Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

Catat Rekor, Bus ALS Armada Penjelajah Terjauh di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) adalah armada pemilik rute perjalanan terjauh di Indonesia.

ALS pun merupakan salah satu perusahaan otobus legendaris dari tanah Sumatera. 

Bus ini memiliki keunikan tersendiri karena ada armadanya yang mengangkut penumpang sekaligus barang di bagian atapnya.

Seperti apa sejarah ALS?

Dikutip dari situs Traveloka, PO ALS pertama kali beroperasi pada 1966 di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Perusahaan ini didirikan oleh H. Sati Lubis dan beberapa pendiri lainnya.

PO ALS awalnya hadir dengan nama PT Pengangkutan dan Industri Antar Lintas Sumatera di Kotanopan, Mandailing Natal. Rute yang ditawarkan pun juga terbatas, yaitu trayek pulang pergi Medan-Kotanopan dan Medan-Bukittinggi, menggunakan bus Chevrolet C50.

Di masa-masa awal beroperasi, dikatakan hampir semua daerah di Sumatera masih sangat sulit diakses kendaraan lantaran infrastruktur jalan yang tidak memadai. Namun, hal ini tidak menjadi hambatan, bahkan pada 1972, ALS justru menambah trayek baru untuk rute Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Lampung. ALS juga memindahkan kantor pusatnya ke Medan untuk memperlancar kegiatan operasional bisnis.

PO ALS mencapai masa jayanya ketika Pelabuhan Merak dan Bakauheni terhubung melalui pelayaran Kapal Feri pada 1980. Dengan membuka sejumlah trayek langsung menuju berbagai wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, ALS menjadi lebih dikenal luas masyarakat sebagai bus lintas Jawa-Sumatra.

Hingga kini, PO ALS masih terus eksis di industri transportasi bus Tanah Air. ALS melayani berbagai rute perjalanan pulang-pergi, seperti Medan-Jakarta, Medan-Bandung, Medan-Malang, dan yang terjauh adalah Jember-Medan (PP) yang berjarak sekitar 2.839 km, dengan waktu tempuh 49 jam.

Seperti pernah dijelaskan Ketua Umum BusMania Community, Zaenal Arifin, saat ini PO ALS, masih menjadi perusahaan otobus dengan trayek terjauh. Bus-bus yang memiliki trayek terjauh, sebagian besar memang dipegang bus-bus asal Sumatera.

“Banyuwangi-Aceh, Jember-Medan. Itu busnya PO ALS. Memang untuk rute terjauh masih dipegang dia. Dan kalau diukur secara jarak, itu kayak dari ujung Eropa (Barat) ke ujung Eropa (Timur),” kata Zaenal dihubungi detikOto, belum lama ini.

Jika dibandingkan dengan jarak antar negara di benua Eropa, trayek Jember-Medan (PP) yang berjarak 2.839 km tersebut lebih jauh dari jarak Amsterdam (Belanda) ke Moskow (Rusia) 2.433 km atau jarak dari Berlin (Jerman) ke Ankara (Turki) 2.639 km

PO ALS sendiri menawarkan 4 pilihan kelas, seperti kelas AC-Toilet, kelas Non-Toilet, kelas AC-Toilet 28 Seat, dan kelas Super Eksekutif. Sementara untuk harga tiketnya, antara Rp 415.000 hingga Rp 616.000.

Sumber: Detik.com
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Mahasiswa Bermotif Menghancurkan Hubungan Bupati-Wakil Bupati

    Gerakan Mahasiswa Bermotif Menghancurkan Hubungan Bupati-Wakil Bupati

    • calendar_month Minggu, 9 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Gerakan kelompok yang mengatasnamakan mahasiswa diduga bermotif menghancurkan dan menceraikan hubungan Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dengan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dikhawatirkan berdampak bagi kehancuran pemerintahan sekarang. Indikasi itu terlihat pada aksi sejumlah mahasiswa yang menghadang rombongan bupati di pintu masuk desa Sitinjak, Batang Natal, […]

  • Dugaan Korupsi Di Disbun Madina

    Dugaan Korupsi Di Disbun Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Bau korupsi tercium di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dana yang diduga ditilep adalah anggaran Pembukaan Jalan Produksi senilai 500 Juta rupiah dan dana Perluasan Lahan Karet (PLA) seluas 66 Ha bernilai 4 juta rupiah per hektar. Masing-masing program ini di tahun2010, era Pj. Bupati Madina Aspan Sopian Batubara. […]

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

  • Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, akan membayarkan tunjangan kenaikan beras, tunjangan kenaikan gaji sebesar 5 persen 5 bulan, kekurangan gaji CPNS selama 2 bulan, serta dana rapel tunjangan jabatan pada Januari 2011 nanti. Demikian dikatakan kepala seksi gaji pada Dinas Keuangan dan aset daerah Pemkab Madina, Kamal Rangkuty, malam ini. Keterlambatan pembayaran segala tunjangan bagi Pegawai […]

  • Meningkatkan produktifitas dan Kesehatan Hewan, Distan Madina Salurkan Obat Obatan Sumber Dana APBD 2025

    Meningkatkan produktifitas dan Kesehatan Hewan, Distan Madina Salurkan Obat Obatan Sumber Dana APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait alokasi anggaran pengadaan obat obatan di Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga selaku Plt Kepala Dinas Pertanian mengaku bahwa  untuk menjaga kesehatan hewan ternak serta menjaga produktifitas, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pertanian fokuskan realisasi obat obatan guna tujuan yang optimal seperti menjaga kualitas dan kesehatan sektor Pertanian […]

  • Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron memosting foto hutan mangrove dari citra satelit. “Kami akan membuktikan bahwa pemusnahan hutan mangrove di Desa Sikara-Kara itu benar,” tulis Shafron sebagai pengantar foto itu di akun pribadinya “Shafron Baron” di facebook, Senin (9/12/2019). “Bukti foto dari Citra Satelit sudah jelas dari tahun 2007 […]

expand_less