Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Bunga Rafflesia Berkembang Mekar di Tapsel

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
  • print Cetak

Tapsel  Bunga Rafflesia atau biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan hutan tropis di pinggir aliran Aek Binanga dan Aek Malakkut, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Tulus Butarbutar salah seorang pemerhati Pertambangan dan Sumber Daya Alam, Tapsel kepada wartawan beberpa waktu lalu, mengatakan, bunga Rafflesia yang ditemukan di pinggir Aek Malakkut, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan satu species flora yang perlu dilestarikan.

Dijelaskannnya, Rafflesia yang ditemukan di kawasan marancar itu memiliki keindahan yang luar biasa. "Bunga ini merupakan tanaman di hutan tropis dan sangat baik berkembang di Tapanuli Selatan. Saat ditemukan, Bunga Rafflesia ini sangat indah dengan kombinasi warna bunga merah jingga dan kuning. Kelopak bunganya sangat lebar dengan warna jingga yang indah. Lebih menarik kepala putik yang menyempul dari kelopak dengan tinggi mencapai 1.5 meter," katanya.
Dia menilai bunga yang ditemukan tersebut terbesar yang diketahuinya. "Saya yakin ini merupakan bunga terbesar di dunia," katanya sambil mengatakan, bahwa aromanya juga sangat unik, yakni aroma bangkai yang bisa tercium hingga jarak 10 meter lebih.

Tulus Butarbutar, Peneliti Geologi saat survey Geologi di aliran Aek Binanga dan Aek Malakkut yang masuk wilayah Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapsel ini menjelaskan, setelah melakukan penelusuran di sejumlah kawasan di Tapanuli Selatan termasuk di Sipirok, meyakini bahwa kawasan tropis seperti tapsel sangat baik dengan perkembangan bunga Rafflesia.

"Bunga Rafflesia ini baik juga di jadikan sebagai satu ikon Tapsel. Sangat peting artinya pemerintah memikirkan kawasan seperti ini sebagai kawasan cagar alam yang dilindungi, sehingga kekayaan alam yang ada di dalamnya tetap lestari," katanya. Dari hasil pengamatannya di lapangan, kelangsungan hidup bunga Rafflesia ini di Tapsel sangat terancam.

Disebabkan oleh meluasnya aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat sekitar, yang sering tidak acuh dengan keberadaan bunga ini.

Dia berharap pihak terkait yang berhubungan dengan tugas konversi/pemeliharaan bunga jenis ini, agar intensif melakukan sosialisasi kemasyarakat yang tinggal di sekitar habitat bunga ini, agar tidak mengganggu keberlangsungan hidup bunga yang indah ini.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Depan, Kesbangpol Pastikan Lebihbanyak Peluang Pelajar Tes Paskibra

    Tahun Depan, Kesbangpol Pastikan Lebihbanyak Peluang Pelajar Tes Paskibra

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2026 mendatang Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal buka peluang lebih banyak bagi Putra Putri terbaik Mandailing Natal untuk jadi Calon Paskibra (pasukan pengibar bendera) pada Tingkat Kabupaten atau berpartisipasi jadi pengibar bendera di HUT RI. Martua Efendi Matondang, S.Sos dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Madina mengatakan hal ini menindaklanjuti […]

  • Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011, belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut. Untuk mempertanyakan kejelasan […]

  • Kementerian PU Diminta Turun

    Kementerian PU Diminta Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap memohon kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menurunkan tim guna mengkaji kelayakan jembatan layang (fly over) Pulo Brayan. Dikhawatirkan, kebakaran beberapa hari lalu mempengaruhi kekuatan konstruksi jembatan. “Berdasarkan informasi dari Kadishub Kota Medan, daya tampung jembatan ini adalah 40 ton. Tapi berhubung kebakaran terjadi, daya tampung kenderaan yang melewati jembatan […]

  • Ayu Ting Ting Sejak Kecil Takut Diculik

    Ayu Ting Ting Sejak Kecil Takut Diculik

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ayu Ting Ting Bakat Ayu Ting Ting jadi seorang artis ternyata sudah terlihat sejak pedangdut ini masih kanak-kanak. Dia langganan ikut kontes kecantikan. “Dari kecil aku sering ikut fashion show,” aku Ayu. Tanpa malu, pelantun Alamat Palsu itu mengaku saat kecil diri nya sangat energik dan gemar berpose. Sehingga tak heran jika Ayu kecil sudah […]

  • H Arfan Gultom Pimpin PKS Tapsel

    H Arfan Gultom Pimpin PKS Tapsel

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah melalui proses panjang sejak Agustus lalu, akhirnya di Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang digelar 1 Muharram 1432 H atau Selasa (7/12), di aula MAN 2 Padangsidimpuan (Psp), melahirkan pemimpin baru. H Arfan Marwazi Gultom SPdI diamanahkan DPW PKS Sumut memimpin DPD PKS Kabupaten Tapsel periode 2010-2015. […]

  • Keajaiban Zamzam di Mata Ilmuwan

    Keajaiban Zamzam di Mata Ilmuwan

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Seorang ilmuwan terkenal Jepang, Dr Masasro Imoto, pernah berkata, “Air zamzam memiliki beberapa keistimewan yang tidak tertandingi oleh air biasa.” Merujuk pada sejumlah kajian ilmiahnya terhadap air zamzam dengan teknik nano, ternyata hal itu tidak mampu mengubah karakteristiknya sedikit pun. Apabila setetes air zamzam dicampur ke dalam 1000 tetes air biasa, maka air tersebut akanmemiliki […]

expand_less