Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepala Dinas Cipta Karya Madina Fahrial memilih bungkam terkait rusaknya sarana air bersih di Masjid Agung Nur Alan Nur.

Fahrial saat dijumpai di kantornya, Rabu (6/10) tidak berhasil. Menurut ajudannya sedang rapat. Sementara pesan singkat (sms) yang sudah dua kali dilayangkan tidak pernah dibalas.

Dari data dihimpun di lapangan, sarana fisik pembangunan air bersih tahun anggaran 2009 dengan dana Rp148.800.000 dikerjakan dengan baik oleh CV Firman Jaya dengan nomor kontrak: 640/107/SPP/PIP/CK/2009.

Namun belakangan tidak berfungsi karena pipa saluran air rusak akibat pembangunan jalan di lokasi Masjid Agung yang dikerjakan Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina saat itu.

Kerusakan akibat pembangunan jalan tersebut yakni, rusaknya instalasi pipa ukuran PVC 02 sepanjang 190 meter dan ukuran GIP O2 lebih kurang 11 meter.

Dari pihak kontraktor diperoleh informasi, pihaknya sudah menyurati Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina dengan nomor surat: 01/CV.FJ/I/10, tanggal 11 Januari 2010 guna meminta kebijaksanaan memperbaiki kerusakan instalasi pipa air bersih.

Dalam suratnya, kontraktor menyampaikan a keberatannya karena proyek tersebut saat rusak masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, pihak kontraktor tidak bisa melakukan serah terima pekerjaan dengan Dinas Cipta Karya.

Dinas PU maupun Cipta Karya yang seharusnya sama-sama bertanggungjawab sampai sekarang saling lempar bola. Akibatnya, proyek dana ratusan juta rupiah lebih itu di lokasi tempat beribadah terkesan sia-sia dibangun.

Ketua Komisi C DPRD Madina membidangi pembangunan Zubeir Lubis menyayangkan proyek untuk kepentingan rumah ibadah rusak dibiarkan begitu saja.

Ia mengimbau Dinas PU dan Cipta Karya mencari solusi alternative, sehingga proyek penyediaan sarana prasarana air bersih itu dapat berfungsi sebagaimana diharapkan.

Katanya, rusaknya instalasi pipa air bersih itu akibat kurangya koordinasi antara kedua instansi yang megakibatkan bertambahnya cost anggaran pengeluaran baik itu untuk perbaikan dan pelaksanaan di lapangan nantinya.

Kadis PU Madina, Abdullah Dalimunthe saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat itu sifatnya hanya membantu karena pekerjaan penimbunan dan anggaran ada pada Dinas Cipta Karya.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Poldasu Gerebek Gudang Minyak Oplosan di Medan Labuhan

    Tim Poldasu Gerebek Gudang Minyak Oplosan di Medan Labuhan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah gudang diduga sebagai tempat pengoplosan miyak di kawasan Kecamatan Medan Labuhan dan Belawan kembali digerebek Tim petugas Gabungan, Selasa (24/1) siang.Dalam razia tersebut sebanyak 14 ton BBM oplosan disita. Berdasarkan pantauan Analisa di lapangan, razia lanjutan setelah Senin kemarin digelar, terdapat 4 titik lokasi yang dicurigai petugas digrebek, yakni di gudang milik Johny di […]

  • 2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dua unit rumah semi permanen milik warga Desa Tanggabosi II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hangus terbakar, Jumat (06/05/2011) malam sekitar pukul 21.15 WIB. Satu unit rumah habis total dan satu unit lagi terbakar sebagian. Penyebab kebakaran diduga akibat pemilik rumah meninggalkan sayur yang masih dimasak di dapur rumah. Rumah yang hangus terbakar […]

  • Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kualatanjung  – PT Inalum turut memiliki perhatian pada bidang pelestarian budaya. Salah satu upaya ini diwujudkan dengan mengadakan lomba karya tulis tentang budaya, wisata dan kuliner Batubara sejak Juli hingga November 2014 lalu, bekerja sama dengan PWI Batubara. Puncaknya, peluncuran buku "Budya, Wisata dan Kuliner Batubara: Tak Lekang Sepanjang Zaman" pada 7 Januari 2015 di […]

  • PTUN Batalkan Putusan Menkumham, Yasonna Bisa Dipecat

    PTUN Batalkan Putusan Menkumham, Yasonna Bisa Dipecat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pengamat hukum tata negara, Andi Irmanputra Sidin mengatakan dengan dikabulkannya permohonan DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (ARB) oleh PTUN, dengan sendirinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa memberhentikan Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly. "PTUN membatalkan putusan Menkumham, cukup kuat bagi Presiden Jokowi untuk memberhentikan Yasonna Laoly dari jabatan Menkumham," kata Irmanputra Sidin, […]

  • Pembakaran Camp Sorikmas Mining Dilakukan Penambang Liar

    Pembakaran Camp Sorikmas Mining Dilakukan Penambang Liar

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Panyabungan(MO) – Aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining di perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (7/7) lalu, diduga dilakukan para penambang emas tanpa Izin (PETI). Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, sekitar 130-an karyawan PTSM, termasuk karyawan kontraktor pengeboran berhasil dievakuasi dan terhindar dari bahaya. Namun, aset perusahaan bernilai ratusan […]

  • Suamiku Hanya Mencari Sesuap Nasi, Bukan Cari Kaya

    Suamiku Hanya Mencari Sesuap Nasi, Bukan Cari Kaya

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Suamiku hanya mencari nafkah, untuk sesuap nasi, bukan cari kaya,” kata Anna (34) lesu menjawab wartawan di Mapolres Mandailing Natal (Madina), Senin (27/1/2014). Itu dikatakanya sebelum membesuk suaminya salah satu dari 6 orang yang ditangkap polisi atas tuduhan menambang emas secara illegal di bukit Huta Bargot, pekan lalu. “Suamiku pergi mencari […]

expand_less