Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepala Dinas Cipta Karya Madina Fahrial memilih bungkam terkait rusaknya sarana air bersih di Masjid Agung Nur Alan Nur.

Fahrial saat dijumpai di kantornya, Rabu (6/10) tidak berhasil. Menurut ajudannya sedang rapat. Sementara pesan singkat (sms) yang sudah dua kali dilayangkan tidak pernah dibalas.

Dari data dihimpun di lapangan, sarana fisik pembangunan air bersih tahun anggaran 2009 dengan dana Rp148.800.000 dikerjakan dengan baik oleh CV Firman Jaya dengan nomor kontrak: 640/107/SPP/PIP/CK/2009.

Namun belakangan tidak berfungsi karena pipa saluran air rusak akibat pembangunan jalan di lokasi Masjid Agung yang dikerjakan Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina saat itu.

Kerusakan akibat pembangunan jalan tersebut yakni, rusaknya instalasi pipa ukuran PVC 02 sepanjang 190 meter dan ukuran GIP O2 lebih kurang 11 meter.

Dari pihak kontraktor diperoleh informasi, pihaknya sudah menyurati Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina dengan nomor surat: 01/CV.FJ/I/10, tanggal 11 Januari 2010 guna meminta kebijaksanaan memperbaiki kerusakan instalasi pipa air bersih.

Dalam suratnya, kontraktor menyampaikan a keberatannya karena proyek tersebut saat rusak masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, pihak kontraktor tidak bisa melakukan serah terima pekerjaan dengan Dinas Cipta Karya.

Dinas PU maupun Cipta Karya yang seharusnya sama-sama bertanggungjawab sampai sekarang saling lempar bola. Akibatnya, proyek dana ratusan juta rupiah lebih itu di lokasi tempat beribadah terkesan sia-sia dibangun.

Ketua Komisi C DPRD Madina membidangi pembangunan Zubeir Lubis menyayangkan proyek untuk kepentingan rumah ibadah rusak dibiarkan begitu saja.

Ia mengimbau Dinas PU dan Cipta Karya mencari solusi alternative, sehingga proyek penyediaan sarana prasarana air bersih itu dapat berfungsi sebagaimana diharapkan.

Katanya, rusaknya instalasi pipa air bersih itu akibat kurangya koordinasi antara kedua instansi yang megakibatkan bertambahnya cost anggaran pengeluaran baik itu untuk perbaikan dan pelaksanaan di lapangan nantinya.

Kadis PU Madina, Abdullah Dalimunthe saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat itu sifatnya hanya membantu karena pekerjaan penimbunan dan anggaran ada pada Dinas Cipta Karya.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Tambang Rakyat di Madina Masih Dihadang UU Minerba

    Izin Tambang Rakyat di Madina Masih Dihadang UU Minerba

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harapan rakyat untuk bisa menambang emas secara legal nampaknya masih jauh untuk tercapai. Pasalnya, upaya Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumut memperoleh Izin Pertambangan Rakyat (IPR) masih berat. Meski pemerintah Indonesia beberapa bulan lalu telah menerbitkan 8 titik Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Madina, namun untuk menjadikannya menjadi IPR tidak semudah […]

  • Poda Tu Danak Mangaranto

    Poda Tu Danak Mangaranto

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na Nisuratkon : Zulkifli Lubis Marudur do sude angka koum sahutai Pabuat ko na kehe mangalangka tu pandaramani Maraburan ilu palua ho langka bohal nasuadai Lao maho tu gasgas naso binoto rimbanai Marpupu do hami mandoahon ko sian hutai Dumenggan ma nian ngolumu mangarantoi Ngada tarbagi hami diho bohal na mangkalobi Arani parsabahan dohot suanon […]

  • Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

    Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Dalam 10 hari ke belakang nama Silangit Koi Hutasiantar menjadi perbincangan masyarakat Mandailing Natal (Madina). Di dunia maya pun beragam postingan yang menandai akun Silangit Koi berseliweran. Kehadiran Silangit Koi Hutasiantar yang dekat dari kota tetapi jauh dari kebisingan ini ternyata bukan sekadar tempat wisata. Jauh dari itu ada hal-hal fundamental […]

  • Foto Bugil PNS Hebohkan Asahan

    Foto Bugil PNS Hebohkan Asahan

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Asahan pun geger dengan peredaran foto bugil mirip Kabag Hukum Pemkab Asahan Syahruh Tambunan di facebook. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai keaslian foto itu. Syahrul sendiri membantah pria di foto itu adalah dirinya. Dari hasil penelusuran diketahui, foto tersebut pertama kali muncul di akun facebook dengan nama Qakin Aulia, Jumat (6/7) malam pukul […]

  • Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    Tuan Nalomok Doakan Gus AMI Terpilih Jadi Presiden

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPR RI Marwan Dasopang berkunjung ke Majelis Ta’lim Baitul Bukhori di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (11/3/2022). Politisi PKB itu disambut Syekh H. Muhammad Yusuf Amirul Nasution atau lebih dikenal dengan panggilan Tuan Nalomok. Dalam silaturahim itu, Marwan Dasopang yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII […]

  • Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pagi ini Kamis 31/8/2023 Ratusan warga di Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) menyerbu pasar murah beras yang digelar Pemkab Madina. ada 7 ton beras ukuran 5 kg yang jual dengan harga Rp.49.500/ Saknya atau Rp.9900/ kg nya. Operasi pasar ini sendiri digelar ditengah tengah naiknya harga beras di […]

expand_less