Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Akibat melanggar kode etik kepolisian, dua bintara Polres Padangsidimpuan masing-masing Bripda Romi Chandra dan Bripda Yusriwan dipecat.
Upacara pelepasan seragam dinas kepolisian kedua bintara tersebut dipimpin langsung Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik, S.Ik, M.Si di halaman Mapolres setempat, Sabtu (30/7).

Dalam amanatnya Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik mengatakan, secara pribadi dirinya sangat sedih karena harus menjadi atasan yang memecat anggotanya.

“Selaku pimpinan di Mapolres ini, saya sangat terpukul dan sedih, namun untuk kebaikan bersama tindakan ini harus dilakukan, “katanya.

Dikatakan, sebagai Kapolres dirinya telah melakukan berbagai upaya untuk perbaikan tingkah laku kedua bintara ini, namun upaya tersebut tidak berhasil, sehingga sesuai dengan surat perintah Kapoldasu, maka keduanya harus dipecat dengan tidak hormat sebagai konsekuensi telah melanggar kode etik Polri.

Dijelaskan, acara ini dilakukan bukanlah untuk mempermalukan yang bersangkutan, namun diharapkan dijadikan pelajaran kepada seluruh jajaran Polres P. Sidimpuan untuk lebih menghargai korps dan organisasi Polri dan melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai aturan hukum yang berlaku sebagai pengayom, pelindung dan penegak hukum ditengah-tengah masyarakat khususnya di kota Dalihan Natolu ini.

“Tugas polisi sangatlah mulia, sehingga ditengah ekspetasi masyarakat yang sangat tinggi terhadap kinerja polisi, maka seluruh personil harus benar-benar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Bekerjalah dengan benar sesuai dengan tugas masing-masing, masuk dinas, jangan cuma ambil gaji saja, karena aturan dan mekanisme Polri itu pasti akan berjalan jika kita melanggarnya,” tegasnya.

Kepada masyarakat Kota P. Sidimpuan Kapolres mengimbau, agar tidak melayani kedua bintara yang baru dipecat tersebut, karena sudah bukan lagi anggota polri. “Segala tindak tanduk keduanya tidak lagi menjadi tanggungjawab Polri karena sudah bukan anggota kepolisian lagi,” terangnya.

Untuk diketahui, Bripda Romi Chandra sudah bertugas sekitar 10 tahun di kepolisian dan saat ini sedang menjalani masa tahanan 7 bulan di LP Salambue karena mencuri HT di pos penjagaan Polres P. Sidimpuan. Sebelumnya, beliau juga pernah dipenjara selama 9 bulan atas kasus pemerasan. Beliau dihukum penjara 3 bulan 7 hari karena melanggar PP RI nomor 2 tahun 2003.

Dalam upacara pelepasan seragam itu, hanya Romi Chandra yang hadir sedangkan Yusriwan tidak hadir. Turut hadir, Wakapolres P. Sidimpuan Kompol Maradolok Seregar, para Kasat, Kabag, Kapolsek, Kanit, Bhayangkari dan jajaran personil Polres P. Sidimpuan. (hih)
Sumber : analisadaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Sobir Lubis di DPRD Madina

    Upaya Sobir Lubis di DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca dilantik menjadi anggota DPRD Madina, Sobir Lubis melihat banyak upaya yang harus dilakukan di legislatif untuk sinergitas pembanguan daerah dan menyahuti aspirasi konstituen. “Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada konstituen yang telah memberikan kepercayaan kepada kita,” kata Sobir Lubis menjawab wartawan di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019). Terobosan yang […]

  • Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perolehan PAD dari sektor pasar di Mandailing Natal sejauh ini masih belum maksimal. Untuk itu harus dilakukan pembenahan dan perbaikan tata kelola agar capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini bisa berkembang ke depan. Rapat kordinasi yang dipimpin Wakil Bupato Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (30/8/2021) di aula […]

  • Razman : Tim Pemenangan Dahlan-Suheri Jangan Coba-Coba Berbohong

    Razman : Tim Pemenangan Dahlan-Suheri Jangan Coba-Coba Berbohong

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Penetapan 3 orang Tim Pemenangan Dahlan-Suheri tersangka politik uang Pilkada Madina oleh Polres Madina, mulai mencuatkan bahwa posisi kemenangan Dahlan-Suheri makin goyang. Polres Madina, Rabu (30/3/2016) menyatakan telah menetapkan 3 orang Tim Pemenangan Dahlan-Suheri tersangka politik uang Pilkada Madina. Kuasa Hukum Yusuf-Imron, Razman Arif Nasution mencuatkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres […]

  • Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih. Menurut Suheri berbagai hal yang […]

  • Diantara Kontaminasi Budaya Flexing dan Konten Negatif

    Diantara Kontaminasi Budaya Flexing dan Konten Negatif

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padang Sidimpuan Di era ini, eksistensi diri menjadi prioritas bagi kebanyakan individu. Hal ini dibuktikan dari menjamurnya konten-konten negatif yang berlagak kaya hingga konten membahayakan jiwa bahkan berujung maut. Seperti yang baru-baru ini terjadi. Seorang wanita inisial W (21) di Bogor, ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya di […]

  • FPI Ancam Tindak Greenpeace

    FPI Ancam Tindak Greenpeace

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam DKI Jakarta mengancam akan mengambil langkah tegas terhadap LSM asing Greenpeace, jika pemerintah tidak menindaknya. “Greenpeace sebagai LSM asing jelas sudah melanggar hukum. Pemerintah harus tegas,” kata Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas, di Jakarta, Selasa. Menurut Habib Selon, panggilan akrab Habib Salim Alatas, FPI […]

expand_less