Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Catat Rekor, Bus ALS Armada Penjelajah Terjauh di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) adalah armada pemilik rute perjalanan terjauh di Indonesia.

ALS pun merupakan salah satu perusahaan otobus legendaris dari tanah Sumatera. 

Bus ini memiliki keunikan tersendiri karena ada armadanya yang mengangkut penumpang sekaligus barang di bagian atapnya.

Seperti apa sejarah ALS?

Dikutip dari situs Traveloka, PO ALS pertama kali beroperasi pada 1966 di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Perusahaan ini didirikan oleh H. Sati Lubis dan beberapa pendiri lainnya.

PO ALS awalnya hadir dengan nama PT Pengangkutan dan Industri Antar Lintas Sumatera di Kotanopan, Mandailing Natal. Rute yang ditawarkan pun juga terbatas, yaitu trayek pulang pergi Medan-Kotanopan dan Medan-Bukittinggi, menggunakan bus Chevrolet C50.

Di masa-masa awal beroperasi, dikatakan hampir semua daerah di Sumatera masih sangat sulit diakses kendaraan lantaran infrastruktur jalan yang tidak memadai. Namun, hal ini tidak menjadi hambatan, bahkan pada 1972, ALS justru menambah trayek baru untuk rute Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Lampung. ALS juga memindahkan kantor pusatnya ke Medan untuk memperlancar kegiatan operasional bisnis.

PO ALS mencapai masa jayanya ketika Pelabuhan Merak dan Bakauheni terhubung melalui pelayaran Kapal Feri pada 1980. Dengan membuka sejumlah trayek langsung menuju berbagai wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, ALS menjadi lebih dikenal luas masyarakat sebagai bus lintas Jawa-Sumatra.

Hingga kini, PO ALS masih terus eksis di industri transportasi bus Tanah Air. ALS melayani berbagai rute perjalanan pulang-pergi, seperti Medan-Jakarta, Medan-Bandung, Medan-Malang, dan yang terjauh adalah Jember-Medan (PP) yang berjarak sekitar 2.839 km, dengan waktu tempuh 49 jam.

Seperti pernah dijelaskan Ketua Umum BusMania Community, Zaenal Arifin, saat ini PO ALS, masih menjadi perusahaan otobus dengan trayek terjauh. Bus-bus yang memiliki trayek terjauh, sebagian besar memang dipegang bus-bus asal Sumatera.

“Banyuwangi-Aceh, Jember-Medan. Itu busnya PO ALS. Memang untuk rute terjauh masih dipegang dia. Dan kalau diukur secara jarak, itu kayak dari ujung Eropa (Barat) ke ujung Eropa (Timur),” kata Zaenal dihubungi detikOto, belum lama ini.

Jika dibandingkan dengan jarak antar negara di benua Eropa, trayek Jember-Medan (PP) yang berjarak 2.839 km tersebut lebih jauh dari jarak Amsterdam (Belanda) ke Moskow (Rusia) 2.433 km atau jarak dari Berlin (Jerman) ke Ankara (Turki) 2.639 km

PO ALS sendiri menawarkan 4 pilihan kelas, seperti kelas AC-Toilet, kelas Non-Toilet, kelas AC-Toilet 28 Seat, dan kelas Super Eksekutif. Sementara untuk harga tiketnya, antara Rp 415.000 hingga Rp 616.000.

Sumber: Detik.com
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal Punya Kekuatan Politik Riil

    Fahrizal Punya Kekuatan Politik Riil

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Opah Baginda Meski tidak lagi lolos pada Pemilihan Legislatif 2024 menjadi anggota legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Hanura, namun fakta membuktikan beliau ini mampu mengantongi hampir 20.000 suara pemilih terutama tersebar di dapil Madina I dan dapil Madina V. Di dua Dapil Madina itu, tokoh politik mantan komisioner KPUD Madina ini masih […]

  • TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal (TNBG Madina) menyampaikan tidak pernah melakukan pungutan atau pengutipan uang dari para pelaku tambang di wilayah Madina. Hal itu disampaikan Kepala Tata Usaha TNBG Bobby Nopandry mengklarifikasi adanya oknum mengaku bernama Rudi yang melakukan pengutipan uang kepada sejumlah pelaku tambang di Kecamatan Batang Natal. […]

  • Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Radayu Irawan, S.Pt Tinggal di Padangsidimpuan Lagi, dan terus berulang. Bak buih di lautan. Kali ini kasus pembunuhan anak kandung berasal dari Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Ibu muda (30) berinisial MT tega membunuh ketiga anak balitanya yang berinisial YL (5), SL (4), dan DL (2). Ketiganya tewas dalam keadaan leher tergorok. […]

  • Pemuda Pancasila Harus Jadi Teladan dalam Mengamalkan Pancasila

    Pemuda Pancasila Harus Jadi Teladan dalam Mengamalkan Pancasila

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penguatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat terus digalakkan pemerintah. Upaya-upaya mereduksi ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila terus ditingkatkan sebagai upaya menjaga keutuhan bangsa. Peran pemuda dalam pengawalan dan pengalaman Pancasila sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu Pemuda Pancasila sebagai ormas yang mengusung Pancasila sebagai ideologi organisasi harus […]

  • Caleg Main Uang, Silahkan “Gondang Takar”

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal mengingatkan rakyat agar pandai memilih calon DPRD pada Pemilu tahun depan. Bahkan rakyat perlu melakukan “gondang takar” mengusir caleg (calon legislatif) yang datang menawarkan uang agar dia dipilih. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik […]

  • Meski Dikritik, Indonesia Impor Beras Besar-Besaran

    Meski Dikritik, Indonesia Impor Beras Besar-Besaran

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Indonesia secara besar-besaran meningkatkan impor beras selama delapan bulan pertama pada tahun ini dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022. Kebijakan itu di tengah riuhnya kritikan yang menilai pemerintah Indonesia tak serius memperbaiki kebijakan pertanian dan terhadap nasib petani. Menurut Badan Pusat Statitisk (BPS), kebijakan itu seiring upaya pemerintah untuk […]

expand_less