Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepala Dinas Cipta Karya Madina Fahrial memilih bungkam terkait rusaknya sarana air bersih di Masjid Agung Nur Alan Nur.

Fahrial saat dijumpai di kantornya, Rabu (6/10) tidak berhasil. Menurut ajudannya sedang rapat. Sementara pesan singkat (sms) yang sudah dua kali dilayangkan tidak pernah dibalas.

Dari data dihimpun di lapangan, sarana fisik pembangunan air bersih tahun anggaran 2009 dengan dana Rp148.800.000 dikerjakan dengan baik oleh CV Firman Jaya dengan nomor kontrak: 640/107/SPP/PIP/CK/2009.

Namun belakangan tidak berfungsi karena pipa saluran air rusak akibat pembangunan jalan di lokasi Masjid Agung yang dikerjakan Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina saat itu.

Kerusakan akibat pembangunan jalan tersebut yakni, rusaknya instalasi pipa ukuran PVC 02 sepanjang 190 meter dan ukuran GIP O2 lebih kurang 11 meter.

Dari pihak kontraktor diperoleh informasi, pihaknya sudah menyurati Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina dengan nomor surat: 01/CV.FJ/I/10, tanggal 11 Januari 2010 guna meminta kebijaksanaan memperbaiki kerusakan instalasi pipa air bersih.

Dalam suratnya, kontraktor menyampaikan a keberatannya karena proyek tersebut saat rusak masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, pihak kontraktor tidak bisa melakukan serah terima pekerjaan dengan Dinas Cipta Karya.

Dinas PU maupun Cipta Karya yang seharusnya sama-sama bertanggungjawab sampai sekarang saling lempar bola. Akibatnya, proyek dana ratusan juta rupiah lebih itu di lokasi tempat beribadah terkesan sia-sia dibangun.

Ketua Komisi C DPRD Madina membidangi pembangunan Zubeir Lubis menyayangkan proyek untuk kepentingan rumah ibadah rusak dibiarkan begitu saja.

Ia mengimbau Dinas PU dan Cipta Karya mencari solusi alternative, sehingga proyek penyediaan sarana prasarana air bersih itu dapat berfungsi sebagaimana diharapkan.

Katanya, rusaknya instalasi pipa air bersih itu akibat kurangya koordinasi antara kedua instansi yang megakibatkan bertambahnya cost anggaran pengeluaran baik itu untuk perbaikan dan pelaksanaan di lapangan nantinya.

Kadis PU Madina, Abdullah Dalimunthe saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat itu sifatnya hanya membantu karena pekerjaan penimbunan dan anggaran ada pada Dinas Cipta Karya.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Gubernur Ajukan Tiga Calon Sekda Sumut yang Baru

    Plt Gubernur Ajukan Tiga Calon Sekda Sumut yang Baru

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut yang telah diajukan sebelumnya yaitu Syafaruddin, Aspan Batubara, dan Syaiful Safri terpaksa tertunda karena tidak bisa diterima sepenuhnya oleh Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho. Bahkan,sudah masuk usulan tiga nama baru calon Sekda Sumut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),masing-masing Kepala Inspektorat Sumut Nurdin Lubis, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Mangasing […]

  • Hari ini 964 PPPK Guru di Madina Proses Tanda Tangan Kontrak

    Hari ini 964 PPPK Guru di Madina Proses Tanda Tangan Kontrak

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) hari ini, para guru yang lulus Perjanjian Kontrak dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) mulai melakukan proses penandatanganan kontrak sebelum nantinya dilantik secara resmi. Perjanjian kontrak sendiri berlangsung di kantor Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia ( BKPSDM ) Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal di bukit […]

  • Turunkan Puluhan Spanduk Sambut Ramadan di Panyabungan, FPI Protes Satpol PP

    Turunkan Puluhan Spanduk Sambut Ramadan di Panyabungan, FPI Protes Satpol PP

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Satpol PP Mandailing Natal menurunkan puluhan spanduk dan baliho ucapan Marhaban Ya Ramadan milik FPI di Panyabungan. Akibatnya Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Mandailing Natal (Madina) protes. FPI Madina menilai Satpol PP Madina arogansi sepihak dan diskriminatif terhadap keberadaan FPI. “Kita sangat menyesalkan dan mengecam keras tindakan over […]

  • Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Lagi-lagi, rumah ibadah dilirik. Setelah kepala BNPT terbaru dilantik, program mengejutkan ini ibarat shocked therapy bagi masyarakat. Meskpiun bukan pertama kali wacana atau narasi-narasi pengawasan atau penargetan menyasar keyakinan atau agama. Terlepas penafsiran kata agama itu multitafsir di kalangan pemilik kebijakan. Intinya, agama sedang dilirik dan ditarget. Sebelumnya, […]

  • Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan MedanBisnis – Panyabungan. Pembukaan kantor cabang pembantu (capem) Bank Sumut Pasar Baru Panyabungan yang diresmikan Pj Bupati Mandailing Natal, Aspan Sopyan Batubara, Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution SH, Senin (25/4) bertujuan memperluas jangkauan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat atas jasa perbankan . “Ini merupakan komitmen kami […]

  • Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk penajaman peran dan fungsi Washliyah di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan itu dalam rangka Milad Al Jam’iyatul Washliyah Ke-90 yang jatuh pada 30 November 2020. Program ini sesuai dengan instruksi PW Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Sumatera Utara guna. “Eksistensi […]

expand_less