Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan.

“Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi.

Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya sudah stadium tinggi atau akut, keduanya pulang kampung ke Padangsidimpuan dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan seorang lagi masih menjalani perobatan secara pribadi.

“Kita sudah coba mendatanginya dan menawarkan pemeriksaan serta pengobatan. Namun yang bersangkutan hinga kini belum bersedia menerima tawaran kita,” ujarnya.

Ditanya siapa dan dimana alamat para korban HIV/AIDS yang sudah meninggal dan yang masih menjalani perawatan itu, Kadinkes menolak menyebutnya.

Berkenaan dengan kasus HIV/AIDS tersebut, Pemko Padangsidimpuan melalui Dinkes telah mencanangkan program Pelacakan Kasus Penyakit Menular (PKPM) seperti HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.

“Untuk mengantisipasi peningkatan angka penderita HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Program PKPM ini dianggap sangat perlu, karena tahun ini saja telah ditemukan tiga kasus HIV/AIDS di Padangsidimpuan,” sebut Doria.

Sementara Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), Masrianti Khairani, menyatakan langkah awal yang akan dilakukan pada program ini, yakni mendata seluruh masyarakat yang diduga terjangkit virus mematikan itu.

Masyarakat yang didata tersebut adalah yang dicurigai (suspect) terjangkit dan mempunyai latar belakang kehidupan yang identik dengan penularan penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.

“Kita akan memeriksa darah dan menanyakan latar belakang kehidupan setiap warga yang diepriksa. Meski pendataan pengidap HIV/ AIDS merupakan langkah awal, namun kita akan tetap menjaga kerahasian masyarakat yang didata tersebut,” tegasnya.

Ditanya apakah Pemko Padangsidmpuan sudah memiliki Voluntary Counseling and Testing (VCT), Masrianti, mengatakan belum, karena Pemko belum memiliki tempat untuk program VCT tersebut.
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan bahwa Pemkab Madina bercita-cita menjadi pionir inovasi di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu disampaikan Atika usai berkunjung ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (22/2) kemarin. “Kami bercita-cita agar Mandailing Natal bisa jadi pionir inovasi di […]

  • Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Permintaan Referendum di Aceh merupakan sikap politik yang tegas menghadapi Indonesia yang terus menuju kegagalan dalam berdemokrasi. Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi meminta pemerintah pusat bersikap dan memberikan perhatian serius terhadap permintaan dilakukannya referendum Aceh secara resmi. Apalagi, kata Fachrul, yang berbicara referendum itu adalah Ketua Komite Peralihan Aceh […]

  • Onggara Lubis, KNPI Madina dan Transformasi Pemuda

    Onggara Lubis, KNPI Madina dan Transformasi Pemuda

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KNPI Kabupaten Mandailing Natal kini dipimpin wajah baru. Segudang PR pun telah menanti di depan mata yang harus dituntaskan. KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) sebagai organisasi konsorsium organisasi kepemudaan memiliki kewajiban membangun karakter generasi muda dalam lalulintas dinamika perjalanan pembangunan di Madina (Mandailing Natal). Peran pemuda dalam pembangunan di segala sektor sangat urgen, baik sektor […]

  • Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) selama tiga hari (4-6) Februari mengadakan operasi penyisiran ladang ganja yang dimulai dari Desa Rao-Rao Panjaringan, Kec. Tambangan hingga ke Tor Sihite Panyabungan Timur, Kab. Madina. Selama operasi itu, petugas berhasil membekuk seorang ibu rumah tangga yang membawa dua anaknya yang masih bocah di ladang ganja kawasan Tor Sihite.(sp)

  • Disbudpar segera canangkan Visit Medan Year 2012

    Disbudpar segera canangkan Visit Medan Year 2012

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan akan segera merilis program Visit Medan 2012. Sumber : Waspada

  • Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Desa Sikara-kara IV diperkirakan sebagai banjir terparah di Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Desa yang diapit dua sungai besar dan dihuni sekitar 400-an kepala keluarga ini terendam banjir dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa. Akses jalan terputus total. Warga minta untuk dievakuasi dan kiriman bantuan pangan segera. Kawasan desa ini digenangi […]

expand_less