Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Dikecam Fans, Villas-Boas Masih Santai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
  • print Cetak


Manajer Chelsea, Andre Villas-Boas (AVB) enggan menanggapi kritikan keras suporter Chelsea terkait menurunnya performa The Blues musim ini. Chelsea baru saja dipermalukan Everton 0-2 pada laga lanjutan Premier League, Sabtu 11 Februari 2012.

Mantan pelatih FC Porto tersebut mengakui kekalahan itu jadi salah satu penampilan terburuk Chelsea selama ia menjabat manajer The Blues. “Kami seperti kehilangan sesuatu yang bersifat positif. Ini jadi hari yang sulit. Kami tidak menciptakan banyak peluang. Ada banyak hal negatif dan kami harus memperbaikinya di Piala FA dan juga Liga Champions,” ujar Villas-Boas seperti dikutip Mirror Football.

Chelsea mendapat kritikan dan kecaman dari suporternya. Mereka bahkan menyanyikan lagu sindiran ke AVB ‘you don’t know what you’re doing’ (Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan).

Mereka menyanyikan itu karena kesal dengan taktik AVB. Secara mengejutkan pria Portugal ini mengganti Michael Essien dan Juan Mata dengan Florent Malouda serta Romelu Lukaku. Padahal, permainan Essien dan Mata paling menonjol di antara rekan-rekannya.

Tapi, AVB sepertinya tidak termakan sindiran itu dan menegaskan fokus pada laga yang akan datang. Ia juga membela diri terkait keputusannya menarik Essien keluar.

“Sindiran fans adalah bagian dari pekerjaan. Sekarang kami berada di posisi 5 klasemen dan itu tidak cukup baik. Saya menarik Essien karena ingin mengubah sistem permainan,” tegas AVB.

Dengan hasil yang mengecewakan ini, posisi AVB di Chelsea semakin terancam. Apalagi, pemilik klub, Roman Abramovich dalam beberapa hari terakhir selalu datang ke Cobham, markas latihan Chelsea.

Banyak pihak menyebut kedatangan Abramovich ke Cobham untuk melihat kinerja AVB dan juga membahas masa depannya di Chelsea. Bukan tidak mungkin dengan kekalahan ini Abramovich makin sering datang ke Cobham.

Dan pertandingan melawan Birmingham City di babak V Piala FA, Sabtu 18 Februari 2012, jadi bagian penentuan nasib AVB. Jika Chelsea kembali kalah, ia harus siap-siap angkat koper dari Stamford Bridge.

Villas-Boas menanggapi santai rumor pemecatan dirinya. Manajer asal Portugal itu yakin Abramovich masih mempercayai dirinya.

“Kehadiran sang pemilik saat latihan sama sekali tidak mengganggu. Anda bisa berspekulasi, tapi kami senang melihat dia (Abramovich) di sini. Dia

melihat tim, saya melatih mereka. Kami sering bicara, tapi lebih bagus melakukan komunikasi langsung,” papar Villas-Boas.
• VIVAbola

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmad Penderita Usus Bocor  Butuh Bantuan Dermawan

    Rahmad Penderita Usus Bocor  Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Rahmad (49) penderita usus buntu dan usus bocor butuh bantuan dermawan agar bisa operasi di rumah sakit. Warga Desa Simangambat Tb, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal itu saat ini tidak bisa bekerja menyadap getah selaku tulang punggung keluarga. Menjawab wartawan, Minggu 27/6/2021 di rumahnya, Rahmad yang memiliki 3 anak ini menceritakan […]

  • Film “Senandung Willem” Menyingkap Willem Iskander Yang “Hilang”

    Film “Senandung Willem” Menyingkap Willem Iskander Yang “Hilang”

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Wawancara Dengan Sutradara Askolani Nasution Di sela-sela pengambilan gambar film “Senandung Willem” yang diproduksi Tympanum Novem Films bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Holik Nasution Mandailing Online menyempatkan wawancara dengan Askolani Nasution, penulis skenario sekaligus sutradara film tersebut, Minggu (16/6/2013). Berikut petikan wawancara tersebut. Apa yang membuat Anda tertarik mengangkat kisah Willem Iskander […]

  • Tympanum Garap Film “Lilu”

    Tympanum Garap Film “Lilu”

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kemajuan sinematografi di Mandailing Natal, Sumatera Utara terus berkibar. Ini tak terlepas dari para sineas Mandailing yang kian banyak melahirkan karya-karya meramaikan kancah perfilman di tanah air. Setelah meraih rangkaian sukses memproduksi films berbasis Mandailing “Biola Na Mabugang”, “Biola Na Mabugang II- Tias Ni Bugang”, lalu “Tias Part II”, Tympanum Novem […]

  • BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu mengadukan kepala desa terkait dugaan pemotongan dana BST. Pengaduan disampaikan ke Polres Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6/2020). Kepada wartawan di depan Mapolres, warga menyatakan dana BST (Bantuan Sosial Tunai) hanya diterima sebesar Rp150 ribu dari pejabat desa yang seharusnya Rp600 ribu. BST adalah bantuan dari […]

  • Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Pendidikan di Indonesia di bawah pimpinan Nadim kelihatannya terus berbebenah dengan inovasi-inovasi baru yang ditawarkan. Sehingga terkesan selalu memunculkan program-program yang menghidupkan dan mengikuti kemajuan atau arus globalisasi. Tidak heran sebenarnya jika dikaitkan dengan background Pak Menteri yang seorang pengusaha sukses atau seorang CEO. Tentu saja ia mampu […]

  • BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z Pengaduan Lubis (almarhum) Bahasa Daun-daunan Di samping kelima macam ragam bahasa yang telah dikemukakan di atas, pada masa lalu masyarakat Mandailing juga memiliki satu ragam bahasa yang lain yang dinamakan hata bulung-bullung (ertinya daun-daunan). Ch. A. van Ophuysen menamakannya bladerentaal. Berbeda dari bahasa yang biasa, yang digunakan sebagai kata-kata dalam hata bulung-bulung […]

expand_less