Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Jabatan Yang Mengancam Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • print Cetak

Oleh: Astuti Sibarani, Amd.Keb
Aktivis Dakwah, Mahasiswi

Video seorang wanita yang mengaku anak jenderal TNI memarahi ibunda dari anggota DPR RI di bandara, viral di media sosial. Pemicu permasalahan ini dikarenakan hal sepele yang berujung cekcok dan pengancaman antar pihak. Merasa antar pihak tidak terima dengan kejadian ini, mereka saling melapor ke pihak berwajib. (Tribunnews.com)

Lalu video percekcokan ini viral di media sosial, sehingga menimbulkan komentar sinis dari masyarakat.

Kedua pihak akhirnya saling berdamai di hadapan media, pihak yang mengaku anak jenderal TNI tersebut mengklarifikasi bahwa pernyataan yang ia ucapkan tidak benar adanya. Meski antar pihak sudah berdamai akan tetapi proses hukum tetap berlangsung dikarenakan wanita yang mengaku anak jenderal tersebut melakukan pelanggaran hukum.

Dari peristiwa ini, bukanlah peristiwa yang tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan sudah menjadi hal biasa bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat biasa, memang begitulah kenyataan yang terjadi. Tak jarang rakyat biasa pun banyak yang mengikuti peristiwa viral ini, jika terperosok dalam suatu masalah orang yang berkuasa/memiliki jabatan tinggi pun akan disebutkan dengan harapan masalahnya dipermudah sehingga membuat orang yang dihadapi merasa segan dan takut.

Tidak bisa ditutupi bahwa penguasa menjadikan jabatannya untuk mempermudah segala urusannya, semakin tinggi jabatannya maka akan semakin mudah urusannya.

Menjadi seorang penguasa/pemimpin tidaklah mudah, penguasa/pemimpin rakyat ialah yang bertugas untuk melayani keluh kesah rakyat bukan malah sebaliknya. Penguasa tak berhak menjadikan jabatannya untuk menekan rakyat, janganlah menjadi beban bagi rakyat, tetapi jadilah sebaik-baiknya pemimpin. Menjadikan hukum yang berasal dari Allah sebagai pegangan berpikir dan bertindak.

Tetapi saat ini kita semakin dijauhkan dari hukum Allah. Jika rakyat tak sesuai dengan ketetapan aturan dari penguasa, rakyat akan terancam dan ancaman itu akan menjadi kenyataan baginya. Hukum di negeri ini seperti pisau tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Inilah sebagai gambaran, jika penguasa/pemimpin tak berpegang teguh kepada hukum Allah, tak akan ada keadilan karena manusia haruslah diatur sesuai fitrahnya dari sang Maha Pencipta.

Penguasa/pemimpin taatlah kepada Allah, jika taat kepada Allah tidak ada alasan apapun yang mampu untuk ingkar kepada nya.

Jabatan adalah amanah yang harus ditanggungjawabkan, seperti pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, ketika menjadi Amirul Mukminin ia tak akan tidur pada malam hari sebelum memastikan rakyat dalam keadaan baik. Ketaatan kepada Allah SWT, tanggung jawab dan kerendahan hati haruslah ada pada diri setiap penguasa/pemimpin. Sebab jika tidak, jabatan yang diemban akan dilakukan sesuka keinginannya dan malah akan menyengsarakan rakyat.

Sebagai mana Firman Allah SWT:

وَا خْفِضْ جَنَا حَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (QS. Asy-Syu’ara’ 26: Ayat 215)

Dan Firman Allah SWT Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

اِتَّبِعُوْا مَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوْا مِنْ دُوْنِهٖۤ اَوْلِيَآءَ ۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 3)

Wallahu’alam bishawaab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”. Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks. Hal itu terungkap pada […]

  • Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Sebanyak empat unit yang diduga kuburan tua ditemukan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa, Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal (Madina),Sabtu (25/7) lalu. Penemuan ini masih dugaan sebagai kuburan tua, sebab hingga kini bukti konkritnya belum mengarah sebagai kuburan, […]

  • Ribuan Mualaf Eropa Berhaji Tahun Ini

    Ribuan Mualaf Eropa Berhaji Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LONDON–Sebanyak 4.500 mualaf dari seluruh Eropa menuaikan haji tahun ini. Jumlah ini yang terbesar ketimbang tahun sebelumnya. Organisasi Masyarakat Islam Eropa Kamal Argon menilai antusiasme berhaji dikalangan mualaf muncul selepas tragedi 9//11. “Kampanye yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia, utamanya dunia Barat membantu banyak warga Eropa menemukan kebenaran tentang Islam,” kata dia seperti dilansir […]

  • Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Spanduk dan baliho para calon legislatif (caleg) bertebaran di sembarang tempat di Simalungun dan Kota Siantar. Terkesan tak ada aturan, padahal sudah ada peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Demikian disampaikan Anggota Panwas Simalungun Adil Saragih, Ketua Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Simalungun, kepada METRO, Selasa (17/9). Adil […]

  • Citayam Fashion Week, Potret Salah Urus Generasi

    Citayam Fashion Week, Potret Salah Urus Generasi

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen dan Pengamat Politik Kini sedang ramai bicara soal Citayam fashion week yang viral di media sosial. Pasalnya, remaja atau anak-anak muda dari daerah SCBD (Sudirman-Citayam-Bojonggede-Depok)  suka berkumpul-kumpul dan melakukan atraksi fashion di jalan Sudirman tersebut. Hingga akhirnya, aksi mereka menjadi viral bahkan dijadikan sebagai spot membuat konten-konten khususnya fashion. Kabarnya, […]

  • SI DUDU

    SI DUDU

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ompak poken i Pasar Kotanopan ari Sabtu, kehe mada Si Dudu marsadu tu sadu giot manabusi sipatu sikola ni anaknia Si Batu. I tonga dalan nida Si Dudu mada sada bayo na marlereng maroban indalu duruk tu duru-duru. Arani i bulus marlojong antong Si Dudu laos marsurak-surak: “Jooouuuu … adong bayo na manabu !” Alak […]

expand_less