokasi persawahan Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat. Demikian disampaikan oleh Kapolres Mandailing Natal AKBP Andry Setiawan Sik melalui Kasat Reskrim Polres […]

  • Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asmaryadi Lubis, M.Pd Apa yang dimaksudkan berakhlah mulia? Tidak lain adalah kondisi masyarakat masyarakat memiliki peradaban, etika dan moral sesuai yang dianjurkan oleh agama, ditandai dengan hubungan antara sesama berjalan dengan bertindak adil, dilandasi sifat terpuji sehingga tercipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum dan kerukunan antar warga masyarakat maupun antar umat beragama […]

expand_less