Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Hari Ketiga Pascabanjir Logistik ke Sulangaling Belum Dikirim

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi Banjir di Sulangaling/akun Fb Canra Pulungan.

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Memasuki hari ketiga pascabanjir yang terjadi di wilayah Sulangaling logistik dan obat-obatan belum bisa dikirim. Kondisi pertemuan sungai Parlampungan dan Batang Natal yang masih meluap dan mengancam nyawa menjadi alasannya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) Subuki Nasution yang dihibungi Mandailing Online menyampaikan hari ini, Selasa (21/12) logistik, baik sembako maupun obat-obatan akan didistribusikan ke wilayah Sulangaling.

“Logistik dan Tim SARS kita sudah di MBG. Hari ini akan kita upayakan dengan armada yang di sana untuk mendistribusikannya,” kata Subuki.

Desa Hitaimbaru di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), sampai hari ini masih tergenang dengan ketinggian 1 meter. Sementara di Desa Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung II, dan Ranto Panjang air sudah surut meski sebelumnya ketinggian air sempat mencapai 4 meter.

Berdasarkan informasi dari Sekretaris Desa Lubuk Kapundung II Aman Lubis warga Desa Hitaimbaru masih berada di perbukitan dengan kondisi kekurangan makanan dan pakaian kering.

“Warga butuh air bersih untuk diminum, bahan makanan juga, dan terpenting pakaian anak-anak dan dewasa karena pakaian warga basah semua,” katanya

Sementara berdasarkan postingan di akun resmi Polres Madina, ada 30 rumah warga yang hanyut dan puluhan lainnya rusak berat di wilayah Sulangaling dan 5 orang hanyut terbawa arus.

Terkait informasi ini, Subuki menjelaskan, pihak pemerintah belum bisa mengeluarkan informasi resmi karena sedang menunggu data dari kepala desa dan camat.

“Kita masih menunggu informasi resmi dari desa dan camat,” jelasnya.

Masyarakat di wilayah Sulangaling berharap pemerintah bisa secepatnya mengirim logistik dan obat-obatan agar terhindar dari penyakit.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, akibat banjir melanda Madina pada Sabtu lalu setidaknya ada 6 orang yang hanyut dan belum ditemukan, 6.200 hektare lahan pertanian gagal panen, 250 hektare lahan holtikultura rusak, 33 sekolah terendam dan fasilitasnya rusak, 4.500 kepala keluarga terdampak secara langsung, dan banyak fasilitas umum yang rusak berat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Desa di Ulu Pungkut  Tolak Tanda Batas Hutan Lindung

    13 Desa di Ulu Pungkut Tolak Tanda Batas Hutan Lindung

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sebanyak 13 di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) menolak pembuatan tanda batas hutan lindung di kawasan itu yang dilakukan pihak Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I (BPKH W-I) Sumut. Alasan penolakan karena pihak BPKH tidak melakukan koordinasi dengan masyarakat 13 desa dalam program pemancangan batas hutan lindung. Tapal batas yang […]

  • Ketua PDIP Medan dipolisikan

    Ketua PDIP Medan dipolisikan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zakir Husin alias Zakir, mengadukan Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon Hutagalung ke Polresta Medan. Zakir tidak senang atas pernyataan Henry Jhon Hutagalung di media massa yang menuding dirinya mengedarkan narkoba dan dibeking polisi. Tidak hanya itu, Jhon juga menyurati Kapolda Sumut […]

  • 357 Pajabat Dilantik

    357 Pajabat Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) melalui Sekretaris Daerah melantik sebanyak 357 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina. Pelantikan ini digelar di Gedung Serba Guna sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (15/4). Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM yang dibacakan Sekdakab Madina, H Gozali SH MM mengatakan, pelantikan ini […]

  • Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk. Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang. Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam […]

  • Bunda PAUD Madini Hadiri HUT ke-17 HIMPAUDI di Medan

    Bunda PAUD Madini Hadiri HUT ke-17 HIMPAUDI di Medan

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunda PAUD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (8/9) . Turut hadir pada HUT ke-17 HIMPAUDI tersebut, Gubernur Sumatera […]

  • Madina Sudah Memperoleh Wilayah Tambang

    Madina Sudah Memperoleh Wilayah Tambang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya memiliki kawasan Wilayah Tambang (WP). Dilema tambang rakyat di Madina selama ini terkait belum adanya penghunjukan WP yang diperlukan bagi tahapan awal bagi proses legalitas usaha tambang mineral maupun logam di suatu kawasan. Tambang rakyat yang banyak tersebar di Madina masih berstatus tambang liar berdampak pada […]

expand_less