Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
  • print Cetak

 

Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015.

Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, seperti tertuang dalam telegram rahasia tersebut, adalah sebuah konsekuensi yang harus diterimanya.

Menurut Neta, pemutasian Kompol M Hasan sudah pasti atas kasus penggerebekan yang dilakukan oleh Propam Mabes Polri dan Polda Sumut beberapa waktu lalu karena adanya kecurangan dalam pengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan.

“Ya ini adalah sebuah konsekwensi yang harus diterima oleh Kompol M Hasan. Dia dimutasi atas indikasi kecurangan dalam kepengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan. Kompol M Hasan adalah orang pertama yang bertanggung jawab atas kecurangan itu,” tegas Neta S Pane, kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Diketahui, Kasat Lantas Polresta Medan kemudian dipercayakan pada Kompol Rudi Silaen yang sebelumnya menjabat Kapolsek Percut Sei Tuan. Sementara kursi yang ditinggalkan Rudi diisi oleh Kompol Lesman Zendrato yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Renmin Ops Roops Polda Sumut.

Sebelumnya, kabar pencopotan Kompol Hasan merebak setelah peristiwa penggerebekan kantor Sat Lantas Polresta Medan oleh tim Profesi Pengamanan Mabes Polri akhir September lalu.

Sejumlah PNS dan beberapa perwira yang menjabat di posisi strategis turut dibawa dan dimintai keterangannya terkait pengurusan SIM dengan biaya di luar batas kewajaran.

Dalam penggerebekan itu, petugas Propam Mabes Polri yang berjumlah lebih kurang enam orang turut mengangkut seluruh berkas yang diduga dalam prosesnya terdapat penyimpangan.

Namun, waktu lalu belum diketahui apakah mutasi ini terkait penggerebekan itu atau tidak. Untuk itu Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino menegaskan, bahwa hal tersebut tidak berhubungan dengan penggeledahan Satlantas Polresta Medan. “Ini tidak tidak ada berhubungan dengan penggeledahan Propam Mabes Polri,” pungkas Ngadino.

TR seakan-akan mendadak, karena sebelumnya diketahui Kapolda telah mengeluarkan Telegram Rahasia pada Rabu (14/10/2015) lalu. Untuk itu Kapolda pun angkat bicara. “Itu karena TR yang pertama Rabu (14/10) nama-namanya terlalu banyak, makanya dipisah,” pungkas Ngadino.

Sumber : waspadaonline

 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pilkada tinggal menghitung hari. Para calon kandidat yang sudah memiliki nomour urut pilih kemungkinan besar tengah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk menghadapi kompitisi bergengsi daerah ini. Tentu saja menang adalah target dan tujuan utama bagi setiap calon. Namanya kompetisi, menang-kalah adalah sunnatullah. Meskipun tidak selalu […]

  • Korupsi Indonesia sudah gawat

    Korupsi Indonesia sudah gawat

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Korupsi harus diakui bukan saja makin masif dan sistemik, tetapi juga makin telanjang dan bahkan sudah merambah urusan agama, sebagaimana kasus korupsi pengadaan Al Quran yang ikut menyeret politisi senayan dari Fraksi Golkar Zulkarnaen Djabar. Karena itu, tidak cukup memerangi korupsi melalui pendekatan politik dan hukum saja tetapi juga melalui sebuah gerakan kultural. […]

  • Bupati Madina Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD 2022

    Bupati Madina Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD 2022

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution bersama Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul AS, dan Kasubagbin Kejari Madina Putra Masduri menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara tahun 2022 yang akuntabel sesuai dengan PP Nomor 12 Tahun 2019. Rapat koordinasi yang […]

  • Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka. Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi. Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong […]

  • Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Irham Buana Nasution menegaskan, siapapun yang menghalang-halangi pelaksanaan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pilkada ulang di Madina, Tebingtinggi dan Tanjungbalai dapat terancam sanksi pidana. “Itu jelas diatur dalam undang-undang. Artinya keputusan MK itu harus dilaksanakan, bila dilanggar maka dipenjarakan” katanya, pagi ini. Ditegaskan, kalau putusan MK […]

  • SI-GOTAP ULU

    SI-GOTAP ULU

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Si-Gotap Ulu, merupakan kata yang cukup mengerikan dan dirasakan sebagai ancaman bagi anak-anak di masa sekitar 60 sampai 70-an. Karena kata ini berasal Gotap (bahasa Mandailing) artinya potong atau penggal, sedang ulu artinya kepala. Bila kata ini digabungkan, artinya menjadi penggal kepala. Sedangankan penggunaan kata Si pada awal kata […]

expand_less