Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO)- Seorang dosen dari Padang Sidempuan terindikasi menjadi otak pelaku bentrok antar petugas kepolisian dan warga Batang Toru yang memprotes adanya penanaman pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan PT Agincourt Resources.

Hal itu tercetus dari pemeriksaan pihak Polda Sumut terhadap beberapa warga yang diamankan sebagai tersangka pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berikut mobil yang sedang parkir.

Menurut salah satu warga yang diamankan sebagai pelaku kerusuhan di Batang Toru, Nasrun mengatakan bahwa pada saat kerusuhan tersebut ia hanya ikut-ikutan membakar ban di jalan. Aksi yang dilakukannya merupakan aksi solidaritas melihat teman-temannya semangat berjuang.

“Pada saat kerusuhan itu saya tidak ada melakukan pengrusakan, saya hanya membakar ban di jalan. Itu pun saya lakukan hanya ikut-ikutan saja,” ujarnya.

Nasrun juga menambahkan bahwa pada saat aksi demo yang berujung kerusuhan tersebut salah satu penggerak massa adalah yang sampai saat ini belum tertangkap bernama Ali Sumurung yang berprofesi sebagai dosen di Kota Padang Sidempuan. Ia merupakan salah satu pengurus tim independen yang menolak pembuangan limbah proses penambangan PT Agincourt Resources.

“Ia itu (Ali) sebagai penggerak massa yang membantu masyarakat yang menolak pembuangan limbah proses penambangan PT Agincourt Resources. Ali merupakan salah satu pengurus tim Independen yang menolak pembuangan limbah. Ali seorang dosen dari Padang Sidempuan tapi saya gak tahu dari universitas mana,” tambahnya.

Kabid humas Poldasu, Kombes Pol Heru Prakoso saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya baik ditelepon maupun pesan singkat hingga pagi ini, sama sekali tidak membalas.

Sekedar mengingatkan, bentrokan antar petugas kepolisian dan warga Batang Toru dan Muara Batang Toru yang protes dengan adanya penanam pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan PT Agincourt Resources (AR) yang bergerak dalam penambangan emas di sungai Batang Toru.

Sebanyak 37 orang warga yang tergabung dari kelurahan Ampolu, kelurahan muara Manompas, kelurahan muara hutaraja, Desa Muara Opu, Desa Simarlelan, desa pardamean, Desa Teraping Raya dan Desa Bandar Hapinis Kecamatan Muara Batang Toru diamankan petugas kepolisian karena diduga terlibat aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berikut mobil yang sedang parkir.

Dan dari 37 warga yang diamankan,petugas kepolisian menetapkan 16 orang pelaku pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berikut mobil yang sedang parkir dan 2 orang dianggap sebagai provokator.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Organda Sumut Minta Tuntaskan Jalan Lingkar Kotanopan

    Organda Sumut Minta Tuntaskan Jalan Lingkar Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) didesak agar segera menuntaskan pembangunan jalan Lingkar Barat Kotanopan sepanjang lebih kurang 7 Km yang sampai saat ini masih terbengkalai. Desakan ini di keluarkan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di pusat Pasar Kotanopan. Desakan ini dinyatakan Ketua I DPD Organda Sumut, H. Ikhwan Efendi Lubis di […]

  • Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabunga, Mandailing Natal terancam diamputasi pada kaki kirinya. Dia terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis memvonisnya harus diamputasi alias […]

  • Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat. Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah […]

  • USU Tentukan Ranking CPNS

    USU Tentukan Ranking CPNS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Kepala Humas Univeristas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi SSos Msi mengatakan pihaknya ikut menentukan ranking peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi mitra kerjanya. Ranking ini akan ditembuskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sehingga bila BKD daerah mengubahnya akan ketahuan. ”Semua berkas lembaran jawaban ini akan dinilai tim yang terdiri dari […]

  • Ratusan Guru Menanti Transfer Tunjangan Fungsional

    Ratusan Guru Menanti Transfer Tunjangan Fungsional

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebanyak 923 guru non pegawai PNS yang bernaung di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menanti dana tunjangan fungsional guru non PNS dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN), ditransfer ke rekening bank masing-masing. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Madina, Drs H Muksin Batubara MPd, melalui Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama […]

  • Pers Kontekstual

    Pers Kontekstual

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution Budayawan   Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Update-nya bahkan per detik. Akurasinya sudah kita peroleh dengan postingan lain beberapa detik kemudian. Bahkan langsung dari sumber informasi, baik melalui […]

expand_less