Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bupati Gratiskan Sewa Los Pasar Tapanuli 3 Bulan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) akan menggratiskan sewa los pasar Tapanuli selama tiga bulan kepada pedagang.

Itu dikatakan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dalam acara dialog pedagang dengan pemerintah di Pasar Kuliling, Panyabungan, Jumat (26/9/2025).

“Sewa los bagi pedagang sayur dan kue-kue basah gratis sampai akhir tahun. Pembayaran sewa baru dimulai Januari tahun depan,” kata bupati.

Secara persuasif, Bupati Saipullah kembali mengajak para pedagang agar pindah dan menempati Pasar Tapanuli. Sebelumnya, Pemkab Madina sudah beberapa kali melakukan dialog dengan pedagang dalam upaya pemindahan ke tempat baru.

“Kami akan tetap memelihara lingkungan ini agar tetap nyaman. Kami mohon kerelaannya,” sebut dia.

Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Pj. Sekda Drs. M. Sahnan Pasaribu, dan Kepala Dinas Perindag Parlin Lubis itu, mengingatkan bahwa berjualan di pinggir jalan lingkar itu melanggar RTRW dan tata ruang kota.

Meski demikian, bupati mengingatkan tidak ada larangan berjualan bagi yang memiliki ruko di sepanjang jalan itu. “Yang hendak dipindahkan itu pedagang sayur. Kami ingin para pedagang pindah ke pasar yang baru supaya kami bisa menambah fasilitas-fasilitas yang lebih baik,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis meminta para pedagang untuk mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait penataan kota Panyabungan.

“Saran saya, pindah dulu ke sana. Seiring berjalannya waktu, Pak Bupati sudah berjanji akan menambah fasilitas Pasar Tapanuli, kalau nanti tidak berjalan baik ini pasti akan dievaluasi,” kata dia.

Di sisi lain, ketua DPRD juga mengingatkan para pemilik ruko di jalan lingkar itu agar tidak menyewakan halaman gedung kepada para pedagang. Dia meyakini ketika seluruh pedagang pindah, maka pembeli pun akan ramai di Pasar Tapanuli.

Hamidah, salah satu pedagang, mengutarakan pemindahan pedagang harus keseluruhan. Sebab, selama ini yang terjadi tidak demikian dan akhirnya pasar terbagi menjadi dua. “Kalau mau dipindahkan, semuanya dipindahkan jangan ada dua pasar,” kata dia.

Lebih lanjut, Hamidah menerangkan kondisi pasar yang terbagi dua itu menyebabkan banyak pedagang yang terutang di lokasi yang lama dan mengalami hal serupa di lokasi yang baru. “Kami yang jualan di sana terutang, jualan di sini pun terutang,” pungkas dia.

Penjual lain berharap Pemkab Madina tetap memberi ruang bagi mereka untuk berjualan di jalan lingkar itu. Menurut dia, kalaupun semua pedagang dipindahkan, los yang tersedia tidak mencukupi. Terkait ini, bupati menegaskan jumlah los lebih banyak dari jumlah pedagang sesuai dengan data milik pemerintah. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pejabat Diperiksa Kejagung

    3 Pejabat Diperiksa Kejagung

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pengembangan penyidikan kasus pembobolan rekening milik Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp80 miliar. Pada Selasa (5/7) lalu, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, menggali keterangan dari tiga pejabat Pemkab Batubara sebagai saksi. “Penyidik Jampidsus Kejagung, Selasa (5/7) kemarin memeriksa tiga saksi terkait penyidikan dugaan korupsi […]

  • Srikandi PP Madina Berbagi Takjil

    Srikandi PP Madina Berbagi Takjil

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanfaatkan momen Ramadan untuk berbagi takjil dengan masyarakat yang melintas di depan Sektretariat MPC PP, jalan Willem Iskander, Pidoli Dolok. Agenda sosial yang diikuti oleh puluhan kader Srikandi ini dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi Ida Rosita. […]

  • PILKADA MADINA : APA KABAR NETRALITAS PNS ?

    PILKADA MADINA : APA KABAR NETRALITAS PNS ?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dewasa ini, cibiran dan sinisme masyarakat kepada pegawai negeri sipil atau sekarang lebih trend disebut dengan aparatur sipil negara sungguh sedemikian banyak. Penyebab dominan tidak lain karena banyak diantara mereka yang terbelit kasus hukum. Yang paling banyak adalah kasus korupsi dan ini hampir merata diseluruh penjuru negeri dari seluruh tingkatan eselenoring. Julukan sebagai birokrat […]

  • Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina “Yah, di sekolah, kami akan diberikan makan gratis untuk siswa setiap hari. Katanya makanannya yang bergizi lengkap, Yah. Mantap kan, Yah. Enak.. enak..” “ Yang betul la kau, Cok. Banyak kali rupanya sudah uang guru-guru di sekolahmu? Di rumah ini saja masih sering kita bolong makan karena gak cukup uang yang […]

  • Jika Terpilih Jadi Bupati Madina, Harun Mustafa Nasution Gagas Open House Rakyat Tiap Bulan

    Jika Terpilih Jadi Bupati Madina, Harun Mustafa Nasution Gagas Open House Rakyat Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Setelah beberapa minggu turun ke desa desa dan menemukan banyak aspiraai masyarakat yang tidak tersahuti oleh Pemerintah Daerah, Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution ketika terpilih menjadi Bupati Madina akan buat Open Hause setiap bulan untuk Masyarakat di setiap Desa atau Kecamatan yang ada di Kabupaten Madina. […]

  • Godaan suap masih menghantui hakim

    Godaan suap masih menghantui hakim

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri. Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan. […]

expand_less